Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
EXTRA PART 05


__ADS_3

Saat ini Jimmy berada didalam ruang bersalin menemani XiaoYue. Sementara XiaoLi duduk dikursi tepat didepan ruang bersalin, menunggu kedatangan keluarga Lin dan keluarga Dirgantara.


Tak lama, keluarga yang ditunggu XiaoLi datang. Wajah mereka menunjukkan kekhawatiran sekaligus tegang. Pengalaman pertama mereka lahirnya anak kembar dalam keluarga mereka.


" Bagaimana, Li,,? " tanya XiaoLong begitu mereka sampai didepan XiaoLi.


" Sudah masuk kedalam ruang bersalin, Kek. Jimmy juga didalam menemani Yue. " jawab XiaoLi.


" Syukurlah,,, semoga kelahiran si kembar lancar. " do'a XiaoFa lalu mereka pun duduk dan menunggu dengan was-was.


Berbagai kalimat do'a keluar dari mulut mereka masing-masing. Tentu saja berdoa dengan keyakinan mereka yang berbeda.


Sementara itu didalam ruangan, Jimmy tak henti-hentinya memberi semangat. Jimmy mengenggam tangan XiaoYue seakan mengalirkan kekuatan untuk bisa kuat. Dan jangan ditanya, betapa gugup sekaligus tegangnya Jimmy. Walaupun si kembar anak kedua, tetapi ini pertama kalinya Jimmy menemani XiaoYue melahirkan.


" Kau bisa, sayang. Kau wanita kuat. Aku akan selalu menemanimu. "


Hati Jimmy seakan mencelos keluar saat melihat XiaoYue terus merintih kesakitan. Jimmy mengusap pucuk kepala XiaoYue dan bibirnya mengecup punggung tangan XiaoYue. XiaoYue menarik nafas panjang dan mulai mengejan saat dokter sudah memberinya perintah.


" Ibu bisa mulai tarik nafas panjang dan mulai mengejan. "


Percobaan pertama dan kedua gagal. XiaoYue kembali menarik nafas dan mulai mengejan lagi, kali ini lebih kencang walau tanpa berteriak.


oek,, oek,, oek,,


Bayi pertama lahir dengan selamat.


" Selamat Pak, Bu, anak pertama laki-laki. Tampan, sehat dan sempurna. " ujar dokter itu lalu memberikan bayi itu pada suster untuk dibersihkan.

__ADS_1


Lima menit kemudian, XiaoYue kembali merasakan mulas. Dan mulai mengejan lagi, dokter pun segera bersiap.


oek,, oek,, oek,,


Lahirlah anak kedua.


" Anak keduanya perempuan. Cantik, sehat dan sempurna. " seru dokter itu.


XiaoYue dan Jimmy tersenyum lega. Kelahiran si kembar begitu lancar tanpa adanya drama teriakan. Suster itu meletakkan si kembar pertama didada XiaoYue. Airmata mengalir dari sudut mata XiaoYue. Airmata bahagia.


Pujian dan rasa syukur dari mulut XiaoYue untuk Yang Maha Pemberi Kehidupan. Tak lama kemudian, si kembar kedua pun juga diletakkan didada XiaoYue.


Jimmy mengecup lembut kening XiaoYue dan berbisik,,


" Terimakasih, sayang. Untuk kesediaan dan pengorbanan mu dalam mengandung dan melahirkan si kembar. Terimakasih,, " ucap Jimmy pelan dan tulus.


XiaoYue hanya mengangguk dan tersenyum.


Jimmy keluar dari ruang bersalin dan datang menghampiri keluarganya, saat XiaoYue sedang dibersihkan.


" Bagaimana, Jim,,? " tanya XiaoLong tergesa begitu melihat Jimmy sampai ditempat mereka menunggu.


" Sudah lahir dengan selamat. Si kembar pertama laki-laki dan si kembar kedua perempuan. Mereka sehat dan sempurna. Saat ini mereka sedang berada diruang khusus bayi karena XiaoYue sedang dibersihkan. " jelas Jimmy.


" Syukurlah,,, "


" Alhamdulillah,,, "

__ADS_1


Kedua keluarga itu mengucapkan rasa syukur dengan ucapan yang berbeda tapi tetap tulus. Senyuman bahagia menghiasi bibir mereka.


Tak lama kemudian,, XiaoYue dipindahkan ke ruang perawatan VVIP. Tentu saja XiaoLong yang menyuruhnya. Lalu diikuti dengan dua box bayi yang juga masuk kedalam ruang perawatan kelas VVIP itu.


Mereka menyambutnya kedua bayi kembar tersebut. Mereka berebutan ingin menggendong, namun dicegah oleh suster tersebut.


" Maaf,, silahkan bayi di adzani terlebih dahulu. " ujar salah seorang suster yang mendorong box bayi itu.


Jimmy menepuk dahinya, karena dia hampir melupakannya. Jimmy meraih si kembar pertama dan menggendongnya. Jimmy mulai adzan di telinga kanan sang bayi dengan suara pelan dan lembut.


Setelah selesai, suster itu menyerahkan si kembar pertama pada XiaoYue untuk diberikan ASI pertama. Sementara Jimmy mulai adzan ditelinga si kembar kedua. Tanpa Jimmy sadari, airmatanya mengalir dari sudut matanya. Ada sedikit rasa sesak dan sesal karena dia tidak meng adzani XiaoFei saat XiaoFei lahir.


*****


~~ **Bersambung,,


Ada yang bisa kasih ide buat nama si kembar,,??


Kak Ull lanjut besok lagi ya,, lagi mikirin nama si kembar dulu nih.


Jangan lupa mainkan jari kalian dengan menekan like, vote, comment and hadiahnya.


Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir di karya recehku ini.


Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,

__ADS_1


❤❤❤✌✌✌**


*****


__ADS_2