Runtuhnya Benteng Hati Sang Mafia

Runtuhnya Benteng Hati Sang Mafia
Bolos


__ADS_3

Sudah seminggu ini Kimi bersekolah di sekolah barunya,pagi ini Kimi yang selalu di antar oleh Lexi dan supir pergi kesekolah seperti biasa.


Namun Lexi berpesan kalau nanti siang dirinya tidak bisa menjemputnya dan pak Narto lah yang akan menjemputnya saat pulang sekolah.


Kimi hanya mengangguk saja menuruti ucapan suaminya itu,dan saat mobil Lexi menjauh dan menghilang dari pandangannya Kimi berjalan masuk ke dalam sekolahnya dia lalu berjalan menuju kelasnya.


Saat di dalam kelas entah ada angin apa Rangga yang biasa datang terlambat sudah ada disana.


"Kimi....sini deh"Rangga menarik tangan Kimi ke kursinya.


"Ada apaan sih?"tanya Kimi bingung.


"Elu tahu nggak author Fen hari ini launcing komik baru edisi cetak di mal"jelas Rangga.


Rangga tahu Kimi sangat suka komik,anime dan sejenisnya karena mereka suka berbagi cerita.


"Serius lu kapan?"tanya Kimi.


"Nanti siang jam 11"ucap Rangga.


"Ya...jam segitu mah kita masih sekolah bisa telat kita kesana"Kimi nampak kecewa.


"Kita bolos ajah gimana?"Rangga megajarkan sesat pada Kimi.


Kimi yang note bane memang suka membolos juga di sekolah sebelumnya menerima tawaran Rangga.


Saat mereka ingin keluar dari kelas tiba-tiba bel masuk berdering,Kimi menghetikan langkah kakinya.


Tapi Rangga menarik tangan temannya itu.


"Ayo ikut gue gampang soal izin mah hehehe"ucap Rangga penuh percaya diri.


dan Kimi pun mengikuti langkah Rangga,mereka berdua berjalan ke arah parkiran dan meminta satpam membukakan pintu dengan alasan yang di buat Rangga,alasan mengantarkan Kimi karena sakit perut dan tidak bisa sekolah hari ini,dan satpam pun membuka gerbang dan membiarkan merka berdua keluar dari sekolah.


Rencana bolos mereka berhasil,Rangga mengandari motor maticnya dan membawa Kimi ke sebuah mal.


"Belum buka Ngga malnya kita datang terlalu pagi"keluh Kimi.


"Kita makan dulu yuk disana,dari tadi gue belum sarapan"Rangga mnunjuk sebuah gerobak bubur ayam yang sedang mangkal di pinggir jalan.


Kimi pun mengikutinya dan mereka pun sarapan bersama disana.


"Elu suka di anter jemput tiap pulang sama pergi sekolah,emangnya ortu lu nggak ngebolehin elu berangkat sendirian gitu kaya anak-anak lain"tanya Rangga.

__ADS_1


"Ya...gitu deh om gue itu terlalu protektif banget sama gue"


"Om?elu tinggal sama om elu?"


"Iya gue sekarang tinggal sama om gue,kenapa memangnya?"


"Nggak apa-apa,emangnya ortu lu kemana sampe elu harus tinggal sama om elu"


"Mamah gue udah meninggal dan papah sibuk bisnis jadi yang perhatian sama gue cuma om gue ajah saat ini,semua keperluan gue dia yang urus termasuk sekolah"


Mereka mengobrol banyak di pinggir jalan tersebut dan tak terasa mal pun buka dan mereka masuk ke dalamnya,meski acara jumpa fans masih lama,mereka pun akhirnya main di tempat permainan di mal tersebut.


Mereka berdua sungguh bersenang-senang layaknya anak remaja.hingga waktu jumpa fans pun tiba mereka berdua berlari ke area yang telah di sediakan oleh tim panitia untuk mengadakan jumpa fans tesebut.


Tak lama saat semua orang telah berkumpul sang author komik Fen muncul dengan sangat cantiknya.


"Aish...dia cantik banget ya aslinya"ucap Kimi.


"Iya...tapi cantikan juga elu Kim hehe"Ucap Rangga asal.


"Ck...gombal banget lu"Kimi ketus.


Tapi Rangga hanya tertawa saja,Rangga melihat Kimi memang berbeda dari kebanyakan cewe yang sering dia temui di sekolah,cewe yang pasti akan tersipu malu bila Rangga mengatakan hal demikian,tapi Kimi sama sekali tidak terlihat seperti itu dia malah tetap cuek pada Rangga.


"Aaaa akhirnya gue bisa foto bareng sama author favorit gue Ngga"pekik Kimi saat melihat hasil jempretan kamera ponselnya.


Rangga hanya tersenyum padanya,dan mengajak.Kimi keluar dari mal karena acara sudah selesai.


Mereka berdua berjalan ke area parkir mal,sambil mengobrol dan sesekali tertawa,namun saat mereka berjalan di area parkir.


"Tuan bukan kah itu nyonya muda?"ucap Rey .


Saat ini mereka memang sedang ada di area parkiran mal mereka ingin membahas transaksi yang akan mereka lakukan nanti malam di sebuah pulau.


Lexi mengepalkan tangannya karena kesal.


"Kau urus duluan aku mengurus gadis nakal itu dulu"Lexi terlihat geram.


Bagaimana tidak geram dia melihat istrinya berjalan berrduaan dengan seorang cowo di saat jam sekolah belum berakhir.


"Sedang apa kamu disini"ucap Lexi dingin .


Kimi terkejut ketika melihat Lexi disana dia sampai mejatuhkan buku komik yang di pegangnya.

__ADS_1


"Ikut aku"Lexi langsung menarik tangan gadis itu.


Rangga bengong saat melihat Kimi di tarik oleh pria dewasa.


"Apa itu om nya Kimi?"fikir Rangga.


Rangga pun memungut komik yang di jatuhkan Kimi dia akan memberikan itu kepada Kimi besok di sekolah.


Lexi menarik tangan Kimi dan membawa Kimi dengan paksa dan menyuruhnya masuk kedalam mobil,tanpa dia sadari ada sepasang mata yang melihatnya dengan tatapan sinis.


Di dalam mobil.


Lexi langsung memarahi Kimi.


"Kau tahu sekarang jam berapa?! Kenapa bolos sekolah dan malah pacaran di area parkir mal?! Seharusnya kau sadar kau ini sudah bersuami Kimberly"bentak Lexi.


Kimi tahu Lexi benar-benar marah kali ini dia sendiri pun sadar kalau dirinya memang salah tapi dia sangat mengagumi author Fen jadi dia tidak bisa melewatkan acara jumpa fans seperti ini.


"Bila kau ingin jam bebas dalam belajar kau home schooling saja"bentak Lexi lagi.


"Tapi aku nggak mau Home Schooling aku itu nggak seru"rengek Kimi.


"Nggak seru karena nggak bisa bolos dan pacaran sama teman satu sekolah mu gitu?"Lexi masih marah.


"Bukan begitu lagi pula dia bukan Pacar ku dia hanya teman sekelas ku kak"jelas Kimi.


"Teman nanti lama-lama jadi pacar"singgung Lexi tajam.


"Ck kakak sendiri punya teman dan sahabat itu perempuan semua? apa kakak tidak mau menikah selama ini karena kakak sebenarnya menyukai salah satu diantara mereka"ucap Kimi sewot.


"Hei...Reka dan Tari itu bukan wanita biasa,lagi pula kami itu seperti saudara tak ada rasa yang seperti itu"Lexi kesal karena Kiki malah membantahnya,dan mengajaknya berdebat.


Lexi lalu meminta salah satu anak buahnya membawa mobil yang lain dan membawa istri kecilnya ini pulang ke rumah.


"Kau pulang,mungkin dalam beberapa hari aku tidak akan berada di rumah,kau jangan macam-macam apa lagi sampai bolos sekolah lagi,dan urusan kita belum selesai. selesai aku bekerja aku akan bahas lagi hal ini di rumah"ucap Lexi panjang lebar sebelum meninggalkan Kimi di dalam mobil bersama anak buahnya yang lain.


Kimi cemberut karena Lexi masih akan membahas masalah dia membolos,tapi Tak lama Kemudian Kiki berfikir kembali.


Mau kemam Lexi sampai berhari-hari tidak pulang.


Kimi masih belum mengetahui pekerjaan Lexi sebagai mafia yang Kimi tahu Lexi itu pengusaha sukses itu saja.


...🦋🦋🦋🦋🦋...

__ADS_1


__ADS_2