Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Episode 6


__ADS_3

Lizzy menjawab "Aku kangen mama sama papa, Aku pingin ketemu mama sama papa, kapan mereka kembali?, Dimana mama sama papa?"


Aku menbisikkan sesuatu ke mami ku "Apa aku jujur aja? Atau bohong? Aku kasihan sama Lizzy, tetapi jika terus terus an berbohong pada akhirnya akan ketahuan dan Lizzy akan kecewa berat dengan ku, Jadi aku harus gimana mi?"


Mami ku menjawab "Huff.... Sudahlah, kamu jujur saja tidak baik terus terusan berbohong pada Lizzy, seperti nya umur nya sudah cukup untuk mengetahui nya, pasti Lizzy akan mengerti Lila"


Aku dengan pasrah bilang ke Lizzy


"Lizzy, maafin aku ya, kakak tau kakak sudah berbohong tapi ini agar kamu tidak sedih"


Lizzy menjawab "Kenapa kak? Kakak bohong apa? Jujur aja Lizzy nggak bakal marah kok"


Aku menjawab dengan sangat sedih "Orang tua Lizzy sudah meninggal dunia, jadi nggak ada di bumi ini"


Lizzy menjawab "Hah? Maksudnya orang tua Lizzy meninggal?"


Aku menjawab "Iya, makanya Lizzy di sekolahkan karena kakak adopsi kamu"


Lalu Lizzy menangis dengan sangat kencang, Aku memeluknya, sambil menangis juga


Lalu mami dan papi memeluk kita dan menangis


Lalu Aku, mami, dan papi mencoba untuk menenangkan Lizzy dan menjelaskan semua


Kata mami ku "Lizzy, tenang walau kamu bukan dari keluarga kita, tetapi kita akan mengganggap kamu sebagai keluarga asli kita, sebaiknya kamu lupakan kesedihan mu dan kamu harus senang selama di keluarga ini, Kami semua akan membantu kamu Lizzy"


Akhirnya waktu tidur, aku dan Lizzy bergegas ke kamar, dengan senyuman sebagai tanda ada keluarga baru yang datang


Kata ku "Lizzy, mau kakak bacain dongeng?"

__ADS_1


Jawab Lizzy "Mau dong! Mau!"


Lalu selesai aku membacakan dongeng untuk Lizzy, Lizzy tertidur dan aku juga tidur


Saat pagi, Yes libur aku paling suka libur


Aku berencana lari pagi bersama keluarga ku


Aku mandi, Lizzy mandi, semua mandi


Selesai mandi kita makan


Selesai makan kita siap siap untuk lari pagi


Jam 7 pagi kita berangkat lari pagi


Sampai ke taman, kita beristirahat


Masih ingat dengan Shasa? Anak baru


Lalu aku menghampiri mereka


Sebelum aku menghampiri mereka, aku mendengar sesuatu


Sevilla bilang "Tapi selesai aku lari pagi dengan mu, jangan teror Pricil"


Shasa menjawab "Hah? Nggak mudah! Aku akan terus meneror dia sampai aku bisa menghancurkan persahabatan kalian! Kamu harus diam! Atau tidak aku akan menyebarkan hoax parah tentang mu!"


Aku berpikir sejenak, Aku lebih baik tidak menghampiri nya

__ADS_1


Aku mau lihat permainan apa yang mau dia lakukan?


Aku akan terus pura pura percaya dan menjelaskan semua ke Pricil


Aku lihat ke hp


Oh.. pas sekali hp ku tidak sengaja ketekan jadi tidak sengaja percakapan mereka terekam


Aku harus foto mereka berdua


Dan menyimpan nya


Aku berniat pura pura membenci Pricil saat Shasa ada tetapi jika Sasha tidak ada aku akan normal dengan Pricil


Ya! Itu tepat!


Keesokan harinya Shasa menyapa ku


Ku sapa balik


Lalu dia pergi dan tidak lama kemudian Sasha mendatangi ku dengan luka di tangan nya


Sasha bilang "Lila.. Aku di bully Pricil"


Aku berpikir Pricil itu kan belum datang


Mana mungkin bisa membully Shasa


Huff.. Aku kira akan seru! Betapa bodoh nya Shasa ini

__ADS_1


Aku menjawab "Wah parah banget, yasudah sana ke UKS obati tangan mu, mau kubantu?"


Shasa menjawab "Iya, tolong ya, terimakasih Lila"


__ADS_2