Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Nasihat Bijak


__ADS_3

" Semoga keputusanku ini benar. Tidak bisa kusangkal bahwa sebenarnya aku masih sangat mencintainya. Lagipula, kasihan XiaoFei yang memang sangat membutuhkan ayahnya. " batin XiaoYue seraya masuk kedalam.


" Sudah kau putuskan, Yue,,? " tanya XiaoLi tiba-tiba.


XiaoYue menoleh kearah XiaoLi dan duduk di sofa.


" Tentang apa, Kak,,? " XiaoYue balik bertanya.


" Tentang kau ingin kembali bersama dengan Jimmy,? " jawab XiaoLi seraya duduk di sofa.


" Menurut Kakak, keputusanku sudah benar belum,,? " Lagi-lagi XiaoYue balik bertanya.


" Itu tergantung. " jawab XiaoLi singkat.


XiaoYue mengernyitkan dahinya.


" Tergantung apa, Kak,,? " tanya XiaoYue lagi.


" Tergantung hatimu, tulus atau hanya terpaksa. " sahut XiaoLi.


" Apa ada bedanya, Kak,,? "


XiaoLi mengangguk.


" Tentu saja ada. Bila kau terpaksa, kau hanya akan merasa hampa dihatimu. Karena masih ada sesuatu hal yang mengganjal. Tapi bila kau tulus, kau akan merasakan kebahagiaan seutuhnya. Aku tau, kau masih meragukan Jimmy, benar kan,,? " ujar XiaoLi.


XiaoYue terdiam dan hanya bisa mengangguk.

__ADS_1


" Kenapa,,? " tanya XiaoLi.


XiaoYue menggeleng.


" Aku sendiri tidak tau kenapa,, Kak. Apakah ada yang salah dengan ku,,? " tanya XiaoYue.


" Ya,,. Salahmu adalah karena kau masih belum bisa ikhlas. Kau masih terbayang masa lalu. Yue,,. Dengarkan Kakak,,, Bila kau masih terus mengingat masa lalu, kau tidak pernah bisa melangkah maju. Kau tidak akan pernah bisa merasakan yang namanya kebahagiaan. Kita itu melangkah ke depan,, jadi janganlah selalu menengok ke belakang. Saat ini kita harus terus maju,, melangkah menuju masa depan yang cerah dan bahagia. Jangan pernah lagi melihat masa kelam yang ada di belakang. Jadikan masa lalu itu sebagai pembelajaran menuju masa depan yang lebih baik. Belajarlah untuk ikhlas dan memaafkan. Kau mengerti,,? " nasihat XiaoLi yang bijak seakan menjadi tamparan keras untuk XiaoYue.


XiaoYue terdiam mendengar nasihat XiaoLi. Dan memang benar, XiaoYue merasa dirinya masih belum bisa ikhlas dan memaafkan Jimmy dengan tulus.


" Bukankah kita sebagai manusia adalah tempatnya berbuat salah, Yue,,? Kita bukan Tuhan, yang Maha Sempurna, Yue. Kita hanya bisa memaafkan seseorang dengan ikhlas, walaupun itu sulit. " lanjut XiaoLi.


" Kau benar, Kak. Aku terlalu memikirkan masa lalu, makanya aku masih belum ikhlas untuk memaafkan Jimmy. Perpisahan yang berawal dari sebuah kesalahan pahaman. Harusnya aku sadar, bahwa ini bukan sepenuhnya salah Jimmy. Aku pun bersalah karena sudah pergi tanpa mencari tau kebenarannya terlebih dahulu. Hah,,, ternyata aku sangat egois. " ujar XiaoYue.


" Kau benar,, kau memang egois. Tapi setidaknya saat ini kita bisa tau seberapa besar perjuangan dan pengorbanan Jimmy mengejar cintamu. Bukankah selama ini kau merasa bahwa Jimmy tidak pernah mencintaimu,,? " sahut XiaoLi.


XiaoYue mengangguk.


" Kakak benar. Dan aku pun begitu bod*h, masih saja terikat dengan masa lalu yang kelam. Maafkan aku, Kak. " ujar XiaoYue.


" Kenapa kau minta maaf padaku,,? Harusnya kau minta maaf pada Jimmy. Kalian sama-sama saling meminta maaf dan saling memaafkan. Kau mengerti, Yue,,? " ucap XiaoLi.


" Mengapa aku baru sadar ya,, aku mempunyai seorang Kakak yang begitu bijak,,? " goda XiaoYue.


XiaoLi tertawa.


" Kemana saja kau selama ini,, hingga baru sadar kalau mempunyai Kakak yang begitu tampan dan bijaksana. " sombong XiaoLi.

__ADS_1


" Cih,,, sombongnya... " XiaoYue dan XiaoLi pun tertawa bersama.


" Sudah lebih tenang,,? " tanya XiaoLi begitu mereka berhenti tertawa.


XiaoYue mengangguk.


" Sudah. Dan aku sudah yakin akan keputusan ku. Aku juga ingin merasakan kebahagiaan dan ingin dicintai. "


XiaoLi mengacak rambut XiaoYue gemas.


" Ini baru adikku,,,. " sahut XiaoLi disambut muka cemberut XiaoYue yang marah karena rambutnya diacak-acak.


****


~~ Bersambung,,


Jangan lupa like, vote and comment nya.


Ditunggu ya,,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir disini.


Jangan menghina bila tidak suka karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,


❤❤❤✌✌✌


****

__ADS_1


__ADS_2