Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Bicara Dengan Adik


__ADS_3

XiaoYue merasa lebih tenang dan lega setelah mendengar nasihat dari XiaoLi.


XiaoYue meraih ponselnya dan menghubungi Jimmy.


Tak membutuhkan waktu lama,, pada panggilan ketiga, suara Jimmy sudah terdengar.


📞 : " Hallo,, Yue. Ada apa,,? ".


📞 : " Apa kau sudah tidur,,? Apa aku mengganggu,,? ".


📞 : " Aku baru selesai mandi. Dan kau tidak mengganggu. Ada apa,,? "


📞 : " Emm,,, Aku sudah mengambil keputusan. Dua hari lagi kita berangkat ke negara C. Bertemu dengan Kakekku, apa kau siap,,? "


📞 : " Benarkah,,? Baiklah,, aku siap. Besok aku akan menyuruh asisten ku untuk mengurus semua dan membeli tiket. "


📞 : " Untuk apa membeli tiket pesawat komersial,,? Kami biasa menggunakan pesawat jet pribadi milik Kakek. "


📞 : " Hahhh,,,. He,, he,,, aku lupa siapa keluargamu. Baiklah,, lusa kita berangkat. Tapi boleh bertanya satu hal padamu,,? "


📞 : " Apa,,? "


📞 : " Apa ini artinya kau sudah benar-benar sudah memaafkan dan menerimaku kembali,,? "


📞 : " Itu kita bahas nanti, saat kita bertemu. Saat ini aku hanya ingin memberitahumu keputusan ku. "


📞 : " Baiklah,, sampai jumpa besok. Selamat malam. "


📞 : " Selamat malam. "


XiaoYue pun mengakhiri panggilan teleponnya. Diletakkan ponselnya diatas nakas dan XiaoYue pun beranjak naik ke ranjangnya dan tidur.


****


Sementara itu di kediaman Dirgantara,,

__ADS_1


Jimmy meletakkan ponselnya sambil tersenyum bahagia. Bagaimana tidak,, itu adalah pertama kalinya XiaoYue menghubungi nya lebih dahulu.


" Aku yakin XiaoYue sudah bisa memaafkan dan menerima ku kembali. Ahh,, mengapa dia masih malu untuk mengakuinya,,? Betapa menggemaskannya,, aku semakin mencintainya. " batin Jimmy.


Jimmy melangkahkan kakinya keluar kamar dan menuju kamar Ricky.


Tok,, tok,, tok,,


Jimmy mengetuk pintu kamar Ricky dan tak lama Ricky pun membukakan pintu.


" Ahh,, Kak. Ada apa,,,? " tanya Ricky.


Jimmy masuk kedalam kamar Ricky tanpa menjawab.


" Kakak ingin bicara sebentar denganmu. Apa Kakak menganggu,,? " ujar Jimmy.


" Tidak. Kakak ingin bicara apa,,? " tanya Ricky.


" Hubungan Kakak dan Kakak iparmu sudah lebih baik. Dan lusa Kakak iparmu mengajak Kakak ke negara C untuk bertemu dengan Tuan Besar Lin, Kakeknya XiaoYue. Bagaimana menurut mu,,? " jelas Jimmy.


" Kakak iparmu pernah bilang, kalau Kakak serius ingin kembali bersamanya, Kakak harus bertemu dan bicara dengan Kakeknya, Tuan besar Lin. " jelas Jimmy.


" Memang Kakak Ipar sudah mau kembali pada Kakak,,? " tanya Ricky lagi.


Jimmy menggeleng.


" Kakak tidak tahu. Saat Kakak tanya, besok baru dibicarakan lagi. Menurutmu,, Kakak Iparmu mau kembali pada Kakak atau tidak,,? " jawab Jimmy.


" Apa selama ini Kakak ipar selalu menolak Kakak,,? " tanya Ricky.


Jimmy menggeleng.


" Apa Kakak Ipar pernah melarang Kakak bertemu dengan XiaoFei,,? tanya Ricky.


Jimmy menggeleng lagi.

__ADS_1


" Lalu,, apa Kakak Ipar bersikap kasar atau ketus pada Kakak,,? "


Lagi-lagi Jimmy menggeleng.


" Lalu kenapa Kakak masih bertanya,,? Bukankah itu semua sudah jelas bahwa Kakak Ipar sudah memaafkan dan menerima Kakak,,? Mungkin Kakak Ipar masih sedikit malu untuk mengungkapkan nya. " ujar Ricky.


Jimmy menghela nafas panjang.


" Mungkin juga Kakakmu yang masih kurang percaya diri ya, Rick. Kakak masih takut kalau semua ini hanya mimpi. " keluh Jimmy.


" Kak,, Ricky yakin kok, kalau ini bukan hanya mimpi Kakak atau harapan kosong belaka. Ini sudah saatnya Kakak dan Kakak Ipar bahagia. Ricky juga sekedar mengingatkan Kakak, saat bertemu dengan keluarga besar Lin nanti, Kakak harus bisa meyakinkan mereka bahwa Kakak benar-benar serius mencintai Kakak ipar dan ingin membangun keluarga kecil yang bahagia. Jangan takut hanya karena mereka keluarga besar, walaupun tidak menutup kemungkinan rasa takut itu pasti datang. " ujar Ricky.


" Kau benar, Rick. Terimakasih sudah mau berbicara dengan Kakak. " sahut Jimmy.


" Anytime, Kak. " ucap Ricky.


" Ya sudah. Kakak kembali ke kamar. Maaf kalau Kakak mengganggu mu. " ujar Jimmy.


" Tidak kok, Kak. Dan selamat tidur. " sahut Ricky.


Jimmy pun keluar dari kamar Ricky dan kembali ke kamarnya.


****


~~ Bersambung,,


Jangan lupa like, vote and comment nya.


Ditunggu ya,,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir disini.


Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,


❤❤❤✌✌✌

__ADS_1


****


__ADS_2