
Sudah hampir semester pertama sekolah berjalan sebagaimana mestinya. sebentar lagi akan memasuki ujian semester pertama. sejauh ini tidak ada lagi kejadian-kejadian yang dialami oleh Re di sekolahnya sejak terakhir kali hilang nya tas milik nya waktu itu.
begitu juga di sekolah Vania tidak ada konflik yang berarti hanya saja sekarang Most wanted dan Idol itu menjadi semakin pupoler di sekolah mereka
Rico sudah mengetahui alamat rumah Re tidak lebih tepatnya alamat Rumah keluarga Santoso dan ia juga sudah mulai menjalankan tugas nya sejak beberapa bulan terakhir dan juga sekarang Tiara istrinya sudah hamil tua.
setiap hari iya harus melaporkan apa saja yang dilakukan oleh anak bos nya itu, bukan kah ini sangat keterlaluan. bagaimana bisa seseorang begitu ingin tau nya keadaan seseorang setiap hari. sungguh hal ini akan sangat menjengkelkan jika seseorang yang bersangkutan mengetahui nya . namun kegiatan itu dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang nya .
Rico pernah berkompromi kepada bos nya untuk memberi usul bagaimana jika melapor 3 hari sekali atau bahkan seminggu sekali, namun semua itu percuma saja. bos nya itu alias Bastian tidak menerima usulan apapun malah ia mau tiap jam mendapatkan laporan sungguh sangat posesif bukan bos nya ini .
tetapi dengan perdebatan yang panjang akhirnya mau tidak mau mereka sepakat untuk melapor setiap hari itu lebih mudah daripada setiap jam bukan . tetap saja aturan di menangkan oleh sang bos yang harus di turuti.
jika ada yang bertanya bagaimana Rico bisa mengawasi Re di sekolah setiap hari maka jawaban nya adalah ia bekerja di sana sebagai petugas satpam yang kebetulan pada saat itu sedang ada lowongan di sekolah itu seandainya tidak ada kesempatan itu maka kemungkinan ia akan menyamar masuk sebagai orang tua siswa atau bahkan yang lebih sulit lagi masuk secara mengendap seperti pencuri namun Dewi purtuna berpihak kepada lelaki yang beberapa bulan lagi menjadi ayah itu .
...
Hari ini terlihat Ara sangat bersemangat menuju sekolah tempat suaminya bekerja, bisa dibilang bekerja sih soal nya selama ini lelaki itu juga melaksanakan tanggung jawabnya sebagai seorang satpam di sekolah itu walaupun gajih tiap bulan sudah ada dari bos pemaksa nya namun gajih yang di dapatnya dari sekolah itu juga lumayan besar. itu kan sekolah elit tentu saja gajih setiap pegawai disana besar, sungguh beruntung sekali nasib lelaki ini beserta istri dan calon anak nya juga tentunya.
setelah sampai di depan gerbang ia melihat sang suami nya berada di pos jaga nya dengan berdiri memantau anak-anak murid disana yang sudah mulai ramai berdatangan dengan diantarkan oleh mobil-mobil mewah yang silih berganti singgah di depan gerbang sekolah elit itu.
Tiara segera menghampiri suami nya ke pos jaga guna menyapa sang suami terlebih dahulu ia tak ingin kejadian beberapa bulan yang lalu terulang kembali.
flash on
Tiara sangat ingin menemui anak bos suami nya yang membuatnya begitu penasaran, selama ini ia hanya melihat dari foto-foto saja yang di ambil secara diam oleh Rico guna untuk di kirimkan kepada bos nya untuk melapor. entah itu adalah keinginan seorang ibu hamil atau pun bukan nyatanya saat itu ia masih dalam masa ngidam nya .
wanita hamil ini nekat pergi ke sekolah tanpa meminta persetujuan dari Rico sang suami. memang istri laknat kan tapi keinginan seorang wanita hamil itu tidak bisa di ganggu gugat mereka selalu benar .
dari kejauhan ia sudah melihat Rico dari pos jaga ia tidak ingin mendapat marah dari suami nya tapi tetap saja keras kepala. ia masuk dengan sembunyi-sembunyi ke dalam sekolah itu dengan menggunakan tudung kepala yang ia bawa dari rumah serta dengan santai nya menggandeng tangan salah satu anak dari sekolah itu dan akhir nya ia bisa masuk melalui perjuangan yang lumayan berani.
kenapa demikian berani karena bisa saja kan anak yang di gandeng nya protes atau bahkan berteriak di tempat karena di gandeng oleh seseorang yang tidak di kenal namun beruntung sang anak nurut saja.
....
" akhir nya bisa masuk juga " lirih Ara bernafas lega
wanita muda yang tengah hamil ini celengukan mencari keberadaan Re ia mengawasi setiap anak yang lewat di depan nya karena saat ini ia berada di salah satu bangku bawah pohon yang berada cukup jauh dari pos penjagaan takutnya ketahuan oleh Rico suami nya
" apa dia sudah masuk ya" gumam Ara sambil masih memperhatikan anak-anak yang lewat di depan nya menuju kelas masing-masing
15 menit sudah Ara menunggu namun yang di carinya masih belum terlihat batang hidung nya, 15 menit lagi jam masuk sekolah akan tiba pula. Ara terpikir untuk mencoba menghubungi Rico guna menanyakan apakah Re sudah masuk namun ia mengurungkan niatnya karena beberapa saat kemudian terlihat lah sosok yang ia tunggu-tunggu
Re berjalan dengan santai nya dengan kedua tangan yang selalu ia sembunyikan di dalam kantong jaket Hoodie over size nya tak lupa topi belakang jaket yang selalu menutupi kepalanya membuat kesan dingin nya begitu terasa di penglihatan siapa saja .
di samping nya terlihat juga seorang gadis cantik nan imut berjalan beriringan dengan nya . tak henti-henti nya berceloteh sepanjang jalan namun tak di gubris oleh lawan bicara nya.
Ara tersenyum menatap kedua anak itu ia bahkan berdiri dari duduk nya saat mereka hampir berpapasan. Re yang tatapan nya lurus ke depan sedikit melirik kearah ibu, Tante, kakak atau apalah panggilan nya itu nyatanya ia tidak menanggapi senyuman ramah dari Tiara, anak santuy ini sangat acuh. tidak dengan Kayla yang mengikuti arah tatapan kakak nya, ia juga membalas senyuman dari wanita yang tidak di kenal itu.
" waw dingin sekali tapi aku suka" gumam Ara masih dengan senyum smirk nya setelah kedua anak itu berlalu dari pandangan nya
flash off
....
Rico terkejut melihat sang istri yang sudah berada di hadapan nya karena Ara tidak meminta izin bahkan tidak menelepon jika ingin datang ke sekolah.
" yang kenapa kamu kesini" cercah Rico
" aku kangen kamu " jawab Ara
" bagaimana kamu kesini" tanya Rico khawatir
pasal nya istri nya itu tengah hamil besar ia takut terjadi sesuatu kepada mereka
" aku naik taksi tadi mas " jawab ara sekena nya sambil melihat ke sekeliling
" Re belum datang kamu duduk dulu ya" Rico tau apa yang di cari ara
tidak berapa lama singgah lah sebuah mobil mewah yang tentu saja Rico sudah hapal itu mobil siapa . hingga keluar lah dua orang anak gadis dari mobil itu
Ara yang semula duduk kembali ingin berdiri namun di cegah oleh Rico dan terpaksa ia hanya melihat sambil duduk saja.
__ADS_1
yang keluar tadi adalah Re dan Kayla kakak beradik yang kedatangan nya selalu menarik perhatian sesaat
Kayla melongos berjalan lebih dulu dari Re sementara sang kakak juga ikut berjalan dengan wajah khas nya entah apa yang terjadi antara kedua kak beradik itu hal itu tak luput dari pengawasa kedua pasutri yang berada di pos jaga
" apa terjadi sesuatu " tanya Ara
" entahlah, sepertinya mereka tidak akur akhir-akhir ini sering seperti itu" jawab Rico
" mas boleh kan aku bertemu Re " pinta Ara hati-hati
semenjak hamil besar Ara sudah merubah panggilan nya kepada Rico namun Rico masih tetap dengan panggilan nya yang dulu
" memang bisa, kau kan tau bagaimana dia yang" jelas Rico
" percaya deh mas, aku yakin bisa " Ara begitu yakin dengan ucapan nya
" mas tidak yakin" Rico ragu
....
jam istirahat pun tiba semua anak telah keluar ruangan untuk bermain ataupun melakukan kegiatan lain nya kini saat nya Ara membuktikan kemampuan nya .
dengan perutnya yang sudah terlihat membuncit ia berjalan kearah bangku yang di teduhi pohon besar di atas nya . bagaimana ia bisa masuk ke lingkungan itu jangan di tanya tentu saja atas campur tangan Rico .
perlahan ia mulai mendekati Re yang duduk sendirian di bawah pohon itu. memang itu adalah tempat setiap harinya duduk sendiri tidak lebih tepat nya menyendiri. Rico yang sedari tadi juga ikut mengawasi istrinya .
dan akhirnya sampai juga ia di bangku itu dan segera mendaratkan dirinya di kursi yang sama dengan Re yang terlihat sedang membaca buku komik . Re sedikit melirik siapa yang datang ia terlihat bingung namun segera kembali acuh .
" huh panas banget" keluh Ara sambil mengibaskan tangan nya ke wajah guna menarik perhatian Re
namun tidak ada respon yang didapat nya
" duh haus juga, ada nggk ya yang punya air disini" keluh nya lagi sambil melirik
tetap saja tidak ada pergerakan tanda-tanda Re merespon malah ia dengan santainya membalik lembar bukunya ke halaman baru
namun ara tidak menyerah ia tetap berusaha untuk lebih dekat dengan anak ini
tapi tidak di gubris oleh Re
Ara berpikir keras bagaimana caranya menarik perhatian Re. hingga muncul lah sebuah ide
" akhh sakittt" teriak Ara lirik dengan sengaja di buat-buat ia memegang perutnya yang membuncit.
hal ini cukup sukses membuat Re menoleh kearah nya dan Ara cukup senang dengan usahanya yang sudah mulai berhasil tetapi masih tidak ada respon yang berarti dari Re
" aww , dek tolong dong" ucap Ara memelas dengan pura-pura kesakitan
" tolong apa " jawab re datar
" akhir nya re masuk perangkap ku haha" batin ara gembira ria
" tolong pegangin perut kakak sepertinya kram" akal akalan Ara
Re beralih menatap perut dari wanita yang entah dari mana datang nya ini
" kenapa di pegang" tanya nya mengernyit
" biar nggk kram lagi " jawab Ara spontan
" itu sudah di pegang" jawab re menatap kearah tangan Ara yang memang sedang memegang perutnya
" tidak mudah mengelabui nya" batin ara bersungut
" aduhh aduhh akhh sakit banget " keluh Ara lagi kali ini sedikit berteriak
Re berdiri dari duduk nya membawa bukunya dan botol minum kecil nya yang sedari tadi sempat di lirik oleh Ara ia berjalan menjauh dari bangku itu meninggalkan Ara disana dengan sejuta kebingungan Ara yang berhenti mengeluh karena terpaku dengan kepergian Re namun baru beberapa langkah Re berjalan ia berhenti dan menoleh ke belakang Ara gelagapan dibuatnya ia kembali pura-pura mengaduh kesakitan lagi bahkan kali ini terlihat dibuat memilukan .
Re kembali melangkah meninggalkan wanita hamil itu .
" hah begitu cuek nya anak itu. bahkan melihat orang teraniaya pun tak merespon" gumam Ara kecewa
__ADS_1
beberapa menit kemudian Rico datang dengan tergopoh-gopoh menuju Ara yang sedang duduk . wajahnya terlihat khawatir
" sayang dimana yang sakit apa kita perlu kedokter sekarang hah" tanya nya khawatir
Ara mendungak kan wajah nya yang terlihat lesu dan kecewa
" mas aku gagal " keluh nya sedih
" apa yang gagal kamu jangan membuatku takut, sekarang kita kerumah sakit ya" ajak Rico berdiri ingin membopong Ara
" ngapain kerumah sakit" tanya Ara bingung
" perut mu kram kan tadi Re melapor kepadaku katanya ada wanita hamil di taman yang sedang sakit perut jadi aku pikir itu pasti kamu dan benar saja " jelas Rico
" jadi Re yang beritahu kamu mas" jawab Ara senang
" iya, kok kamu jadi senang gitu" bingung Rico
" hahahaha berarti aku berhasil dong" girang nya kemudian
" berhasil apanya sih " Rico semakin bingung
" aku nggk kram kok mas tadi itu hanya akal-akalan ku aja . aku pikir Re nggk perduli sama aku . tadi ia pergi gitu aja saat aku pura-pura kesakitan tapi eh ternyata ia perduli tuh sampai lapor ke kamu " jelas ara sumringah
" jadi kamu cuman bohong" tanya Rico tak percaya
" iya mas" jawab Ara polos
" astaga " keluh Rico frustasi
....
jam sekolah tiba hari ini Kayla tidak mengikuti bimbel sehingga kakak beradik itu bisa pulang bersama mereka masuk kedalam mobil seperti biasa . di tengah perjalanan sebuah mobil menghadang mobil mereka dengan mencegat secara tiba-tiba keluarlah beberapa orang dari mobil itu dengan menggunakan masker yang menutupi wajah mereka . Re dan Kayla yang berada di dalam mobil sedikit terlempar kedepan karena sang sopir yang mendadak merem. Re yang saat itu sedang memainkan handphone di tangan nya mendadak terlepas dari genggaman tangan nya sehingga membuat terjatuh ke bawah kursi depan ia berusaha mengambil namun tidak bisa . tangan nya berusaha untuk menjangkau namun masih belum sampai. terdengar Kayla menangis ketakutan
" hikss hikss kakak Kay takut " Kayla beringsut memeluk Re yang sudah kembali ke posisi nya
pandangan Re lurus ke depan menyaksikan sopir mereka di keroyok oleh beberapa orang tentu saja pak sopir akan kalah terlebih lagi juga pak sopir nya sudah tua .
dan sepertinya Kayla melihat hal itu juga tadi makanya ia langsung ketakutan dan menangis memeluk kakak nya
Re memeluk erat adik nya tanpa merenggangkan dekapan nya
seorang lelaki lain nya yang menggunakan masker membuka pintu mobil mereka dan berusaha untuk menarik Kayla keluar namun Re begitu erat memeganginya sehingga orang itu kesusahan . dari arah pintu sebelah muncul juga laki laki yang memukuli sopir tadi untuk menarik Re dan berhasil terlepas pelukan mereka
" kak Re hikkss " teriak Kayla
" Kayla ...lepasin " teriak Re memberontak
Re menginjak kaki orang yang menyeret nya sehingga membuat pegangan nya terlepas dari Re dengan cepat ia berlari kearah orang yang menyeret Kayla dan langsung menyerang nya dengan menggigit tangan penjahat itu . orang itu berteriak kesakitan akibat gigitan dari Re . akhirnya Kayla lepas dari orang itu Re berusaha membuat Kayla bangkit berdiri namun dari arah belakang mulutnya di bekap dengan sapu tangan tapi Re tetap berontak namun pandangan nya mulai kabur menatap kearah Kayla yang sudah berada di tangan salah satu penjahat itu lagi yang sudah tak sadarkan diri lebih dulu darinya dan iapun juga menutup matanya perlahan ...
.
.
.
.
.
**Bersambung. . .
Huh akhirnya author kembali lagi setelah beberapa hari nggk muncul hehee...
gimana nih kesetiaan readers setelah beberapa hari author cuekin ???
semoga masih setia ya ngasih like nya
btw di part ini agak lebih panjang kan
sengaja sebagai permintaan maaf karena udah cuekin readers ðŸ¤
__ADS_1
RE²**