
Jimmy mendekati XiaoYue perlahan dengan senyum nakalnya.
" Benarkah aku sudah boleh,,,? " tanya Jimmy berbisik.
XiaoYue tidak menjawab hanya tersenyum dan mengangguk. Jimmy membalas dengan tersenyum pula.
Jimmy mulai mengec*p seluruh wajah XiaoYue. Dari kening, mata, hidung, dan pipi. Kec*pan itu berakhir di bibir XiaoYue. Jimmy mengec*p lembut dan mulai ******* bibir XiaoYue.
XiaoYue membalas cium*an Jimmy dan melingkarkan tangannya dileher Jimmy. Sementara tangan Jimmy menahan tengkuk leher XiaoYue dan memperdalam cium*nnya. Mereka saling melum*at dan saling memainkan lidah mereka.
Jimmy melepaskan cium*nnya kala mereka mulai kehabisan nafas. Jimmy menempelkan keningnya di kening XiaoYue. Nafas mereka mulai memburu. Suasana dikamar itu mulai panas.
Dengan perlahan, Jimmy merebahkan tubuh XiaoYue. Jimmy menahan tubuhnya dengan kedua lutut dan sikunya agak tidak menindih tubuh XiaoYue.
" Kau sudah siap,,? " tanya Jimmy dengan suara parau, menahan gai*ahnya.
XiaoYue mengangguk dengan nafas memburu, membuat dadanya naik turun. Membuat Jimmy semakin bernaf*u.
Jimmy melepas ikatan kimono handuk yang ada ditubuhnya dan tubuh XiaoYue. XiaoYue terpesona dengan tubuh atletis Jimmy. Perutnya membentuk enam kotak macam roti sobek. XiaoYue menelan salivanya. Jimmy tersenyum nakal.
__ADS_1
Jimmy kembali melempar kimono handuknya sembarangan. Dicium nya seluruh wajah XiaoYue, lalu turun ke leher dan kemudian turun lagi ke bagian dada dan perut XiaoYue. Sementara XiaoYue hanya bisa menggeliat dan mend**ah.
Jimmy menggenggam tangan XiaoYue diatas kepala XiaoYue sementara bibir Jimmy kembali ******* bibir XiaoYue.
" Aku mulai ya,, " bisik Jimmy.
XiaoYue mengangguk. Jimmy perlahan mulai melakukan penyatuannya. Sementara tangan XiaoYue meremas sprei karena merasakan sedikit nyeri di bagian bawahnya. Karena sudah lama berpuasa.
" Sakit,,? " tanya Jimmy.
" Sedikit,, " sahut XiaoYue pelan.
Jimmy kembali melanjutkan penyatuannya, dan melakukannya dengan perlahan dan penuh cinta. Sangat berbeda dengan lima tahun yang lalu. Jimmy melakukannya dengan memaksa karena mabuk. Kali ini, XiaoYue menikmatinya dan mende*ah pelan.
Jimmy menghentikan kegiatannya. Jimmy memandang wajah XiaoYue penuh cinta. Matanya berkabut karena gair*h. Dilum*tnya kembali bibir XiaoYue.
XiaoYue mengalungkan tangannya dileher Jimmy dan menikmati penyatuan mereka. Suasana malam dikamar itu semakin memanas. Dinginnya suhu AC tidak mereka rasakan. Keringat mulai bercucuran dan nafas mereka kian memburu naik turun.
" Terimakasih,, " ucap Jimmy pelan seraya mengecup kening XiaoYue, begitu penyatuan mereka selesai.
__ADS_1
XiaoYue mengangguk dan tersenyum. Jimmy menjatuhkan tubuh polosnya disamping XiaoYue, masih dengan nafas yang memburu. Dada mereka naik turun, dengan keringat yang membasahi tubuh.
Jimmy menarik selimut dan menutupi tubuh polos mereka berdua. Jimmy memeluk XiaoYue erat dan wajahnya menyusup ke ceruk leher XiaoYue. Mata XiaoYue mulai terpejam karena lelah. Jimmy pun ikut memejamkan matanya dengan bibir yang terus tersenyum.
****
~~ **Bersambung,,
Maaf,,, kalau kurang panas.Takut ga lolos review. Ini aja udah dua kali ditolak. Jadi bingung nih Kak Ull. Padahal cuacanya lagi mendukung banget ini. Dari semalam hujan terus, hawa jadi adem. Bikin betah rebahan dikasur. 🙏🙏🤭🤭
Jangan lupa untuk like, vote and comment nya.
Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir dikarya recehku ini.
Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.
Salam love and peace dari Kak Ull,,
❤❤❤🙏🙏🙏**
__ADS_1
****