
Ricard langsung menangani Lexi melihat luka Lexi dia sudah memastikan Lexi terkena pisau beracun,Ricard langsung menyuntikan obat penawar ke tubuh Lexi.dan langsung melakukan operasi dadakan.
Luka di perutnya cukup dalam dan lebar mungkin saat King menyerang tadi bukan hanya menusuk namun merobek juga bagian perut Lexi.
"Siapa pelakunya?"tanya Ricard pada Rey yang membantu proses operasi.
"Aku tidak tahu tadi aku dan Flo sedang di markas dan tiba-tiba bos menghubungi ku,karena tadi dia mengendari mobil sendirian"jelas Rey.
"Untung saja kau segera membawanya kemari telat sedikit saja nyawanya sudah melayang karena efek racun ini"jelas Ricard.
Operasi berjalan lancar dan kini hanya menunggu Lexi sadarkan diri saja dari masa kritisnya.
"Ck...siapa yang telah berani menyerang tuan Lexi sampai seperti ini ya?"fikir Rey.
Tak lama ponsel Rey berdering di lihatnya itu dari Bono.
"Ada apa?"tanya Rey.
"Rey...nyonya muda menanyakan tuan terus dia cemas karena dia bermimpi buruk katanya"jelas Bono.
"Katakan tuan sedang keluar kota dan tidak akan pulang selama beberapa minggu"ucap Rey.
"Tuan di serang dan kondisinya sedang kritis jangan beritahu nyonya muda tentang ini mengerti?!"perintah Rey.
"Baik kalau begitu"meski Bono juga cemas dengan keselamatan tuannya tapi dia tidak bisa melalaikan tugasnya untuk menjaga nyonya mudanya di rumahnya.
Ke esokan paginya Kimi masih menanyakan keberadaan suaminya kepada Bono dan Bono menjelaskan kalau tuan Lexi sedang keluar kota dan tidak bisa pulang selama beberpa minggu.
"Beberapa minggu?lama sekali?"Kimi protes.
"Lalu kenapa dia sulit di hubungi,apa disana dia bersama wanita lain?"Kimi mencecar Bono.
"Tidak Nyonya muda, tuan bukan tipe laki-laki yang suka perempuan"jelas Bono.
"Hah apa maksud mu kak Lexi tidak normal?"Kimi ketus.
"Bukan begitu Nyonya tapi maksud saya tuan Lexi itu bukan tipe laki-laki yang suka main perempuan dia tipe laki-laki setia"jelas Bono sejelas-jelasnya.
"Ooo ya...?apa kau berkata seperti ini karena dia bos mu?karena dia membayar mu kan?"Kimi masih tidak percaya.
"Tidak nyonya semua yang saya katakan ini adalah fakta,nyonya adalah wanita pertama tuan"
__ADS_1
"Kau serius?"Kimi terus mengintimidasi Bono.
Dan Bono hanya mengangguk saja.
"Baiklah untuk sementara waktu aku percaya dengan mu,tapi bila kau bohong awas saja kau"ancam Kimi dengan mata menakutkan.
Bono tahu benar betapa merepotkannya nyonya mudanya ini,saat pertama kali bertemu saja di kuwalahan untuk menjinakannya,bahkan Lexi saja kesulitan saat menghadapinya.
Bono hanya berharap Lexi cepat pulih dan kembali kerumah agar tugasnya sedikit lebih ringan karena Kimi akan terus mencecarnya dengan pertanyaan-pertanyaan yang sulit di jawab olehnya.
Di rumah sakit pribadi Lexi.
Lexi masih belum sadarkan diri,Rey melihat keadaan bosnya yang memprihatinkan dan sedang berfikir bagaimana mengelabuhi Kimi nanti kalau bosnya belum sadar-sadar juga,masalahnya Bono melaporkan semuanya semua pertanyaan nyonya mudanya padanya.
"Tuan cepatlah sadar dan pulih istri mu mencurigai mu selingkuh"ucapnya lirih.
Rey jadi ingin tertawa bosnya yang anti wanita ini di tuduh selingkuh oleh istri kecilnya.
Nyonya bagaimana dia selingkuh ingat nama perempuan saja susah,hanya nama anda yang langsung di ingatnya dan tak pernah salah di sebutkan.
Rey jadi tersenyum sendiri di kala mengingat bagaimana konyolnya bosnya bila menghadapi wanita-wanita yang menggodanya,semua wanita tersebut langsung kena mental pabila Lexi sudah melupakan namanya dan salah menyebutkan namanya.
...🦋🦋🦋...
Dan tak terasa sudah tiga hari Lexi pingsan dan belum sadarkan diri juga,dan Kimi semakin curiga kalau Lexi bersama wanita lain di luaran sana.
"Berikan aku kunci mobilnya aku akan mencari suami ku sendiri"Kimi mengamuk dirumah karena dirinya sulit untuk menghubungi Lexi dalam beberapa hari ini.
Dan dia curiga kalau suaminya itu mempunyai wanita lain.
"Tidak nyonya, tuan sudah berpesan kepada kami untuk menjaga nyonya"ucap Bono dan Kusni.
"Aku tidak perlu di jaga,aku bisa menjaga diri ku sendiri sekarang berikan kunci mobilnya,dan katakan dia di kota mana akan ku susul dia,kurang ajar berani-beraninya main belakang dengan ku dasar om-om gila"Kimi memaki suaminya sendiri.
Bono segera menelpon Rey dan memberitahu kalau Kimi sedang berulah di rumah dan berbuat ke kacauan.
Bahkan Rey samar-samar mendengar nyonya kecilnya terus memaki suaminya dengan sebutan pria hidung belang karena berselingkuh sampai tidak pulanh-pulang.Rey memijat keningnya karena pusing harus membuat alasan bagaimana lagi agar Kimi percaya bos nya itu laki-laki setia,namun rasanya sangat sulit untuk menyakini gadis belia itu saat ini.
Prang....
Terdengar benda pecah di rumah,ya Kimi mengamuk dan menjatuhkan barang-barang kelantai dan melemparkannya ke sembarang orang agar mereka membawanya kepada Lexi.
__ADS_1
Astaga apa dia ini benar-benar gadis 17n tahun?kenapa kelakuannya sangat arogan,ck merepotkan sekali tuan...maafkan aku karena aku harus membawanya kesini,bila tidak istri mu bisa membakar rumah mu dalam hitungan detik.
Batin Rey.
"Bono katakan pada nyonya untuk bersiap-siap Flo akan menjemputnya kesana dan akan membawanya kesini"jelas Rey.
"Baik Rey".
Rey tidak punya pilihan lain selain menunjukan keadaan Lexi yang sebenarnya kepada Kimi,karena dia juga tidak tahan mendengar Lexi di cap sebagai pria hidung belang oleh istrinya sendiri,padahal Lexi sedang meregang nyawa sejak kemarin malam.
Bono memberitahu kepada Kimi untuk bersiap-siap karena Flo akan menjemputnya dan mengatarnya ke tempat Lexi.
"Kenapa aku harus mengamuk dahulu baru kalian membawa ku kepadanya"Ucap Kimi sewot.
"Dasar meyebalkan"Kimi berlari ke atas dan menuju kamarnya dan bersiap-siap untuk di jemput oleh Flo.
"Awas saja kalau sampai kau benar-benar singkuh"Kimi geram sendiri membayangakan suaminya sedang bersama wanita lain dan lebih dewasa darinya.
"Apa karena aku belum menyerahkan semuanya kepada mu,lantas kau selingkuh di belakang ku gitu hiks"Kimi sedih.
"Seharusnya kan kau tahu aku ini masih sekolah dasar om gila"dia masih memaki suaminya sambil menatap foto suaminya di layar ponselnya.
Tak lama Flo datang dan menjemput Kimi,dia segera membawa Kimi menuju ke rumah sakit pribadi Lexi.
Di perjalanan Kimi terus bertanya pada Flo,dimana dengan siapa suaminya sekarang dan kenapa sulit sekali di hubunginya tapi Flo tak menjawab satu pun pertanyaan Kimi.
"Bu Flo kenapa anda diam saja jawab dong anda pasti di sogok ya sama si om untuk tutup mulut tentang kelakuannya di luar sana"oceh Kimi.
Namun ocehannya berhenti ketika dia mengenali satu jalan yang pernah dia lewati beberapa waktu yang lalu.
"Jalan ini kan..."gumam Kimi.
"Jalan menuju rumah sakit" ucapnya pelan.
"Jangan bilang..."Kimi masih berkata pelan.
Dia tediam saat mobil memasuki rumah sakit.
Air matanya tak terbendung lagi,dan kini mengalir deras di pipinya.
...🦋🦋🦋🦋🦋...
__ADS_1