Runtuhnya Benteng Hati Sang Mafia

Runtuhnya Benteng Hati Sang Mafia
Kedatanga Sahabat


__ADS_3

Setelah di rawat beberapa hari Kimi lalu pulang kembali ke rumah,saat di rumah dia di sambut oleh orang-orang yang menyanginya.


"Selamat datang....Kimi..."


"Kalian....aaaa senangnya kalian ada disini"Kimi menghambur memeluk ke empat sahabatnya di sekolah lamanya.


"Bagaimana kalian tahu rumah ini?"Kimi bingung.


"Kami di ajak kesini oleh asisten om mu itu"ucap Shkila.


"Ooo begitu hehehe tapi aku senang kalian mau berkunjung ke sini"ucap Kimi senang.


"Kimi..."Sapa Reka dan Tari.


"Ah....tante juga datang?"tanya Kimi.


Mereka berdua hanya mengangguk dan tersenyum saja.


Kimi lalu mengajak teman-temannya ke taman belakang mereka mengobrol disana,sedangkan Lexi bersama kedua sahabatnya di ruang tengah.


Mereka duduk bersebrangan di sofa.


"Lex...gimana apa orang yang nyulik Kimi udah ketangkep?"tanya Tari.


Lexi menggeleng namun tanganya mengepal kencang dia terlihat marah.


"Lex apa Kimi tahu profesi lu yang sebenarnya?"tanya Reka ragu.


Lexi menggeleng.


Mereka berdua mengehela nafas dalam.


"Lex menurut gue lebih baik elu berhenti dah dari dunia ini,kasihan Kimi bisa jadi hal begini terulang lagi loh kalau elu masih berkecimpung di sini"Tari memberikan saran.


"Ya...itu juga kalo elu sayang sama istri kalo nggak sih ya...nggak apa-apa itu terserah sama elu ajah kan elu sendiri yang jalanin"ucap Reka.


Lexi menundukan kepalanya dan mengehela nafasnya dalam,satu pilahan yang berat untuk Lexi karena dia tahu sangat sulit lepas begitu saja dari dunia hitam ini.


Saat dirinya sudah keluar pun belum tentu keadaan Kimi akan aman,tetap saja masih ada musuh yang mengincarnya karena dendam.


"Gue nggak tahu gue masih bingung yang jelas gue akan terus menjaga Kimi"ucap Lexi.


Kedua sahabatnya ini hanya tersenyum mendengar ucapan Lexi yang akan selalu menjaga istrinya.


Sementara itu di taman belakang,Kimi sedang asik mengobrol dengan teman-temannya melepaskan rasa rindunya pada sahabat-sahabatnya.


Mereka berbagi cerita tentang peristiwa di sekolah lama.


"Elu tahu Kim...Fera kemarin jalan sama kak Ciko ketua osis kita yang tampan itu"ucap Deli.

__ADS_1


Deli yang menyukai sang ketua osis telihat kesal menceritakan kalau sang pujaan hati jalan dengan cewe macam Fera yang genit dan sombong itu.


"Cari ajah yang lain sih Del...jangan ngarepin Ciko terus"celetuk Mikel.


"Ck abis dia itu sempurna Kel..."


"Sempurna apaan kalo mau jalan sama cewe model Fera"ucap Mikel ketus.


"Ya elu cowo kaku kaya balok kayu kaya elu mana faham,jatuh cinta ajah belum pernah kan?"sahut Deli ketus.


"Sialan lu ngataian gue kaya balok kayu"Mikel kesal dan meleparkan cemilan yang dia pegang ke arah Deli.


Kimi dan yang lainnya tertawa saat melihat mereka yang selalu ribut bagikan kucing dan tikus mereka memang tidak pernah akur ada saja yang di ributkan.


Tak lama Lexi muncul dari arah belakang dan memeluk tubuh Kimi dan mengecup pucuk rambut Kimi.


Semua temannya melihatnya langsung terbelalak,karena mereka belum tahu hubungan Kimi dan Lexi yang sebenarnya.


Kimi merasa malu dan risih saat Lexi memperlakukannya seperti itu di depan teman-temannya.


"Sayang...istirahat dulu ya...di kamar ada yang mau aku bicarakan dengan teman-teman mu ini"ucapnya Lembut.


Kimi melirik ka arah teman-temannya yang sudah berwajah penuh tanya.


Siapa dia dan apa hubungan elu sama si om ini Kimi...


Begitulah fikiran teman-temannya.


Semua teman Kimi mangap lebar seolah rahang mereka lepas saat mendengar pernyataan Lexi.


"Kakak...."Kimi merengek pada Lexi.


"Kenapa harus ngedadak begini bilangnya lihat semua teman ku shock"ucap Kimi kesal.


"Sudahlah biarkan saja mereka,kamu istirahat ya sayang di kamar beberapa luka mu belum sembuh benar"ucap Lexi lembut bahkan dia mengecup kening gadis itu di depan teman-temannya,mata polos mereka telah di cemari oleh adegan live drama percintaan di tv.


"Kakak ish..."Kimi kesal karena suaminya sembarangan saja menciuminya di depan teman-temannya.


"Sekarang masuk ke kamar ya....kalau nggak aku akan selalu mencium mu tak perduli dengan teman-teman mu"ancam Lexi dan itu berhasil membuat Kimi melangkah menuju lantai atas tepatnya ke kamar mereka berdua.


Dan Lexi pun akhirnya duduk di hadapan mereka melipat tangannya di dadanya dan menatap satu persatu wajah sahabat istrinya itu.


Lexi pun mulai berbicara dengan mereka dengan serius,dan mereka pun menuruti apa yang Lexi katakan pada mereka,hingga akhirnya mereka di suruh pulang oleh Lexi tanpa berpamitan dengan Kimi.


Selesai berbicara dengan semua sahabat istinya Lexi langsung berlari ke arah kamarnya,dia membuka pintu perlahan dan di dapati sang istri sudah tertidur,mungkin karena efek obat yang di berikan oleh Ricard hingga Kimi selalu terlelap.


Lexi mendekat ke sisi ranjang dia membelai rambut istrinya dan mengecup kening istrinya dengan sangat sayang.


"Aku akan selalu melindungi mu sayang..."bisiknya.

__ADS_1


Lexi pun beranjak dari ranjangnya dan menuju ruang kerjanya dia mulai bekerja lagi disana setelah beberapa hari dia menunda banyak pekerjaan.


Saat dirinya melihat beberapa data di laptopnya,Lexi sempat menghentikan pergerakan jarinya.


Dia jadi teringat perkataan kedua sahabatnya untuk keluar dari dunia hitam ini,demi keselamatan istrinya.


Lexi menghela nafasnya dan meniupkan sebagian nafasnya ke udara sungguh pilihan yang sangat sulit,inilah alasannya kenapa selama ini dia tidak ingin terikat dengan permpuan,apa yang di takutkannya selama ini menjadi kenyataan.


Saat dia menikah banyak yang akan menjadikan istrinya sebagai kelemahannya,dia tersenyum karena mengingat kata-kata nyonya Lilyan bosnya dulu.


Cinta akan membuat mu lemah.


Begitulah kata-kata yang di ucapkan nyonya Lilyan pada setiap anak buahnya.


Tak lama ponselnya berbunyi menandakan pesan masuk dari Rey.


Rey memberitahu transaksi di pulau berjalan lancar,Lexi hanya membacanya dan tak membalasnya.


Lexi pun kembali bekerja mengerjakan pekerjaan yang tertunda.


Kimi terbangun dari tidurnya dia melihat kesekeliling kamarnya kosong tak ada orang.


"Apa kak Lexi masih di bawah ya?"fikirnya.


Kimi pun keluar dari kamarnya dan mencari keberadaan suaminya,dia menanyakan kepada para pelayan dimana Lexi.dan pelayan tersebut mengatakan kalau sejak tadi Lexi berada di ruang kerjanya.


Kimi lalu ke dapur dan mengambil beberapa cemilan dan membuatkan coklat panas,Kimi tahu Lexi sangat suka coklat panas apa lagi saat dirinya sedang banyak masalah Lexi pasti akan meminum coklat panas agar fikiran ya lebih tenang.


Semua itu selalu dia perhatikan sejak mereka menikah.


Kimi membawa nampan berisi secangkir coklat panas dan setoples cookies ke ruang kerja suaminya.


Kimi mengetuk pintu ruangan tersebut,dan tersengar suara menyuruhnya masuk kedalam ruangan tersebut,Kimi pun muncul dari balik pintu.


Lexi terkejut saat melihat istrinya muncul dari balik pintu dan membawa nampan berisi makanan ringan dan secangkir coklat panas kesukaannya.


"Sayang...kamu sudah bangun"ucap Lexi.


Kimi menaruh nampan itu di meja kerja Lexi.


Lexi menarik tangan istrinya dengan lembut agar mendekat padanya.


Muach...


Lexi mencium pipi istrinya dengan gemas.


"Kamu ini kenapa menggemaskan begini sih"Lexi mencubit pipi istrinya tapi tidak keras.


Kimi tersipu saat suaminya melakukan hal itu padanya,dia sangat malu,tapi tak lama dia menyandarkan kepalanya di dada suaminya dia merasa nyaman bila berada di dekat suaminya.entah kenapa bagi Kimi Lexi itu laki-laki yang sangat menyanginya,Lexi selalu rela membuang waktunya hanya untuk mengurus dirinya.

__ADS_1


Lexi membelai rambut istrinya dengan lembut,untuk pertama kalinya dia takut kelihangan seorang wanita selain ibunya.


...🦋🦋🦋🦋🦋...


__ADS_2