Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Malam yang menyakitkan..


__ADS_3

Happy reading guy's,,,


Kebimbangan Jimmy semakin hari semakin besar.


" Haruskah aku belajar membuka hatiku untuk mulai bisa mencintai Xiaoyue dan menerimanya sebagai istriku? Dia terlalu baik untuk disakiti. Dia begitu sabar dan lembut mengurus ku walau dia hanya pengganti. Hahh,,, apa yg harus aku lakukan..? " batin Jimmy menjerit.


Hari semakin malam,, Jimmy membawa mobilnya bukan kearah pulang. Dia justru membawanya ke sebuah Bar. Hatinya terlalu kalut dan tidak bisa berpikir jernih. Minuman keras itu justru dijadikan pelampiasan oleh Jimmy untuk bisa menghilangkan beban pikirannya. Malam semakin larut dan minuman keras yg masuk kedalam tubuh Jimmy semakin banyak. Dan Jimmy mulai mabuk.


Jimmy pulang dengan diantar oleh supir pengganti yg disediakan pengelola Bar itu.


Sesampainya Jimmy dirumah, dia masuk dengan menggunakan kunci pintu cadangan. Itupun dengan susah payah baru bisa terbuka karena kondisinya yg mabuk.


Jimmy bukannya masuk ke kamarnya tapi justru mengetuk pintu kamar Xiaoyue.


Xiaoyue memang belum bisa tidur karena dia tau kalau Jimmy belum pulang, Xiaoyue sedang menunggu Jimmy.


Tok,, tok,, tok,,,


Xiaoyue langsung membuka pintu walau dalam hatinya dia berpikir, siapakah malam² yg mengetuk pintu kamarnya.


Mata Xiaoyue membulat sempurna begitu dia melihat Jimmy yg ada didepan pintu kamarnya. Belum sempat Xiaoyue bertanya, Jimmy masuk dan langsung memeluk Xiaoyue.


Xiaoyue menutup pintu dengan kakinya.


" Xiaoyue,, katakan padaku apa yg harus aku lakukan padamu? Mengapa kau bisa begitu baik? Mengapa kau tetap mengurus ku layaknya seorang istri, dengan sabar dan lembut? "


Jimmy mulai meracau tak jelas.


" Jim,, Jimmy,,, kau mabuk? "


Jimmy tersenyum. Xiaoyue membawa Jimmy duduk di pinggir ranjangnya.

__ADS_1


" Tidak,,, aku tidak mabuk. Aku hanya kacau,,, hati dan pikiran ku kacau. Dan itu semua karena mu, Xiaoyue,, "


" Aku,,? Memang aku kenapa? Apa yg sudah aku lakukan? "


" Kau,,, ya,, itu kau, Xiaoyue. Kau terus saja masuk ke dalam hatiku, semakin lama semakin dalam. Aku takut, Xiaoyue,,, aku takut bila nanti aku jatuh cinta padamu. "


Xiaoyue mengambil segelas air putih dan memberikannya pada Jimmy. Dia agak tersentak mendengar kata-kata Jimmy.


" Ini,, minumlah dulu. "


Xiaoyue membantu Jimmy minum. Lalu menaruh gelas itu di atas nakas yg berada disamping ranjangnya.


" Sudahlah,,, sekarang sebaiknya kau istirahat. "


Xiaoyue merebahkan tubuh Jimmy dikasur dan menaikkan kaki Jimmy.. Dia pun membuka sepatu Jimmy. Tiba-tiba saja, Jimmy langsung merengkuh Xiaoyue dan menidurkannya disampingnya. Jimmy merubah posisinya. Tubuh Jimmy kini berada diatas Xiaoyue.


" Jimmy,,,. Apa yg kau lakukan? " pekik Xiaoyue.


" Xiaoyue,,, katakan padaku, apakah aku boleh untuk belajar mencintaimu? "


Jimmy membelai pipi Xiaoyue dengan lembut sambil tersenyum.


" Jim,,, apa,, hmmph.. "


Belum selesai Xiaoyue bertanya,, bibir Xiaoyue sudah ditutup dengan kec*pan bibir Jimmy.


Xiaoyue terkejut. Dari yg awalnya hanya sekedar kec*pan, lama-lama berubah menjadi ci*man yg penuh dengan naf*u. Xiaoyue mulai memberontak yg justru membuat Jimmy semakin liar dan bernaf*u.Tangan Jimmy mulai menyentuh bagian-bagian sensitif Xiaoyue.


Xiaoyue mulai mengerang. Bagaimanapun juga, dia hanya wanita biasa yg punya hasr*t dan naf*u. Mendengar erangan Xiaoyue, tangan Jimmy semakin nakal. Jimmy semakin bernaf*u dan mulai membuka paksa piyama Xiaoyue.


" Jimmy,,,,. Hentikan,,,. " pekik Xiaoyue.

__ADS_1


Xiaoyue berusaha mendorong Jimmy.


Merasakan penolakan dari Xiaoyue, Jimmy semakin kasar.


" Jim,,, tolong hentikan.. " suara Xiaoyue mulai parau.


Mata Xiaoyue mulai panas dan berkabut.


" Jim,,, ini tidak boleh. Hent,,, hmphh.. "


Bibir Jimmy langsung ******* bibir Xiaoyue, menghentikan suara Xiaoyue. Jimmy pun mulai membuka pakaiannya. Dia pun membuka paksa lagi seluruh pakaian Xiaoyue.


Xiaoyue menggeleng dan airmatanya mulai mengalir.


Melihat airmata Xiaoyue, Jimmy semakin bernaf*u. Dia seperti kesetanan, memaksakan penyatuan dengan Xiaoyue. Tidak peduli dengan gelengan dan airmata Xiaoyue.


Xiaoyue menahan sakit dan perih di bagian intimnya. Tapi hatinya lebih sakit karena pemaksaan yg dilakukan Jimmy.


" Bila kau memintanya dengan tulus, aku akan melakukan nya dengan sukarela, Jim. Bukan seperti ini,,, hatiku sakit,, sakit sekali. " tangis Xiaoyue dalam hati.


Malam itu, Jimmy benar-benar seperti kerasukan setan. Dia bukan hanya sekali melakukan penyatuan dengan Xiaoyue. Menjelang pagi tiba, Jimmy sudah melakukan penyatuan sebanyak tiga. Dan Xiaoyue sudah lemas dan pasrah. Xiaoyue dan Jimmy akhirnya tertidur pulas akibat kelelahan dalam penyatuan yg terpaksa itu.


****


Bersambung dulu ya,,,


*****


Maaf kalau ada kata-kata yg menganggu.


Bingung soalnya, takut ditolak.

__ADS_1


😊😊😊


Semoga yg ini ga ditolak.


__ADS_2