Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
EXTRA PART 03


__ADS_3

Dua hari kemudian,,


XiaoYue dan XiaoFei pulang kembali ke negara I. Mereka diantar oleh XiaoLi, karena XiaoLong memaksa. Padahal dalam hati XiaoLi, tanpa dipaksa pun, dia akan tetap mengantar XiaoYue kembali pulang.


XiaoYue sengaja pulang tanpa memberitahu Jimmy. XiaoLi mengantar XiaoYue sampai kerumahnya tanpa mampir. XiaoLi langsung pulang ke apartemen nya. XiaoYue memberitahu XiaoFei, untuk masuk dengan diam-diam dan memberi kejutan untuk Jimmy.


XiaoFei tersenyum dan menganggukan kepalanya sambil mengacungkan ibu jarinya.


Mereka masuk kedalam rumah dengan pelan dan menyuruh Bi Surti dan Bi Inah untuk tetap diam. Bi Surti dan Bi Inah hanya tersenyum sambil menggeleng-geleng kan kepala mereka.


XiaoYue dan XiaoFei bersiap didepan kamar Jimmy. XiaoYue memberi kode hitungan dengan jarinya. 1,,, 2,, 3,,,


XiaoYue dan XiaoFei membuka pintu kamar dan berseru,,


" Daddy,,,,. "


" Sayang,,,. "


Jimmy yang sedang tidur sontak langsung bangun karena terkejut.


" Sayang,,. Kalian sudah pulang,,? " tanya Jimmy pelan.


XiaoYue dan XiaoFei menghampiri Jimmy. XiaoFei naik keatas ranjang dan mencium kedua pipi Jimmy.


" Daddy,, Fei'er kangen. " ucap XiaoFei.


" Daddy juga kangen Fei'er. Anak Daddy apa kabarnya,,? " tanya Jimmy.


" Fei'er baik, Daddy. " jawab XiaoFei.


" Fei'er sayang,,,. Fei'er mandi dulu sama Bibi Inah ya,, Mommy mau kerumah sakit sama Daddy. " ujar XiaoYue pada XiaoFei.


" Oke, Mommy. " sahut XiaoFei lalu beranjak turun dari ranjang dan keluar dari kamar.


XiaoYue duduk dipinggir ranjang. Lalu mengecup bibir Jimmy singkat.

__ADS_1


" Bagaimana keadaanmu, sayang,,? " tanya XiaoYue seraya memegang dahi dan pipi Jimmy.


" Masih sama seperti kemarin, sayang. " sahut Jimmy lemah.


" Mama kemana, sayang,,? " tanya XiaoYue.


" Mama tadi pamit pulang dulu sebentar. " jawab Jimmy.


" Sekarang kau ganti baju dan bersiap. Kita kerumah sakit. " perintah XiaoYue seraya mengambilkan baju ganti untuk Jimmy.


" Untuk apa kerumah sakit lagi, sayang,,? " tanya Jimmy malas.


XiaoYue tersenyum dan berbisik pada Jimmy.


" Kejutan untukmu, sayang. "


Jimmy tersentak dan menyatukan alisnya seakan bertanya, kejutan,,?.


Dengan terpaksa, Jimmy mengganti pakaiannya.


Sesampainya dirumah sakit, Jimmy mengikuti XiaoYue. Bahkan saat XiaoYue masuk kedalam ruangan dokter kandungan, Jimmy masih diam. Entah karena pusing atau karena memang tidak menyadari.


Jimmy baru bertanya saat XiaoYue naik keatas brankar untuk diperiksa.


" Sayang,, kau sakit,,? Kenapa tidak bilang,,? Kau tidak apa-apa,,? " tanya Jimmy khawatir. Bahkan Jimmy lupa dengan sakitnya.


" Silahkan Bapak duduk dulu, sebentar saya periksa dulu istri Bapak. " perintah seorang dokter wanita yang akan memeriksa XiaoYue.


Jimmy akhirnya diam dan duduk sambil memperhatikan XiaoYue. Raut khawatir terlihat jelas diwajah Jimmy, disaat dia melihat sang dokter memeriksa perut XiaoYue dan memberinya sesuatu seperti gel. Dan sebuah alat ditempelkan ke perut XiaoYue.


" Silahkan Bapak dan Ibu lihat dilayar. " perintah dokter wanita itu.


Jimmy mendekat dan melihat ke layar dengan tatapan bingung.


" Itu apa, Dok,,? " tanya Jimmy.

__ADS_1


Dokter itu dan XiaoYue tersenyum bersama.


" Usia janinnya enam minggu,,, Bapak, Ibu. Dan mereka sehat. " jelas dokter itu membuat Jimmy semakin bingung.


" Ini maksudnya apa ya,,? Janin,,? Mereka,,?. " tanya Jimmy lagi.


Lagi-lagi dokter itu tersenyum.


" Istri Bapak sedang hamil dan usia kandungannya sekarang enam minggu. Dan janin anak Bapak dan Ibu, kembar. " jelas dokter itu lagi.


Jimmy membelalakan matanya, kaget. Jimmy menatap kearah XiaoYue dengan mata berkaca-kaca. XiaoYue tersenyum dan mengangguk.


" Jadi ini kejutan yang tadi kau bilang, sayang,,? " tanya Jimmy dengan suara parau menahan tangis.


XiaoYue mengangguk lalu turun dari atas brankar. Jimmy langsung menghampiri XiaoYue dan memeluknya erat. Dan XiaoYue membalas pelukan Jimmy.


" Terimakasih, sayang. Terimakasih,, " ucap Jimmy pelan.


" Sama-sama, sayang. " sahut XiaoYue sambil menepuk-nepuk punggung Jimmy pelan.


*****


~~ **Bersambung,,


Nanti Kak Ull up lagi ya,, Kak Ull nya mau makan dulu,, laper say...


Jangan lupa mainkan jari kalian untuk menekan like, vote, comment and hadiahnya.


Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir dikarya recehku ini.


Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,


❤❤❤✌✌✌**

__ADS_1


****


__ADS_2