
Mendengar XiaoLi yang tertawa, membuat Jimmy bertanya lagi.
" Kakak ipar,,, aku bertanya dengan sungguh-sungguh, apakah anda sehat,,? Sejak tadi anda senyum sendiri lalu tertawa. Apakah ada yang lucu,,,? ".
XiaoLi masih tertawa dan beranjak pergi dari kamar XiaoFei. XiaoLi pun melambaikan tangan seraya berseru,,
" Bersiaplah untuk menemui Tuan Besar Lin, Adik ipar,,,. "
Jimmy mengerutkan dahinya, makin bingung. Dia pun menoleh kearah XiaoYue.
" Kakakmu kenapa,,,? Dan apa maksudnya aku harus menemui Tuan Besar Lin,,? ".
" Kita bicara diluar. " sahut XiaoYue seraya menarik tangan Jimmy keluar dari kamar.
Mereka memutuskan untuk duduk di sofa.
" Ada apa,,? " tanya Jimmy begitu duduk di sofa.
" Aku ingin bertanya sesuatu padamu. Dan aku harap kau mau berkata jujur." ujar XiaoYue.
Jimmy mengangguk tanpa menjawab.
" Apa kau serius ingin kita kembali bersama,,? " tanya XiaoYue.
" Tentu saja aku serius. Mengapa harus kau tanyakan lagi,,? " sahut Jimmy.
" Apa benar kau akan melakukan apa saja agar kita bisa kembali bersama,,? " tanya XiaoYue lagi.
" Apapun itu,,, aku akan melakukannya. " sahut Jimmy tegas.
" Apapun,, ?? " ulang XiaoYue.
Jimmy mengangguk.
" Apapun akan aku lakukan. "
" Termasuk bertemu dengan keluarga besar Lin,,? " tanya XiaoYue.
" Hahh,,,? " Jimmy agak terkejut.
" Kau keberatan, bertemu Kakekku,, Tuan Besar Lin,,? " tanya XiaoYue dengan suara sedih.
Jimmy terdiam. Jimmy bukannya takut, tapi hanya sedikit terkejut mendengarnya. Jimmy menghela nafas panjang.
__ADS_1
" Bila memang aku harus bertemu dengan keluarga besarmu agar kau bersedia kembali bersamaku, aku bersedia. " sahut Jimmy tegas.
Seketika wajah XiaoYue berubah cerah. Senyum menghiasi bibir mungilnya.
" Kapan kita berangkat,,,? " tantang Jimmy.
" Hahh,,,?? " kali ini XiaoYue yang terkejut.
" Kau kenapa,,? Bukankah aku harus bertemu dengan Tuan Besar Lin,,? Lebih cepat lebih baik, agar kita bisa kembali bersama. " jelas Jimmy yang terlihat tidak sabaran.
" Kau yakin,,,? " tanya XiaoYue.
" Tentu saja aku yakin. Besok pun aku siap kita kembali ke negara C menemui Kakekmu. " sahut Jimmy.
" Hahh,,,?? "
" Bisakah kau berhenti bilang, Hahh,,? " ujar Jimmy kesal.
Terdengar kembali suara tawa XiaoLi, yang membuat Jimmy dan XiaoYue menoleh ke arah sumber tawa.
" Baiklah,, Adik ipar. Besok kita berangkat kalau kau benar-benar sudah siap. Aku akan menghubungi Kakek sekarang. " ujar XiaoLi.
" Tidak Kakak,,,. Jangan besok. " seru XiaoYue.
" Benar. Kau kenapa,,? Aku sudah siap, bahkan sangat siap. " ujar Jimmy.
" Kau siap,, tapi aku yang belum siap. " sahut XiaoYue.
" Oh ya,,,? " tanya XiaoLi.
XiaoYue mengangguk.
" Tapi kenapa lagi, Yue,,? Aku tidak sanggup jika harus berpisah lagi denganmu dan Fei'er. " ucap Jimmy.
" Beri aku waktu dua hari,, boleh,,? " pinta XiaoYue.
Jimmy menarik nafas.
" Benar hanya dua hari,,? " ulang Jimmy.
XiaoYue mengangguk.
" Baiklah,,. Baru dua hari, bukankah selama ini sudah aku bersedia menunggu selama lima tahun,,? Dua hari bukan masalah untukku. " sahut Jimmy.
__ADS_1
" Bagus, Adik ipar. Aku suka gayamu bicara. " ucap XiaoLi meledek.
" Terimakasih,, masih mau menunggu lagi. " jawab XiaoYue.
" Tidak masalah berapa lama waktu yang akan aku butuhkan untuk bisa kembali bersama denganmu. " jelas Jimmy.
" Baiklah, Adik ipar. Aku kembali kamarku. Aku akan menghubungi Kakek. " pamit XiaoLi seraya pergi ke kamarnya.
Jimmy pun hanya mengangguk.
" Baiklah,, sudah larut. Aku juga sebaiknya kembali pulang. Beri kabar padaku, bila kau sudah memutuskan kapan kita berangkat. Aku juga akan bilang pada orangtuaku. " Ujar Jimmy.
XiaoYue mengangguk.
" Baiklah. Kau hati-hati dijalan, nanti aku akan menghubungi mu. " jawab XiaoYue.
Jimmy pun mengangguk dan mengecup kening XiaoYue lembut.
" Aku pergi. " pamit Jimmy.
XiaoYue mengangguk dan mengantar Jimmy sampai ke pintu apartemen nya.
" Istirahatlah,, Aku pulang. "
Lagi-lagi XiaoYue mengangguk.
Jimmy pun pergi sementara XiaoYue masih terus memandangi punggung Jimmy yang kian menjauh.
*****
~~ Bersambung,,
Jangan lupa like, vote and comment nya.
Ditunggu ya,,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir disini.
Jangan menghina bila tak suka karena menulis itu tidak mudah.
Salam love and peace dari Kak Ull,,
❤❤❤✌✌✌
*****
__ADS_1