
Setelah pernyataan cinta Mikel dan Deli selesai dan acara di sekolah pun selesai,saat pulang dari sekolah,Mikel berencana mentraktir para sahabatnya di kafe,Kimi meminta izin pada Lexi untuk ikut bergabung dalam kebahagiaan sahabatnya itu.tapi dia tidak mengizinkannya karena takut Kimi dalam bahaya bila tidak dalam pengawasan Lexi.
Tapi Kimi terus merengek.
"Oke...tapi aku ikut bersama mu"ucap Lexi tegas.
"Ck...kenapa harus ikut sih..."Kimi kesal dia ingin menghabiskan waktu bersama kawan-kawannya secara pribadi tidak ingin membawa Lexi.
"Kalau aku tidak boleh ikut,lebih baik tidak usah pergi"tegas Lexi mengatakan ini.
Kimi cemberut tapi akhirnya dia menerima juga tawaran Lexi,yang meminta ikut dengannya.
Mereka pun berangkat ke sebuah kafe dekat sekolah dan sampai di sana,semuanya memesan makanan dan minuman kesukaan mereka dan semua Mikel yang membayar.
Lexi hanya memperhatikan mereka dari meja yang agak jauh dari mereka dia tidak mau ikut bergabung dengan kalangan remaja itu,selain dirinya yang sudah terlalu dewasa dia juga tidak mau merusak momen kebersamaan istrinya dengan para sahabatnya.
Tapi saat sedang mengawasi istrinya bersama teman-temannya,ada laporan dari anak buahnya yang mengatakan bahwa King sudah di temukan dan dia bergabung dengan kelompok mafia lain yang tak lain memang musuh Lexi.
Lexi langsung bangkit dari kursi dan menghampiri Kimi.
"Sayang...aku ada kerjaan, kamu nanti jangan kemana-mana lagi ya...nanti langsung pulang bersama pak Narto ya..."ucap Lexi lembut.
"Hem..."Kimi mengangguk menurut.
Dan Lexi pun langsung pergi dari kafe tersebut bersama anak buahnya yang lain yang sudah menyusulnya,mereka langsung menuju sarang mafia musuh mereka.
Mobil melesat membelah keramaian kota siang itu.
Dan saat Kimi sudah selesai makan dengan teman-temannya dia pun melangkah menuju mobil yang di kendari pak Narto mobil tersebut memang parkir agak jauh dari kafe karena parkiran di kafe saat itu sedang penuh hingga pak Narto menunggu nyonya mudanya agak jauh.
Saat sudah melihat nyonya mudanya akan mendekat ke arahnya dia pun bersiap membuka pintu mobil untuk nyonya mudanya itu.
Tapi langkah Kimi terhenti ketika hanya berjarak tiga langkah menuju mobil jemputannya.
__ADS_1
Pak Narto yang melihat nyonyanya dalam bahaya pun langsung bergegas untuk menghampiri dan menolong Kimi,tapi sebuah tembakan kedap suara langsung melumpuhkan Narto.
Kimi yang melihat supirnya terkena tembak langsung panik,dia pun berusaha melawan orang yang menghadangnya ini.
Dengan ke ahlian bela dirinya Kimi memang sulit di kalahkan begitu saja.
"Astaga wanitanya Lexi ternyata sangat lincah,membuat ku semakin tertarik saja pada mu sayang"ucap King.
Ya King jadi sangat tertarik pada Kimi dan ingin memiliki Kimi dan merebut Kimi dari Lexi karena kejadian tempo hari,tujuan King saat ini bukan untuk berperang dengan Lexi memperebutkan klien dunia hitam tapi tujuan utamanya yaitu saat ini dia ingin memiliki Kimi dan akan merebut Kimi dari tangan Lexi bagimana pun caranya.
Dan sebanarnya telpon yang Lexi dapatkan tadi adalah telpon jebakan untuk Lexi,agar Lexi menjauh dari Kimi,dan itu berhasil.King mengamcam anak buah Lexi yang tertangakap olehnya dan menyuruhnya menghubungi Lexi,memintanya mengatakan kalau telah menemukan persembunyiannya.
Dan itu berhasil Lexi langsung terpancing dan meninggalkan Kimi sendirian bersama teman-temannya dan mengejar King ketempat persembunyiannya.
Saat Kimi mencoba melawan King seorang diri,King menggunakan cara licik dengan memakai alat kecil yang bisa menimbulkan sengatan listrik hingga bisa melumpuhkan lawan dalam waktu sekejap.
Dan itu berhasil Kimi jatuh lemas saat alat itu diarahkan ke lehernya,Kimi lemas tapi kesadarannya masih ada.
Pak Narto yang telah terluka dadanya karena tembakan dari King langsung berusaha menghubungi Lexi dengan tombol darurat yang di miliki anggota Lexi bila terjadi sesuatu yang bahaya.
Rey yang ikut masuk ke markas musuh mendapatkan pemberitahuan bahaya dari pak Narto,langsung memberitahukan Lexi,mengingat saat ini pak Narto lah yang menjaga Kimi.
"Tuan pak Narto memberikan kode darurat,sepertinya ini hanya jebakan agar kita menjauh dari nyonya muda"ucap Rey.
Dor...dor...dor...
Lexi kesal dan menembaki para anak buah musuhnya tanpa ampun dia kesal karena bisa terjebak dengan hal kecil begini.
"Sialan King awas lu gue pastiin elu mati ditangan gue"geram Lexi dia marah benar-benar marah pada King.
Kelompok Lexi pun meneinggalkan markas musuh yang sudah porak pornda dan membiarkan para anak buah musuhnya itu terluka dan mati mengenaskan disana.
Mobil yang di kendari Rey melesat dengan cepat mengikuti jejak Kimi karena Lexi memasang alat pelacak di cincin pernikahannya saat itu hingga dia bisa,mencari keberadaan istrinya di saat-saat seperti ini.
__ADS_1
Radar gps yang di pegang Lexi terus menunjukan jalan kamana istrinya di bawa oleh King,dan menunjukan mereka kesebuah rumah di dalam hutan yang jauh dari kota.
"Sial buat apa dia membawa istri gue kesini"ucap Lexi kesal.
"Sepertinya King memang ingin menjatuhkan anda tuan,hingga mempersiapakan jebakan ini"ucap Rey.
King memang musuh bebuyutan Lexi di dunia hitam ini,dia selalu kalah saing dengan Lexi dalam bertransaksi dengan kliennya,bahkan kali ini King merasa iri karena Lexi mempunyai wanita belia di sisinya,astaga semua yang di miliki Lexi membuatnya iri dan dia pun ingin memilikinya.
Di sebuah kamar Kimi yang tubuhnya masih lemas berusaha bangkit dari ranjang.
"Sayang...kau cantik sekali,Lexi benar-benar pintar mencari wanita"ucap King lembut dia meraih dagu Kimi dan ingin mencium bibirnya.
Tapi Kimi tidak membiarkan itu terjadi meski dirinya lemas tapi bukan berarti dia tidak bisa melawan.
"Aku bukan wanitanya aku istrinya"jerit Kimi pada King.
"Oh...astaga Lexi benar-benar membuat ku iri mempunyai istri remaja yang sangat cantik dan menggoda membangkitkan gairah kelaki-lakian ku,hahaha"ucap King.
"Apakah Lexi hebat di ranjang?"bisiknya di telinga Kimi membuat Kimi sangat marah.
"Dia sangat hebat dalam hal apapun apa lagi dalam hal urusan ranjang"ucap Kimi kesal.
Astaga Kimi kamu bicara apa kak Lexi belum pernah menyentuh mu,selain mencium mu.
Batin Kimi.
"Hahaha oke kita buktikan siapa yang lebih hebat aku atau Lexi"ucap King pelan namun sangat menakutkan bagi remaja belia yang masih polos seperti Kimi.
Tiba-tiba King mengeluarkan sebuah suntikan.
Apa itu dia mau apa.
Batin Kimi.
__ADS_1
Kimi berusaha melawan King dengan tenaga yang tesisa tapi itu sia-sia King berhasil menyuntikan sesuatu ke tangan Kimi.
...🦋🦋🦋🦋🦋 ...