Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
EXTRA PART 01


__ADS_3

Jimmy, XiaoYue dan XiaoFei tiba di bandara negara I saat hari sudah berganti malam. Jimmy keluar dari bandara dengan menggendong XiaoFei yang tertidur beberapa saat sebelum pesawat mendarat. XiaoYue memeluk lengan Jimmy. Sementara anak buah keluarga Lin tengah membawa koper dan barang-barang milik majikannya.


" Sementara kita ke apartemen Kakak Li saja dulu karena hari sudah malam. Besok baru pergi kerumah baru kita. " ujar Jimmy begitu mereka duduk didalam mobil.


XiaoYue hanya bisa mengangguk. Karena terlalu lelah, XiaoYue tertidur tak lama setelah mobil pergi meninggalkan bandara dengan posisi kepala bersandar dibahu Jimmy. Jimmy menoleh sekilas dan kemudian tersenyum seraya mengecup pucuk kepala XiaoYue, sementara XiaoFei masih tertidur pulas dipangkuan Jimmy.


Sesampainya di apartemen,,


Jimmy dengan lembut membangunkan XiaoYue dan mengajaknya masuk kedalam apartemen. XiaoYue menurut dengan mata masih setengah terpejam. XiaoYue memeluk dan kepalanya bersandar dilengan Jimmy, berjalan masuk kedalam apartemennya.


XiaoYue langsung berbaring diranjangnya begitu dia sampai didalam kamar, sementara Jimmy dengan perlahan merebahkan XiaoFei disamping XiaoYue tertidur.


" Sayang,,, kau tidak mandi dulu,,? " tanya Jimmy seraya membelai kepala XiaoYue lembut.


XiaoYue hanya menggeleng dengan mata masih terpejam. Jimmy hanya menghela nafas dan menyelimuti tubuh XiaoYue dan XiaoFei. Jimmy masuk kedalam kamar mandi dan membersihkan dirinya. Dan tak lama Jimmy pun ikut tertidur disamping XiaoFei begitu dia selesai mandi.


****


Keesokan harinya,,,


Jimmy membawa XiaoYue dan XiaoFei pergi kerumah baru mereka.


" Ini rumah kita, Dad,,? " tanya XiaoFei.


" Iya sayang. Ini rumah kita, dan mulai hari ini kita akan tinggal disini. Fei'er suka,,? " ujar Jimmy sambil tersenyum.


XiaoFei mengangguk dan ikut tersenyum.


" Suka, Dad. " sahut XiaoFei.


" Aku membeli rumah ini tepat setahun setelah kepergianmu. Dan selama ini, rumah ini dirawat dan diurus oleh dua orang ART dan satu tukang kebun. " jelas Jimmy pada XiaoYue.


XiaoYue mengangguk dan tersenyum.


" Rumahnya bagus, sayang. Teduh dan asri karena banyak tanaman dan bunga. " jawab XiaoYue.


" Ayo masuk.. " ajak Jimmy seraya membuka pintu.

__ADS_1


XiaoYue dan XiaoFei masuk mengikuti Jimmy. Mereka disambut oleh dua orang ART wanita setengah baya dan satu orang pria.


" Selamat datang, Tuan, Nyonya dan Tuan Muda. " sapa mereka.


" Sayang,, kenalin. Ini Bi Inah dan Bi Surti,, mereka yang akan membantu mengurus rumah. Sementara yang itu Paman Bayu,, tukang kebun kita. " jelas Jimmy.


" Salam kenal Bibi dan Paman. Saya XiaoYue, istrinya Jimmy. Dan ini anak kami, namanya XiaoFei. Mohon bantuan kalian dan terimakasih sudah mau membantu kami. " ujar XiaoYue memperkenalkan diri.


" Sama-sama, Nyonya. " sahut Bi Inah, Bi Surti dan Paman Bayu.


" Bi,, tolong bawakan barang-barang kami masuk kedalam kamar. Dan ini barang milik XiaoFei, bawa masuk kedalam kamar yang ada disebelah kamar saya. " ujar Jimmy seraya menyerahkan barang-barang miliknya dan milik XiaoFei.


" Baik, Tuan. " sahut Bi Surti dan Bi Inah.


Mereka membawa barang-barang kedalam kamar dibantu oleh Paman Bayu. Sementara Jimmy membawa XiaoYue dan XiaoFei berkeliling, melihat-lihat rumah itu.


" Maafkan aku, sayang. Hanya mampu membeli rumah seperti ini. Berbeda jauh dengan Mansion Kakek dan Kediaman Dirgantara. " ungkap Jimmy pelan.


XiaoYue tersenyum dan menggenggam tangan Jimmy.


" Tidak apa-apa. Ini sudah lebih dari cukup untuk keluarga kecil kita, sayang. Yang penting kita selalu bersama, benarkan Fei'er,,? " XiaoYue bertanya pada XiaoFei.


" Terimakasih, sayang. " ucap Jimmy seraya menggendong XiaoFei dan mengecup pipi chubbynya.


*****


Dua bulan kemudian,,,


XiaoYue sedang bersiap saat melihat Jimmy berlari masuk kedalam kamar mandi dengan tergesa.


*Hoeekk,,,


Hoeekk*,,


XiaoYue menghampiri Jimmy kekamar mandi dengan setengah berlari.


" Kau yakin tetap mengijinkanku dan Fei'er pergi mengunjungi Kakek Long,,? " tanya XiaoYue serayan memijat pelan tengkuk leher Jimmy.

__ADS_1


Jimmy mengangguk lalu berkumur membersihkan bekas muntahnya.


" Iya, sayang. Pergilah,,, tapi maaf aku tidak bisa menemani kalian. " jawab Jimmy pelan.


XiaoYue membantu Jimmy keluar dari kamar mandi. Jimmy merebahkan tubuhnya diranjang. Tubuhnya terasa lemah dan kepalanya pusing.


" Tapi sayang, sudah seminggu kau seperti ini. Bahkan dokter bilang, kau tidak ada penyakit apa-apa. Aku batalkan saja ya,,? " bujuk XiaoYue, dia tidak tega meninggalkan Jimmy yang sudah seminggu ini sakit.


Jimmy menggeleng lemah.


" Jangan, sayang. Kau sudah berjanji pada Kakek, kalau kau akan sering mengunjunginya. Aku tidak apa-apa, sayang. Nanti Mama akan datang kesini menemaniku, sebentar lagi Mama sampai. Tadi aku sudah menghubunginya. Lagipula ada Bi Inah dan Bi Surti. " sahut Jimmy dengan suara pelan.


" Tapi,,, "


" Tidak apa-apa. Pergilah,,. " Jimmy memotong ucapan XiaoYue.


XiaoYue menarik nafas panjang dan membuangnya kasar.


" Baiklah.. Aku pergi,ya. " ucap XiaoYue pasrah.


XiaoYue mengecup pipi dan bibir Jimmy, kemudian pergi keluar kamar menuju kamar XiaoFei.


Rencananya memang hari ini, mereka bertiga akan pergi ke negara C untuk mengunjungi keluarga Lin. Tetapi karena Jimmy sudah seminggu ini sakit, XiaoYue akhirnya pergi berdua dengan XiaoFei. Walaupun XiaoYue dengan berat hati meninggalkan Jimmy yang sedang sakit, tetapi Jimmy tetap memaksa mereka untuk pergi. Karena mereka memang sudah berjanji akan datang kesana setiap dua bulan sekali.


****


~~ **Bersambung,,


Masih ada beberapa extra part tambahan,, harap sabar menanti ya.


Jangan lupa mainkan jempol kalian untuk like, vote, comment and hadiahnya.


Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir di karya recehku ini.


Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,,

__ADS_1


❤❤❤✌✌✌**


*****


__ADS_2