Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Akhirnya,, aku menemukanmu,,


__ADS_3

****


**Selamat pagi,,


Dan salam sehat selalu, tetap jaga protokol kesehatan.


Oke deh,,


Happy reading aja ya**,,


****


XiaoLi menarik nafas panjang, sementara XiaoFei masih asyik bermain dipangkuan Jimmy.


" Kalau itu, kau bisa bertanya sendiri padanya. Aku tidak bisa menjawabnya.. "


" Bagaimana aku bisa bicara padanya bila aku sendiri tidak tau XiaoYue dimana,,? "


XiaoLi tersenyum.


" Apa kau masih ingat, bila Yue'er sedang sedih dan bingung, dia akan pergi kemana,,? "


Jimmy terdiam dan mulai berpikir,,. Sedetik kemudian, wajah Jimmy berubah cerah. Senyumnya mengembang.


" Aku tau, kakak ipar. Dia pasti disana,, "


XiaoLi mengangguk.


" Pergilah,, bicarakan semua dengan baik dan jelas. Fei'er biar disini dulu,,. "


" Apakah dia benar ada disana,,? "


Lagi-lagi XiaoLi mengangguk.


" Sudah pasti. Saat aku berangkat tadi, dia masih agak bingung untuk ambil keputusan. Aku sudah menceritakan semua padanya. Tapi alangkah lebih baik jika kau juga menjelaskan padanya,,. "


" Baiklah, Kak. Aku akan ke sana. Aku titip Fei'er dulu disini. "


" Hei,,, kau jangan lupa. Dia keponakan ku,, dan tadi aku yg membawanya ke sini hingga kau bisa bertemu dengannya. "

__ADS_1


Jimmy tersipu.


" Fei'er,,, Daddy pergi dulu ya, mau menemui mommy mu. Oke,,? "


" Oke,, daddy. Tapi nanti daddy akan kesini lagi kan,,? " ujar XiaoFei.


Jimmy mengangguk pasti.


" Tentu saja,, Daddy masih belum puas bertemu Fei'er. "


XiaoFei mengangguk.


" Aku pergi dulu, Kak. "


XiaoLi mengangguk. Dan Jimmy pun pergi dari ruangan XiaoLi dengan senyum dan penuh harap. Berharap dapat bertemu XiaoYue disana.


****


Sementara itu,,


XiaoYue menatap penuh dengan kerinduan pada rumah yang ada dihadapannya.


XiaoYue berjongkok mencari kunci rumahnya yg berada di bawah salah satu pot bunga yg ada didepan rumah lamanya.


XiaoYue memandang pot bunga itu dengan mengerutkan dahinya.


" Mengapa bunga ini masih terus tumbuh dan berbunga cantik setelah lima tahun aku pergi,,? Siapakah yg mengurusnya,,? " batin XiaoYue.


XiaoYue mengangkat bahunya, bingung.


Diambilnya kunci itu dan membuka pintu rumah lamanya.


Air mata memenuhi matanya, saat melihat keadaan dalam rumahnya.


Masih begitu rapi, seakan masih ada yg tinggal disana dan mengurusnya.


XiaoYue duduk di kursi lama milik ayahnya saat santai dulu. Air matanya mengalir di pipi mulusnya. Bahunya bergetar,, terdengar isak tangisnya.


Menangisi kenangan dulu saat dia dan orangtuanya masih ada disini. Kenangan saat masih bersahabat dan menghabiskan waktu bersama Jimmy. Kenangan indah sekaligus menyakitkan.

__ADS_1


Sementara Jimmy sudah sampai di pinggir hutan. Dia berlari dengan sekuat tenaga, supaya cepat sampai kerumah lama XiaoYue. Jimmy takut kalau XiaoYue akan pergi lagi. Dia takut terlambat.


Nafasnya masih naik turun, dan dlihatnya XiaoYue duduk dikursi kesayangan ayahnya XiaoYue. Matanya basah dan terasa panas.


" Akhirnya,, aku menemukanmu,, " batin Jimmy.


"Yue,,,. " panggil Jimmy dengan suara bergetar menahan tangis.


XiaoYue menoleh dan tersentak kaget melihat siapa yg memanggilnya.


" Jimmy,,, " ucapnya lirih.


XiaoYue tidak menyangka kalau Jimmy akan datang kerumah lamanya.


Jimmy langsung berlari dan memeluk erat XiaoYue. Seakan dia takut kalau itu hanya mimpi. Jimmy juga takut kalau XiaoYue pergi lagi walau itu hanya mimpi.


Badan Jimmy sampai bergetar karena tangisannya. Dia pun semakin erat memeluk XiaoYue, melampiaskan kerinduan yg ditahannya selama lima tahun ini.


XiaoYue merasa sesak dan tidak bisa bernafas karena terlalu eratnya pelukan Jimmy.


XiaoYue memukul-mukul pelan bahu Jimmy.


" Aku tidak bernafas, Jim. Lepaskan aku,, " pinta XiaoYue dengan suara pelan.


Jimmy menggeleng tapi tetap mengendurkan pelukannya. Dia tidak tega kalau XiaoYue sampai kehabisan nafas karena pelukannya.


*****


**Bersambung,,,


Jangan lupa like, vote and comment nya,,


Ditunggu ya dan terimakasih,,


Salam love and peace dari Kak Ull,,,


❤❤❤✌✌✌**


*****

__ADS_1


__ADS_2