
Duuaarrr,,,,
Vita terkejut setengah mati mendengarnya.
" Sial,,,. Wanita itu ternyata benar-benar bagian dari keluarga Lin. Bisa gawat ini,,,. " batin Vita.
" Nona,,,? Pengawal pribadi,,,? Apakah lelucon kalian masih belum selesai,,? Bagaimana mungkin anak miskin ini bisa menjadi bagian dari keluarga besar Lin yang terkenal itu,,?" Vita masih berusaha untuk tetap menyangkal.
" Kami sama sekali tidak memiliki waktu untuk membuat lelucon, Nona Vita. Bila saat ini anda masih belum mau berhenti mengganggu Nona Lin kami, maka anda harus segera bersiap dengan kehancuran keluarga anda. Apakah anda masih belum paham atas apa yang sudah menimpa anda selama ini,,,? Itu masih belum seberapa, tapi bila anda masih terus mengganggu Nona kami, anda akan mendapatkan ' kejutan ' yang lebih dari kemarin. Bagaimana, Nona Vita,,? " ujar Leo dengan senyum sinisnya.
Vita tersentak kaget mendengar ancaman yang terdengar tidak main-main itu. Dengan tidak puas dan menahan kesal, Vita memutuskan untuk pergi.
" Cih,,,!! " umpat Vita seraya pergi.
Jimmy, XiaoYue dan kedua pengawal itu menatap kepergian Vita. Leo dan Crish membalik badan mereka dan menghadap XiaoYue.
" Maafkan kami, Nona. Karena sudah datang terlambat. " ujar Crish seraya membungkukkan setengah badannya. Begitu pula dengan Leo.
" Tidak apa-apa, Om Crish,, Om Leo. Berhentilah membungkuk. Aku tidak suka. " sahut XiaoYue.
" Baik, Nona. Dan terimakasih. " ucap Crish.
" Maafkan saya karena masih belum bisa melindungi XiaoYue dengan baik, Tuan. " ujar Jimmy pada Leo dan Crish.
" Anda jangan memanggil kami dengan sebutan Tuan. Kami tidak pantas, karena anda adalah menantu keluarga Lin kami, Tuan Dirgantara. " sahut Leo.
__ADS_1
" Seharusnya kami yang meminta maaf, Tuan. Kami datang terlambat. Sudah menjadi tugas kami untuk menjaga dan melindungi keluarga Lin. Maafkan kami, Tuan Dirgantara. " ujar Crish.
" Sudahlah,,, jangan diteruskan. Masalah Vita sudah selesai. Lebih baik kita lanjutkan bermain, kasihan Fei'er, dia begitu ketakutan. " XiaoYue mengalihkan pembicaraan karena melihat XiaoFei yang masih menggenggam erat tangan Jimmy dan wajah yang pucat ketakutan.
Jimmy pun menoleh kearah XiaoFei dan langsung menggendong nya.
" Maafkan Daddy, sayang. Apa Fei'er takut tadi,,? " tanya Jimmy.
XiaoFei mengangguk pelan.
" Sedikit Daddy. Siapakah aunty tadi,,? Mengapa dia begitu menyeramkan, Daddy,,? " tanya XiaoFei.
" Aunty itu hanya seseorang yang terganggu pikirannya, sayang. Tidak apa-apa. Ada Daddy disini, Oke,,? " ujar Jimmy lembut, berusaha menenangkan XiaoFei.
XiaoFei hanya bisa mengangguk.
" Bolehkah kita main lagi, Mommy,,? " XiaoFei balik bertanya.
" Tentu saja, sayang. Fei'er mau main lagi,,? " jawab XiaoYue dengan tersenyum.
XiaoFei mengangguk dan membalas senyuman XiaoYue.
" Oke,, kita lanjutkan bermain. Apa Om Leo dan Om Crish mau ikut,,? " tanya XiaoYue pada Leo dan Crish.
" Tidak, Nona. Kami hanya akan mengawasi anda dan tuan muda dari kejauhan. " sahut Leo.
__ADS_1
" Baiklah,,. Kalau begitu, kami pergi dulu ya, Om. " pamit XiaoYue.
" Baik, Nona. " sahut Leo dan Crish kompak.
XiaoYue, Jimmy dan XiaoFei kembali menyusuri wahana bermain itu. Mencari permainan yang di inginkan XiaoFei.
Pilihan XiaoFei selanjutnya ternyata ingin melihat pertunjukan hewan air. Seperti anjing laut, singa laut, pinguin dan paus.
Sesekali XiaoFei berteriak sambil bertepuk tangan saat salah satu hewan itu meloncat dari dalam air. Bahkan tanpa takutnya, XiaoFei meminta untuk berfoto dengan hewan-hewan tersebut.
Jimmy dan XiaoYue hanya bisa menuruti keinginan anak mereka.
Dan hari itu merupakan hari yang begitu membahagiakan untuk Jimmy. Walau sempat adanya sedikit insiden dengan kedatangan Vita. Namun tidak mengurangi sedikitpun rasa kebahagiaan Jimmy.
****
~~ Bersambung,,
Jangan lupa like, vote and Comment nya.
Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir disini.
Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.
Salam love and peace dari Kak Ull,,
__ADS_1
❤❤❤✌✌✌
****