
Satu minggu kemudian.
Lexi sudah pulih dengan cepat meski masih harus dalam pemeriksaan Ricard.dan hari ini dia kembali ke sekolah lagi menjadi kepala sekolah kembali di sekolah Kimi.
Tok...tok...
Pintu ruangannya ada yang mengetuk.
"Masuk"ucap Lexi.
Dan muncul lah teman Kimi dari balik pintu dia adalah si ketua osis Rangga.
"Permisi pak"ucap Rangga sopan.
"Ya ada perlu apa kau kemari?"Lexi bingung.
"Saya mau mengajukan proposal pak"Rangga memberikan berkas proposal kepada Lexi.
"Biasanya sekolah kita mengadakan class meeting setelah selesai ujian semester pak,untuk menghilangkan kepanatan sehabis ujian"jelas Rangga.
Lexi membaca proposal yang di ajukan Rangga dengan seksama,ada berbagai macam kegiatan yang sepertinya sangat seru bagi anak-anak remaja seperti Kimi,kegiatan seru tapi juga positif,seperti berlomba di sekolah dan juga mengadakan lomba drama musikal di aula sebagai puncak acara.
"Ujian smester bukannya masih satu bulan lagi?kenapa harus mengajukan proposal secepat ini?"tanya Lexi bingung.
"Untuk persiapan latihan drama musikal pak agar mereka yang ingin tampil bisa tampil maksimal"jelas Rangga.
Lexi tersenyum pada pemuda di depannya ini.
"Oke saya tanda tangani,lakukan dengan sebaik mungkin,dan tolong kamu panggil Kimberly kemari"ucap Lexi setelah menandatangani proposal yang di ajukan Rangga.
Rangga pun segera kembali ke kelasnya,sesampainya di kelas dia memberitahu Kimi kalau dirinya di panggil oleh kepala sekolah ke ruangannya.
dan Kimi pun berjalan ke ruangan Lexi dengan santai.
Tok...tok...
Kimi mengetuk pintu ruangan Lexi.
Dan Lexi menyuruh masuk.
Kimi muncul dari balik pintu.
"Bapak panggil saya?"tanya Kimi secara formal biar bagaimana pun ini sekolah dan dia mengerti batasannya.
Lexi menghampirinya dan mengunci pintu ruangannya,Kimi panik.
__ADS_1
"Kenapa di kunci?"tanya Kimi panik.
"Tidak apa-apa jangan Khawatir aku tidak akan berbuat apa-apa kok"Lexi memeluk tubuh istrinya dari belakang dan mengecup pipinya tiba-tiba.
"Ish...tidak melakukan apa-apa kenapa cium-cium sih"Kimi kesal.
"Ada apa panggil aku kesini,sebentar lagi bel masuk kak"Kimi sewot.
Lexi semakin gemas melihatnya.
"Sayang sebentar lagi ujian semester,dan sebentar lagi akan ada libur panjang,kamu mau kita liburan kemana?"tanya Lexi lembut.
"Oh...astaga tidak bisa kah hal ini kita bahas di rumah,kenapa harus di sekolah?"tanya Kimi kesal.
"Ya...ya...kembali lah kau ke kelas mu,kamu itu bila sudah bertemu sahabat-sahabat mu selalu melupakan aku dan menganggap aku tak ada"Lexi ngembek.
Kimi jadi bingung dengan suaminya.kenapa tiba-tiba jadi ngembek begini,padahal dia sendiri yang selalu mengatakan kalau dirinya harus belajar dengan benar bila di sekolah,lalu kenapa dia malah ngambek seperti anak kecil begini sih,Kimi jadi bingung.
Kimi juga tidak mengerti membujuk pria yang sedang ngambek karena seumur-umur ini pertama kalinya dia memiliki hubungan dengan seorang pria dan itu adalah suaminya.
"Kakak marah?apa kakak lebih suka aku berulah di sekolah dari pada aku berprestasi atau menjadi anak baik-baik?"Kimi jadi ikutan ngambek.
Lexi jadi kesal bukannya di bujuk malah istrinya ini jadi ikut-ikutan ngambek.
Lexi menatap tajam ke arah Kimi.
Lexi jadi semakin kesal sudah lama dia tidak sekesal ini dengan istri kecilnya ini.
Lexi duduk di kursinya dan menggenggam erat pulpennya.
Di kelas Kimi cemberut saja.
Para sahabatnya akhirnya bertanya,apa yang terjadi kenapa sejak kambali dari ruangan kepala sekolah Kimi jadi cemberut begitu.
"Dasar menyebalkan orang itu benar-benar menyebalkan tahu nggak sih kalian ck..."Keluh Kimi.
Tapi ke empat sahabatnya itu tetap tidak mengerti dengan apa yang di maksud Kimi.
Sampai akhirnya Rangga masuk ke kelas dan duduk di kursinya yang bertepatan di samping Kimi.
"Hehe kenapa muka lu Kim,ke tekuk begitu"ledek Rangga.
"Diem lu gue lagi kesel nih jangan cari gara-gara"Kimi sewot.
"Oia gue ada berita bagus nih osis mau ngadain acara class meeting nanti setelah selesai ujian semester ada satu lomba yang perlu persiapan matang,yaitu lomba drama musikal yang berdurasi hanya 10-15 menit ajah gimana mau ikut gabung nggak seru loh,kelas lain udah banyak yang ngirim perwakilannya"jelas Rangga.
__ADS_1
Entah kenapa mood Kimi langsung berubah dia tersenyum dan mengangguk.
"Oke gue setuju tuh,kita ikutan gimana kalau kita buat drama musikal komedi romantis pasti seru dan banyak yang suka"Kimi mencetuskan ide.
"Hemm...boleh juga,nanti kita fikir cerita apa yang akan menjadi tema kita gimana setuju?"tanya Rangga dia lalu mengulurkan tangannya pada Kimi.
"Oke setuju"Kimi menyambut jabatan tangan Rangga.
Mereka tak menyadari kalau ada kepala sekolah di ambang pintu sedang memperhatikan mereka,awalnya Lexi merasa lega karena istrinya tidak berlarut-larut ngambek dan dia juga tidak berbuat ulah tapi saat melihat tangan Kimi bersalaman dengan tangan Rangga hatinya menjadi panas,dia seolah tidak terima istrinya di sentuh laki-laki lain selain dirinya meski itu hanya berjabat tangan saja.
"KIMBERLY"bentaknya.
Sontak satu kelas menoleh ke arah asal suara,Kimi dan Rangga langsung terkejut dan melepaskan tautan tangan mereka karena terkejut.
Kimi menatap bingung pada Lexi,dan Lexi langsung meninggalkan kelas tersebut.
Semua murid langsung berbisik-bisik membicarakan tentang ini,terutama membicarkan kemarahan kepala sekolah pada Kimi di depan kelas.
"Om elu kenapa Kim?"tanya Rangga,Rangga masih belum tahu kalau Kimi adalah istrinya Lexi yang dia tahu Kimi adalah keponakan Lexi dia berasumsi sendiri tentang itu.
"Nggak tahu mungkin dia lapar"Kimi jadi ingat Lexi memang belum sarapan pagi ini dia lalu bergegas pergi keluar kelas dan berlari ke arah kantin dan membeli roti untuk Lexi dan juga memesan coklat Panas kesukaan Lexi.
Kimi berjalan cepat ke ruangan Lexi,maksud hati dia ingin memberikan sarapan pagi Pada Lexi.
Tapi saat sampai di ruangan Lexi,dan karena terburu-buru Kimi tidak mengetuk pintu dahulu hingga langsung membuka pintu ruangan Lexi.
Prak...
Cokat panas dan roti yang dia bawa langsung jatuh kelantai dan mengotori lantai,karena dia melihat Lexi memeluk wanita itu guru fisikanya ibu Dashi guru tercantik di sekolah ini dan masih singel juga.
"Kimberly"Lexi langsung melepaskan pelukannya dari ibu Dashi dan mengejar Kimi tapi lari Kimi begitu cepat hingga tak terkejar oleh Lexi.
Lexi pun mencarinya ke kelas tapi mereka tidak tahu Kimi kemana.
"Kemana anak itu"Lexi kesal.
Dan akhirnya dia ke atap Gedung sekolah agar mencari dengan mudah dimana istri kecilnya itu.
Dan saat di atap dia mencari ke seluruh penjuru sekolah tidak mendapati juga keberadaan istrinya.
"Kemana dia ck"Lexi kesal.
Tapi saat dia kesal dia melihat ke satu sisi itu di belakang sekolah dia melihat seorang siswi berusaha memanjat pohon besar yang dekat dengan tembok tersebut,itu Kimi dia ingin bolos sekolah dan memanjat tembok.
"Astaga Kimberly kau ini benar-benar gadis bar-bar"Lexi geram.
__ADS_1
...🦋🦋🦋🦋🦋...