
Lizzy menjawab "Aku kangen mama sama papa, Aku pingin ketemu mama sama papa, kapan mereka kembali?, Dimana mama sama papa?"
Aku menbisikkan sesuatu ke mami ku "Apa aku jujur aja? Atau bohong? Aku kasihan sama Lizzy, tetapi jika terus terus an berbohong pada akhirnya akan ketahuan dan Lizzy akan kecewa berat dengan ku, Jadi aku harus gimana mi?"
Mami ku menjawab "Huff.... Sudahlah, kamu jujur saja tidak baik terus terusan berbohong pada Lizzy, seperti nya umur nya sudah cukup untuk mengetahui nya, pasti Lizzy akan mengerti Lila"
Aku dengan pasrah bilang ke Lizzy
"Lizzy, maafin aku ya, kakak tau kakak sudah berbohong tapi ini agar kamu tidak sedih"
Lizzy menjawab "Kenapa kak? Kakak bohong apa? Jujur aja Lizzy nggak bakal marah kok"
Aku menjawab dengan sangat sedih "Orang tua Lizzy sudah meninggal dunia, jadi nggak ada di bumi ini"
Lizzy menjawab "Hah? Maksudnya orang tua Lizzy meninggal?"
Aku menjawab "Iya, makanya Lizzy di sekolahkan karena kakak adopsi kamu"
Lalu Lizzy menangis dengan sangat kencang, Aku memeluknya, sambil menangis juga
Lalu mami dan papi memeluk kita dan menangis
Lalu Aku, mami, dan papi mencoba untuk menenangkan Lizzy dan menjelaskan semua
Kata mami ku "Lizzy, tenang walau kamu bukan dari keluarga kita, tetapi kita akan mengganggap kamu sebagai keluarga asli kita, sebaiknya kamu lupakan kesedihan mu dan kamu harus senang selama di keluarga ini, Kami semua akan membantu kamu Lizzy"
Akhirnya waktu tidur, aku dan Lizzy bergegas ke kamar, dengan senyuman sebagai tanda ada keluarga baru yang datang
Kata ku "Lizzy, mau kakak bacain dongeng?"
__ADS_1
Jawab Lizzy "Mau dong! Mau!"
Lalu selesai aku membacakan dongeng untuk Lizzy, Lizzy tertidur dan aku juga tidur
Saat pagi, Yes libur aku paling suka libur
Aku berencana lari pagi bersama keluarga ku
Aku mandi, Lizzy mandi, semua mandi
Selesai mandi kita makan
Selesai makan kita siap siap untuk lari pagi
Jam 7 pagi kita berangkat lari pagi
Sampai ke taman, kita beristirahat
Masih ingat dengan Shasa? Anak baru
Lalu aku menghampiri mereka
Sebelum aku menghampiri mereka, aku mendengar sesuatu
Sevilla bilang "Tapi selesai aku lari pagi dengan mu, jangan teror Pricil"
Shasa menjawab "Hah? Nggak mudah! Aku akan terus meneror dia sampai aku bisa menghancurkan persahabatan kalian! Kamu harus diam! Atau tidak aku akan menyebarkan hoax parah tentang mu!"
Aku berpikir sejenak, Aku lebih baik tidak menghampiri nya
__ADS_1
Aku mau lihat permainan apa yang mau dia lakukan?
Aku akan terus pura pura percaya dan menjelaskan semua ke Pricil
Aku lihat ke hp
Oh.. pas sekali hp ku tidak sengaja ketekan jadi tidak sengaja percakapan mereka terekam
Aku harus foto mereka berdua
Dan menyimpan nya
Aku berniat pura pura membenci Pricil saat Shasa ada tetapi jika Sasha tidak ada aku akan normal dengan Pricil
Ya! Itu tepat!
Keesokan harinya Shasa menyapa ku
Ku sapa balik
Lalu dia pergi dan tidak lama kemudian Sasha mendatangi ku dengan luka di tangan nya
Sasha bilang "Lila.. Aku di bully Pricil"
Aku berpikir Pricil itu kan belum datang
Mana mungkin bisa membully Shasa
Huff.. Aku kira akan seru! Betapa bodoh nya Shasa ini
__ADS_1
Aku menjawab "Wah parah banget, yasudah sana ke UKS obati tangan mu, mau kubantu?"
Shasa menjawab "Iya, tolong ya, terimakasih Lila"