
***Berhubung hari ini aku ada acara, pagi² aku up dulu deh sedikit. Sambil nungguin acaranya dimulai,, nih jari tangan biar olahraga pagi dulu. Mudah-mudahan aja acaranya cepat selesai, biar nanti sore atau malam, aku bisa lanjut nulis lagi.
Mohon maap ye,, kalau bab ini cuma dikit,,
Salam love and peace,,
dari author***..
Happy reading guy's,,,,,
" Xiaoyue,,, maukah kau ikut denganku untuk berjumpa dengan kakek dan nenek,,? "
" Ikut kemana,,,? "
" Ke negara C,,,. "
" Whatt,,,,??? "
Xiaoyue setengah berteriak karena terkejut.
Belum sempat Xiaoyue bertanya lagi, pesanan mereka datang. Akhirnya mereka memilih untuk makan dulu sebelum mereka melanjutkan pembicaraan mereka.
Selesai makan,,,
" Bagaimana,,? apakah kau mau ikut,,? "
" Emm,,, untuk saat ini aku masih belum bisa. Masih ada beberapa hal yg harus aku selesaikan. "
" Baiklah,,,. Ingatlah untuk menyimpan nomer kontakku. saat kau ingin pergi, kau bisa menghubungiku. "
Xiaoyue mengangguk. Dia masih terus memperhatikan fofo² yg ada di tangannya.
" Kau boleh menyimpannya,, "
__ADS_1
Mata Xiaoyue bersinar bahagia.
" Benarkah,,? "
XiaoLi mengangguk dan tersenyum.
" Terimakasih,,, "
" Apakah kau sudah selesai,,? Aku harus segera kembali ke kantor. "
" Sudah,, Pergilah bila kau memang masih ada kerjaan. Aku akan pulang sendiri naik taxi. "
" Bagaimana kalau aku antar pulang,,? "
Xiaoyue menggeleng.
" Tidak usah,, Aku mau kerumah lamaku dulu. Tiba-tiba saja aku merindukan orang tuaku. "
" Tentu saja,, "
" Dan bolehkah saat ini aku mendengar kau memanggilku kakak,,? seperti dulu,, "
Xiaoyue terdiam dan hanya memandang XiaoLi. Xiaoyue pun tersenyum,,,
" Kakak,,, "
XiaoLi tersenyum bahagia saat Xiaoyue memanggilnya kakak. Sudah terlalu lama dia tidak mendengar panggilan itu dari Xiaoyue. Panggilan yg begitu dia rindukan dari adik sepupunya itu.
" Terimakasih,,, Baiklah, aku pergi dulu. "
Xiaoyue mengangguk dan XiaoLi pun beranjak pergi. Tak lama Xiaoyue pun ikut pergi dari restoran itu, menuju rumah lamanya.
****
__ADS_1
Sementara itu di kantor Jimmy,,,
Sejak pagi, Jimmy tidak bisa fokus pada pekerjaannya. Dia kembali teringat kejadian semalam. Jimmy terus bergumam,, mengutuk dirinya sendiri. Dan sesekali memukul meja kerjanya.
" Bod*h,,, kau memang pria bod*h,, bajin*an,,, breng*ek,,, Jimmy. Lagi-lagi kau hanya bisa menyakiti Xiaoyue. Harusnya kau belajar untuk mencintai nya bukan terus menyakiti nya. "
Tiba-tiba saja ponsel Jimmy berbunyi.
Drrtt,,, drrtt,,, drrtt,,,
" Ya,, ada apa,,? " tanya Jimmy tegas begitu melihat siapa yg menghubungi nya.
Jimmy terdiam mendengarkan.
" Benarkah,,,? Baiklah,,. Kumpulkan dulu buktinya. Kalau masih kurang, biarkan saja dulu. Aku akan menunggu nya kembali, dan mari kita lihat apa yg akan dia lakukan saat dia kembali nanti. "
Jimmy pun mengakhiri panggilan telepon nya.
Ya,,, sebenarnya Jimmy sudah mendapat kabar tentang keberadaan Vita. Dan masih menyelidiki apa saja yg dilakukannya saat dia pergi meninggalkan Jimmy.
" Xiaoyue,,, tunggulah. Aku akan menepati janjiku untuk mulai mencintaimu dan menerima mu sebagai istriku. Tunggu semua bukti ini terkumpul. Bersabarlah sebentar lagi,,, dan kita akan benar-benar bisa berkumpul menjadi satu layaknya suami istri biasa bukan karena terpaksa. " batin Jimmy.
****
***Bersambung lagi ya,,,
Maap,,, cuma bisa up dikit. Dan mohon maap juga kalau masih ada kesalahan dalam penulisan.Harap maklum masih belajar.
Nanti malam akan dilanjut lagi. Mau ada acara dulu nih authornya. Jangan lupa like, vote and comment nya,,
Love ang peace dari author,,
❤❤✌✌***
__ADS_1