
2 tahun kemudian
usaha yang di jalani oleh Dinda sedikit demi sedikit berkembang pesat saat ini ia sudah mampu memperkerjakan 2 orang pegawai untuk membantunya . Bahkan ia sudah mampu membeli sebuah rumah yang letaknya tidak jauh dari toko nya itu.
hubungan Dinda dengan Re tidak begitu baik Dinda sengaja tidak mengajak Re ke rumah barunya karena alasan anaknya belum lulus sekolah , memang re masih kelas 4 tinggal 2 tahun lagi ia akan lulus .
jarak dari rumah Dinda ke sekolah Re begitu jauh ,jika ia membawa anak nya itu kerumah nya akan sangat tidak mungkin . maka dari itu ia akan menunggu waktu yang tepat untuk membawa putrinya . Walaupun Dinda begitu jauh dari putrinya ia tetap sebisa mungkin meluangkan waktu liburnya untuk menemui putri semata wayang nya itu .
....
di kediaman Bastian
hari ini adalah hari yang membahagiakan bagi keluarga Hermawan itu, pasalnya dihari ini adalah hari kelulusan Vania putri sulung Bastian . mereka mengadakan pesta kelulusan secara kekeluargaan saja dengan pergi berlibur ke destinasi wisata alam kota A yang di inginkan oleh Vania .
Bastian akan selalu menuruti keinginan anak-anak nya seperti saat ini, tetapi asalkan sesuatu yang di inginkan itu tidak berlebihan.
perjalanan ke kota itu memakan waktu hampir seharian sehingga mereka akan berlibur 1 Minggu disana . keluarga itu jarang berlibur oleh karena nya mereka akan memanfaatkan waktu libur mereka untuk piknik , sekalian memenuhi kegiatan tahunan mereka yang selalu pergi jalan-jalan sekeluarga saat akhir tahun yang tertunda tahun lalu.
setelah beberapa jam berlalu akhirnya mereka sampai di kota tujuan mereka , anak-anak begitu antusias setelah sampai disana . mata mereka dimanjakan dengan pemandangan alam yang indah membuat siapa saja akan terpukau melihat nya .
keluarga Hermawan menginap di sebuah vila mewah yang ada di kota itu dengan fasilitas yang tentunya sangat memadai dan lengkap . uang tidak akan jadi masalah bagi keluarga kaya itu . terutama bagi Hermawan yang ingin memanjakan dan membuat anak dan istrinya senyaman mungkin berada di tempat itu.
setelah sampai mereka langsung istirahat sejenak untuk mengisi kembali tenaga mereka yang habis di perjalanan .
keesokan paginya keluarga Hermawan bersiap untuk pergi ke wisata alam yang ada disana karena memang tujuan mereka mengunjungi semua tempat wisata yang ada disana . sungguh keluarga itu terlihat sangat bahagia dengan selalu ber selfi ria di setiap kesempatan .
Di tempat lain di kota yang sama
sebuah mobil baru saja berhenti di depan sebuah rumah yang cukup besar , terlihat seorang wanita membuka pintu mobil sebelah kiri di ikuti oleh seorang anak kecil yang manis serta murah senyum yang selalu menghiasi bibir mungilnya . sementara di sebelah kanan juga keluar anak kecil yang cantik namun dengan tatapan yang tajam dan dingin nya serta terkesan tidak ramah bagi siapa saja yang melihat nya .
Yapp .. ketiga orang itu adalah Riana , Kayla dan Re yang saat ini sudah berada di depan Rumah Dinda di kota A tempat usaha yang didirikan oleh 2 ibu muda itu.
hari ini untuk pertama kalinya Re berkunjung ke rumah ibunya , biasanya Dinda yang datang mengunjunginya namun kali ini Re yang diminta untuk datang ke kota itu karena akhir-akhir ini toko sangat ramai pembeli sehingga tidak mungkin untuk di tinggal, bahkan ia juga meminta Riana untuk datang membantunya .
setiap akhir tahun kota itu memang banyak di datangi wisatawan karena kota itu memiliki wisata yang begitu menarik minat untuk di datangi apalagi setelah akhir semester sekolah saat ini banyak anak-anak yang libur.
"Ting nong .. Ting nong" suara bel berbunyi
__ADS_1
setelah beberapa saat pintu pun terbuka menampakkan seorang wanita cantik yang tersenyum lembut kearah tamu.
" kalian sudah sampai" jawab Dinda tersenyum kearah tamu pandangan matanya tertuju kearah seorang anak kecil yang berdiri di samping Riana namun agak kebelakang sedikit dengan menggendong sebuah tas kecil memakai jaket over size dengan tudung kepala serta memegang koper kecil di tangan nya
" iya baru saja " jawab Riana tak kalah sumringah , pasalnya ia begitu senang jika ke kota ini karena ia begitu suka dengan wisata alam nya serta banyak tempat makan yang enak.(ibu-ibu hobi makan😅)
" ayo silahkan masuk ,aku udah siapkan kamar untuk kalian " Dinda mempersilahkan Riana masuk dengan menyingkir kesamping agar tidak menghalangi jalan
Riana dan Kayla masuk kedalam di ikuti oleh Re di balakang namun langkah nya terhenti karena di cegah oleh sang ibu
" sini mama bawakan koper kamu" pinta Dinda meraih koper yang di pegang oleh Re
Re hanya diam dengan tatapan tajam nya lalu Dinda meraih tangan anaknya dan membawa gadis kecil itu masuk tanpa basa-basi.
Dinda menunjukan kamar tamu untuk Riana dan Kayla terlebih dahulu kemudian setelah itu ia bermaksud untuk mengantar Re ke kamar yang sudah ia siapkan untuk anak nya itu namun sedikit drama terjadi saat itu
" Riana ini kamar kalian silahkan beristirahat"
" iya Din terimakasih "
"aku tinggal dulu ya , mau nganter Re dulu ke kamar nya " pamit Dinda
Dinda masih memegang tangan putrinya sedari tadi entah sadar atau tidak, ia berjalan meninggalkan ibu dan anak itu di ikuti oleh Re yang sedari tadi terlihat bete karena terus di giring oleh ibu nya seperti bayi yang baru bisa berjalan saja . mereka berhenti tidak terlalu jauh dari tempat Riana hanya beberapa langkah saja dari kamar mereka saat Dinda ingin membuka pintu berikutnya terdengar suara Kay yang masih dapat mereka dengar .
" mami aku mau tidur sekamar dengan kakak"rengek kay kepada ibunya yang sudah membuka gagang pintu .
Dinda menoleh kearah mereka sementara Re menghela nafas panjang tanpa menoleh
"bisakah sehari saja terbebas dari si manja itu" batin Re mengeluh
" sayang kamu tidur sama mami aja ya " bujuk Riana sabar
" nggk pokok nya Kay mau sama kak Re " bantah Kay dengan memanyunkan bibir serta menghentakkan kaki nya 2 kali lalu menoleh ke sisi kiri membuang muka
(terlihat menggemaskan bagi ibu nya)
" oouwwh gemes banget anak mami" puji Riana kepada putri nya dengan mencubit kedua pipi cubby Kayla dengan gemas
__ADS_1
Re sungguh kesal melihat tingkah itu ia menatap tajam kearah Kayla dan juga Tante labil nya itu
" Dinda bagaimana ini" tanya Riana
sepertinya Dinda juga terlihat gemas dengan tingkah Kayla itu. dan langsung mengiyakan saja tanpa bertanya kepada Re
Re menoleh kearah ibu nya dengan tatapan meminta penjelasan namun tidak di gubris oleh Dinda .
" ayo sini masuk " panggil Dinda kepada Kay dengan lembut
"yeyyy" Kay begitu kegirangan sambil melompat-lompat dan berlari kearah Dinda dan Re
Riana yang melihat tingkah anaknya itu hanya geleng-geleng kepala dan segera masuk ke kamar nya .
Dinda dan Kay telah masuk ke kamar dan Kay terdengar heboh setelah masuk ke kamar itu terdengar bocah itu seperti terkagum-kagum namun Re enggan untuk melangkah masuk karena ia masih kesal dengan kejadian tadi.
" sayang ..ayo lihat kamar kamu ,mama udah lama menyiapkan semua ini untuk kamu " ajak Dinda tak kalah lembut dari tadi .
"kak ayo lihat ,, cepaaat kak" ajak Kay menarik tangan kakak nya agar segera masuk
dengan langkah malas re masuk ke kamar itu dan mata nya melotot setelah menyaksikan isi dari kamarnya.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung...
__ADS_1
jangan bosan membaca cerita ku yaa😊
RE²