
" Kenapa sayang,,? " tanya Jimmy pada XiaoFei.
" Fei'er mau mandi sama Daddy. " sahut XiaoFei setengah merengek.
Sementara XiaoYue tengah asyik memandangi tubuh sempurna Jimmy. Mengagumi dalam hati keindahan yang saat ada di hadapannya. Jimmy melirik dari sudut matanya. Dan tersenyum kecil.
" Oke,,. Ayo masuk. " ajak Jimmy.
XiaoFei masuk kedalam kamar mandi dengan cepat, takut Jimmy berubah pikiran. Jimmy menatap XiaoYue yang masih terpesona dengan tubuh Jimmy.
" Apa kau sudah puas memandangnya,,? " tanya Jimmy.
" Hahh,,,?!. " XiaoYue melongo.
" Apakah sexy,,? " tanya Jimmy lagi.
" Hahh,,?! " lagi-lagi hanya kata itu yang keluar dari mulut XiaoYue.
" Apa kau ingin menyentuh dan mencobanya,,? " tanya Jimmy dengan senyuman nakalnya.
Blushh,,,,
Wajah XiaoYue langsung berubah merah macam tomat dan langsung tertunduk malu.
" Ja,, ja,, jangan bicara yang tidak-tidak. Ada XiaoFei dibelakangmu. " sahut XiaoYue gugup.
Jimmy tertawa melihat XiaoYue yang tersipu malu.
" Sudah sana mandi, aku akan segera menyiapkan pakaian mu dan XiaoFei. Setelah itu turun kebawah, kita sarapan. Dan hilangkan pikiran mesum mu itu,,. " ujar XiaoYue setengah kesal karena ditertawakan Jimmy.
Lagi-lagi Jimmy tertawa dan masuk kembali kedalam kamar mandi.
__ADS_1
" Ahh,,, malunya aku. Bisa-bisanya aku terpana dan mengagumi tubuh indahnya,,? bod*h,, bod*h,, bod*h,,. " maki XiaoYue dalam hati.
XiaoYue segera menyiapkan pakaian ganti untuk Jimmy dan XiaoFei. Dan beranjak keluar dari kamar Jimmy. XiaoYue pergi ke ruang makan. Baru sebagian keluarganya yang sudah duduk disana.
" Jimmy dan Fei'er mana, Yue,,? " tanya XiaoYi.
" Fei'er sedang mandi bersama Jimmy, Paman. Sejak tau Jimmy adalah Ayah kandungnya, Fei'er tidak pernah mau jauh dari Jimmy. Hahh,, aku merasa terabaikan,,. " jawab XiaoYue setengah mengeluh.
XiaoYi tertawa mendengar keluhan XiaoYue.
" Kalau sudah begitu, siapa yang harus disalahkan, Yue,,? " tanya XiaoLong yang baru muncul diruang makan.
XiaoYue langsung merengut mendengarnya. Semua yang ada diruang makan itu tertawa melihat XiaoYue yang tengah merengut.
XiaoYue sadar diri,, semua itu salahnya. Tapi tidak harus diungkapkan seperti tadi. XiaoYue merasa terpojok.
" Selamat pagi, Kakek, Nenek dan semuanya. " sapa Jimmy begitu sampai diruang makan sambil menggendong XiaoFei.
" XiaoYue kenapa, Kek,,? " tanya Jimmy pada XiaoLong.
XiaoLong tidak menjawab malah tertawa diikuti oleh keluarga Lin yang sudah lengkap berkumpul untuk sarapan.
Jimmy makin bingung, kenapa semua tertawa.
" Apakah ada yang aku lewatkan,,? " tanya Jimmy lagi.
" Sudahlah,,. Duduk dan lekas sarapan. " perintah XiaoLong.
" Baik Kakek. " sahut Jimmy seraya duduk disamping XiaoYue. Dan XiaoFei duduk disamping Jimmy.
Lagi-lagi XiaoYue makin merengut melihat XiaoFei duduk disamping Jimmy, bukan di sampingnya. XiaoYue menarik nafas kasar.
__ADS_1
" Kau kenapa, sayang,,? " tanya Jimmy lembut pada XiaoYue.
" Aku tidak apa-apa. " sahut XiaoYue kesal.
Jimmy menggaruk tengkuk lehernya yang tidak gatal.
" XiaoYue kenapa,,? Apakah masih marah karena tadi aku menggodanya,,? " batin Jimmy bingung.
Mereka mulai sarapannya. Suasana hening seketika. Tidak ada yang bicara, hanya terdengar bunyi dentingan sendok dan piring.
" Daddy,, tolong ambilkan Fei'er itu. " tiba-tiba XiaoFei bersuara karena meminta diambilkan ayam goreng.
Jimmy segera mengambilkan dan menaruhnya dipiring XiaoFei. XiaoYue melirik tindakan Jimmy dan lagi-lagi menghela nafas dan membuangnya dengan kasar.
Jimmy menoleh kearah XiaoYue. Keningnya berkerut melihat raut wajah XiaoYue yang terlihat kesal. Lagi-lagi Jimmy dibuat bingung. Tapi hanya bisa diam.
****
~~ Bersambung,,
Jangan lupa untuk like, vote and comment nya.
Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir di karya recehku ini.
Jangan menghina bila tidak suka karena menulis itu tidak mudah.
Salam love and peace dari Kak Ull,,
❤❤❤✌✌✌
****
__ADS_1