Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Maafkan Aku,,,,


__ADS_3

Happy reading guy's,,,,


Bip,, bip,, bip,, bip,,


Bunyi suara alarm dari ponsel membangunkan Xiaoyue. Matanya terasa berat untuk terbuka. Wajah Jimmy yg masih tertidur pulas tepat berada di hadapannya begitu mata Xiaoyue terbuka. Dia buru-buru mematikan alarm agar tidak membangunkan Jimmy.


Xiaoyue merasakan seluruh badannya terasa remuk. Perlahan Xiaoyue menurunkan kedua kaki. Rasa sakit dan perih di bagian intimnya kembali terasa begitu Xiaoyue bergerak. Xiaoyue berpegangan pada pinggir ranjang saat akan berdiri karena merasakan lemas di kakinya.


Dengan susah payah, Xiaoyue berjalan kearah lemarinya untuk mengambil baju ganti. Tak lupa juga, dia mengambil piyamanya yg berserakan karena semalam disobek paksa oleh Jimmy. Xiaoyue membuangnya. Dia juga ingin mandi, badannya terasa lengket karena keringat akibat penyatuan yg terpaksa semalam. Perlahan Xiaoyue berjalan menuju kamar mandi. Dia ingin berendam dengan air hangat yg dicampur dengan pewangi aroma terapi.


" Aawww,,,sshhtt...."


Xiaoyue merasakan bagian intimnya terasa perih begitu terkena air. Xiaoyue menghela nafas panjang, mengingat kejadian semalam. Matanya berkabut, hatinya terasa sakit.


Setelah hampir tiga puluh menit, Xiaoyue keluar dari kamar mandi. Dilihatnya Jimmy masih tertidur pulas. Xiaoyue memungut pakaian Jimmy yg berserakan di bawah dan ditaruh nya di pinggir ranjang tepat dibawah kaki Jimmy.


Perlahan Xiaoyue keluar dari kamarnya untuk sarapan.


Xiaoyue berjalan perlahan menuruni tangga. Bagian intimnya masih terasa perih walau tidak sesakit tadi malam dan tadi pas mandi. Mama Desy mengernyitkan dahinya melihat cara Xiaoyue berjalan.


" Kamu kenapa, Nak? Kok jalannya begitu? " tanya mama Desy.


Xiaoyue tersenyum sambil duduk di kursi yg berhadapan dengan mama Desy.


" Ga pa² kok mah,,, tadi kesandung kaki meja pas mau keluar. Buru-buru tadi,, soalnya ga enak sama mama, aku bangunnya kesiangan."

__ADS_1


" Ohh,,, makanya hati-hati, Nak. Jimmy belum bangun? "


" Belum mah,,, semalam pulang larut. Nanti biar aku bawain aja sarapannya ke kamar Jimmy. "


Mama Desy tersenyum.


" Emang mantu mama itu istri yg terbaik. "


" Ihh,, mama apa sih? jangan terlalu muji aku mah, aku masih banyak kekurangan. "


****


Sementara itu di kamar Xiaoyue,,


Jimmy terbangun karena matanya silau terkena cahaya matahari yg masuk dari jendela kamar Xiaoyue. Jimmy memegang kepalanya yg masih terasa pusing dan berat. Pandangannya berkelana melihat seisi kamar. Matanya membulat sempurna,, terkejut.


Jimmy makin tersentak karena melihat tubuh polosnya yg tanpa pakaian. Dia mencoba mengingat kejadian semalam. Dan hanya bisa mengingat kalau dia mabuk. Matanya makin membulat karena tanpa sengaja melihat bercak darah yg ada diatas sprei.


" Apa yg sudah aku lakukan pada Xiaoyue? " gumam Jimmy bermonolog.


" Dasar kau Jimmy bod*h,,,,. Lagi-lagi kau menyakiti Xiaoyue. Kau benar-benar sudah merusak masa depannya. Bod*h,,, bod*h,, bod*h... " Jimmy mengutuk dirinya sendiri.


Jimmy memukul-mukul kepalanya. Matanya panas,, hatinya sakit.


" Hatiku terasa sakit telah memperlakukan Xiaoyue dengan kasar dan memaksanya. Sakit hatiku tak seberapa dibandingkan sakit hati dan mentalnya Xiaoyue. Ahh,,, dasar Jimmy,,. Kau memang baj*ngan,, bren*sek,,, lelaki bod*oh,,, "

__ADS_1


Jimmy terus memaki dirinya sendiri. Dia meraup wajahnya dengan kasar. Jimmy mengambil bajunya yg ada di pinggir ranjang dan berjalan ke arah kamar mandi.


Jimmy mandi menggunakan shower. Dia terus mengutuk dirinya dan sesekali memukul dinding kamar mandi. Tak di pedulikannya tangannya yg sakit. Dia benar-benar merasa amat sangat bersalah pada Xiaoyue.


***


Xiaoyue membuka pintu kamarnya perlahan dan dilihatnya Jimmy sudah tidak ada di kasurnya. Xiaoyue menaruh baki makanan yg berisi sarapan untuk Jimmy, diatas meja yg ada kamarnya. Baru saja Xiaoyue mau duduk di sofa, Jimmy keluar dari kamar mandi.


Xiaoyue tersentak,, tapi tak lama dia pun tersenyum.


" Kau sudah selesai mandi? Ini sarapanmu, makanlah dulu. "


Jimmy mengangguk sambil berjalan kearah Xiaoyue. Dan duduk di sofa. Jimmy memakan sarapannya sementara Xiaoyue membereskan kasurnya. Digantinya sprei dan selimutnya. Jimmy sesekali melirik ke arah Xiaoyue. Dia masih belum bisa bicara apa².


Setelah rapi, Xiaoyue duduk dipinggir ranjangnya. Jimmy yg sudah selesai sarapan dari tadi, tiba-tiba saja berlari kearah Xiaoyue dan berlutut di hadapannya. Xiaoyue tersentak kaget. Mata Jimmy sudah merah dan berair.


" Xiaoyue,,, Maafkan aku.. ".


****


***Bersambung lagi ya,,,


Besok dilanjut lagi soalnya aku masih kesel ama Jimmy...


Jangan lupa like and komentnya ya,,

__ADS_1


Love and peace***,,


__ADS_2