
****
**Hai,, Hai,, Hai,,,
Selamat pagi,,
Dan salam sehat selalu.
Maap ye,, kemarin cuma up satu bab doangan.
Cucian kite segunung, cuy,,,
Usah kecapean duluan, makanya ga jadi nulis.
Sekali lagi maap ye,,,
Dan happy reading aja ya**,,
****
XiaoYue terdiam mendengar kata-kata Jimmy barusan.
" Ahh,,, benarkah aku masih menjadi istri Jimmy,,? Benarkah dia belum menceraikan ku,,? Mungkin benar juga sih,, selama ini aku belum pernah tanda tangan surat perceraian. " batin XiaoYue.
" Emm,, itu,,, benarkah kau belum mengurus perceraian kita,,? " tanya XiaoYue ragu.
Jimmy mengangguk dengan pasti.
__ADS_1
" Tentu saja benar. Karena aku sama sekali tidak pernah berniat untuk menceraikan mu. " jawab Jimmy.
Lagi-lagi XiaoYue terdiam.
Jimmy menghela nafas.
" Semenjak kau pergi meninggalkan ku diam-diam dan hanya meninggalkan sebuah surat, hatiku hancur, hidupku terasa hampa, aku seperti kehilangan separuh nafasku. Saat itu aku amat sangat menyesal karena telah membuat mu salah paham atas perkataan dan perbuatan ku saat Vita datang. Saat itu pula aku baru sadar, bahwa aku sangat membutuhkan mu, aku mencintaimu dan aku sangat merindukanmu. " jelas Jimmy panjang kali lebar.
Tanpa disadari, airmata XiaoYue mengalir mulus di pipinya. Jimmy tersentak melihatnya. Dia pun menepikan mobilnya.
Jimmy menghapus air mata XiaoYue dengan lembut.
" Maafkan aku,,, Apakah kata-kata ku baru saja membuatmu tersinggung,,? " tanya Jimmy lirih.
XiaoYue menggeleng, lalu tersenyum.
Suara yang terdengar begitu dalam rasa penyesalan nya. Air mata yang tidak bisa membohongi perasaan nya.
Jimmy menggeleng dan menggenggam tangan XiaoYue.
" Kau tidak salah, Yue,,. Dan tidak seharusnya kau yang meminta maaf. Saat itu, kita berdua sama-sama masih belum berpikir dewasa. Masih dipengaruhi ego dan ketidakpercayaan. Takdir yg sudah memisahkan kita, dan takdir pula yang mempertemukan kita lagi. Dan ini berarti kita masih berjodoh. "
Mendengar kata-kata Jimmy yang begitu bijak, membuat hati XiaoYue sedikit lega. XiaoYue mengangguk.
" Kita mulai lagi dari awal. Mencoba membangun kembali rasa yang sempat hilang. Memulai kembali kebersamaan yang sempat terpisah. Dan apabila hati kita sama-sama sudah siap dan yakin, kita bisa kembali bersama. Berkumpul, membangun keluarga kecil yg bahagia. " lanjut Jimmy.
" Apa kau yakin,,,? Bukankah kau mau kembali padaku hanya karena XiaoFei,,? " selidik XiaoYue.
__ADS_1
Jimmy menggeleng.
" Tidak,,. Saat aku belum mengetahui perihal XiaoFei pun, aku memang sudah berniat untuk mencarimu, mencintaimu dan kembali padamu. Aku akan melakukan apapun agar kau bisa kembali padaku. Dan saat aku tau tentang keberadaan XiaoFei, membuat ku semakin yakin untuk kembali bersamamu. Merajut kembali cerita cinta kita yang sempat terpisah. Dan aku yakin, XiaoFei adalah salah satu jalan untuk mempersatukan kita kembali. "
XiaoYue makin terisak. Bahunya sampai bergetar pelan.
" Terimakasih,,,. " ucap XiaoYue pelan.
Entah,, terimakasih untuk kesetiaan Jimmy yang terus mencari dan menunggu,,? atau terimakasih karena sudah mencintai nya,,? atau terimakasih karena mau kembali bersamanya,,?.
Entahlah,,, hanya XiaoYue sendiri yang mengetahui nya.
Jimmy hanya tersenyum dan mulai melajukan kembali mobilnya ke arah kediaman Dirgantara untuk menjemput XiaoFei.
****
~~ **Bersambung,, ~~
Jangan lupa like, vote and comment nya,,
Ditunggu ya,, dan terimakasih sudah mau mampir dan membaca novelku yg biasa² saja.
Maklum masih amatiran.
Salam love and peace dari Kak Ull,,,
❤❤❤✌✌✌**
__ADS_1
****