Realita Hidup

Realita Hidup
22


__ADS_3

hari demi hari berlalu tidak terasa sudah


1 bulan mereka belajar di sekolah baru


itu, Kayla adalah tipe anak yang ceria dan


ramah maka akan sangat mudah baginya


untuk menyesuaikan diri dan mendapatkan teman di kelasnya tapi berbanding terbalik dengan kakak super cuek nya itu yang sampai sejauh ini tidak memiliki teman dekat 1 orangpun . Bukan karena tidak ada yang mau berteman namun memang Re sendirilah yang menjaga jarak dari teman-teman yang mencoba untuk mendekatinya .


gadis kecil itu memang tidak suka bersosial ia lebih suka menyendiri dan berada di tempat yang tenang , saat teman-teman sekelasnya asik bermain ia hanya akan melihat saja dari tempat yang jauh namun ia tidak tertarik untuk ikut berlarian serta melompat-lompat seperti teman yang lain.


seperti saat ini ia begitu menikmati suasana tenangnya , saat ini Re duduk sendiri di sebuah bangku yang di teduhi oleh pohon besar .Udara disana sungguh sejuk jika duduk di sana akan melihat langsung halaman sekolah yang penuh dengan berbagai macam wahana bermain untuk murid di halaman itu .


namun akhir-akhir ini ketenangan nya selalu terganggu oleh kehadiran adik manja nya . Kayla juga sering menghampiri kakaknya di tempat itu dengan mengajak teman-teman sekelas nya ke sana. hal itu sungguh membuat Re jengkel kepada sang adik seperti hal nya saat ini.


" kakak " teriak Kay sumringah kearah Re dari belakang


Re yang sedari tadi menikmati ketenangannya menghela nafas lalu membuang pelan, ia yakin sebentar lagi ketenangan nya akan hilang jika sudah mendengar suara itu.


" kakak sudah disini" tanya Kay sembari duduk di samping kakaknya di ikuti oleh teman-teman Kay yang ada 3 orang


"memang kenapa" jawab Re dingin dengan nada yang terlihat sedikit kesal dan dengan cepat ia menggeser duduknya agar menjauh dari adiknya itu.


memang bangku yang mereka duduki saat ini panjang namun akan terasa penuh jika mereka semua duduk disana. saat ini Re duduk di barisan paling pojok di sebelahnya ada Kayla dan teman-temannya ada di baris selanjutnya .


" kenapa kakak tidak menungguku menuju kesini" protes Kay dengan mengerucutkan bibir


" untuk apa menunggu mu" jawab Re menautkan alis


" kita bisa bermain bersama kak" jawab kay di angguki teman nya yang lain juga


Re menajamkan matanya menatap sang adik namun tidak membuat Kay takut dengan tatapan itu karena ia sudah biasa melihat tatapan itu setiap hari tapi malah teman-teman nya yang sedikit takut.


"kalian bermain saja di tempat lain" jawab re datar


" kami mau kesitu kakak ikut kan " tunjuk Kay ke arah halaman sekolah itu


" tidak, kalian pergi saja " tolak Re acuh dan mengambil buku dalam tas nya namun Kay tidak menyerah untuk mengajak kakak nya


" kak ayo dong kita main disana" rengek Kay kepada Re


" tidak , kalian saja" jawab Re acuh

__ADS_1


" ya sudah kita main disini saja yah kak" pinta Kay lagi dengan merangkul lengan kakak nya yang beberapa saat tadi membaca buku yang di keluarkan nya dalam tas .


Re sejenak memejamkan mata dan melipat bukunya lalu berkata


" ya sudah main saja disini "


Kayla terlihat senang mendengar jawaban kakak nya ia memberikan kode kepada teman-teman nya yang sedari tadi hanya bisa diam di samping nya.


Re memasukan buku yang dikeluarkan tadi kedalam tas kembali dan memakai tas nya


Kayla sangat antusias untuk bermain bersama sang kakak sepertinya kali ini misinya berhasil .


" kita bermain apa kak " tanya Kay tak sabar


" terserah kalian saja , aku pergi " jawab Re sembari berdiri lalu melangkah pergi dari sana dengan santainya.


hening seketika


tiba-tiba tawa teman-teman Kayla pecah disana, mereka tidak bisa menahan tawa lagi setelah kepergian Re beberapa detik yang lalu


sementara Kayla cemberut


" haha Kay kali ini kau gagal lagi " celetuk salah satu teman nya


" kak Re menyebalkan" batin Kayla sambil manyun


....


di perjalanan pulang Kayla hanya diam saja tidak seperti biasanya, ia selalu mengoceh sepanjang jalan tapi saat ini perjalanan terasa sunyi namun tidak membuat Re merasa aneh malah ia merasa senang dengan suasana itu


berbeda dengan Al yang merasa aneh dengan suasana itu .


ia sedari tadi terus memperhatikan ke belakang lewat spion dalam mobil itu pemandangan yang ia saksikan sangat berbeda dari biasanya yang satu sibuk membaca buku novel kesukaan nya dan yang satu lagi memalingkan wajah ke arah jendela mobil dengan cemberut.


setelah 30 menit perjalanan akhirnya mereka sampai kerumah . Kayla turun lebih dulu dan masuk ke rumah mereka dengan langkah cepat meninggalkan Al dan Re yang baru ingin membuka pintu mobil jemputan mereka


Al tentu merasa bingung sementara Re terlihat acuh dan masih asik membaca buku walaupun sambil berjalan . Al tidak bisa menahan rasa ingin tahu nya ia ingin menanyakan kepada Re apa yang terjadi dengan adik nya itu.


" Hey ada apa dengan Kay" Al mensejajarkan langkah nya dengan Re


" tidak tau" jawab Re tanpa menoleh dan mempercepat langkah nya meninggalkan Al.


....

__ADS_1


di dalam kamar


Kay sudah berganti pakaian karena ia sampai lebih dulu, ia menatap kakak dingin nya dengan tajam namun dengan bibir yang cemberut. Re tidak menyadari bahwa sang adik sedari tadi mengawasi nya saat ia masuk kamar karena ia masih asik dengan novel barunya .


Kayla semakin kesal dengan kakak nya karena merasa kemarahan nya tidak di tanggapi ia melempar boneka yang ada di sekitar ke sembarang arah untuk menarik perhatian kakak nya .


cara itu berhasil Re menoleh ke arah boneka yang beterbangan ke mana-mana yang di lempar oleh Kay


Re mengerutkan alis menatap ke arah Kay yang saat ini sudah memasang wajah cemberut ke arah nya tetapi Re kembali membaca bukunya dengan memindah posisi menjadi membelakangi Kayla , tentu saja hal itu semakin membuat Kay bertambah kesal


" kak Re nyebeliiiiiiiiin" teriak Kay nyaring tapi tidak di gubris oleh Re malah ia menutup telinga nya seakan ia tidak mau mendengar ocehan Kay


Kay mendekat ke arah Re dan memukul nya dengan boneka


" sebell ...sebel..sebelll"


Re menangkis setiap pukulan yang di berikan oleh Kay lalu ia menghindar dari pukulan itu dan berlari namun di kejar oleh Kay terjadilah kejar-kejaran antara kakak beradik itu


" Kay hentikan" pinta re sambil terus berlari menghindari pukulan dari Kay


namun Kay tidak perduli ia terus mengejar Re dan terus melemparkan boneka yang dapat ia raih .


Re tepat berada di depan pintu sementara Kay siap untuk melempar boneka nya, tanpa aba- aba boneka itu sudah melayang ke arah Re tapi dengan cepat ia menunduk menghindari lemparan itu namun secara bersamaan tiba-tiba pintu terbuka dan


Bruughh


boneka itu mengenai wajah seseorang yang ingin masuk ke kamar itu


.


..


...


Bersambung...


tunggu episode selanjutnya


semoga suka


like dan beri komentar


RE²

__ADS_1


__ADS_2