Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Membujuk XiaoYue


__ADS_3

Jimmy menghampiri XiaoYue begitu mereka selesai sarapan. Sementara XiaoFei sedang bersiap untuk sekolah dibantu oleh A'Yuan.


Jimmy duduk disebelah XiaoYue, yang saat ini XiaoYue sedang duduk dikursi taman bunga yang berada dibelakang Mansion Lin.


Jimmy meraih tangan XiaoYue dan menggenggamnya dengan tangan kirinya. XiaoYue menoleh kearah Jimmy, masih dengan wajah kesalnya.


Jimmy tersenyum seraya membelai rambut XiaoYue dengan tangan kanannya, lembut.


" Kau kenapa, sayang,,? Sejak sarapan, kau memasang wajah kesalmu. Apa ada yang mengganggumu,,? " tanya Jimmy.


XiaoYue menghela nafas kesal.


" Aku kesal.. " sahut XiaoYue.


" Aku tau,, tapi kesal dengan siapa,,? " tanya Jimmy lagi, masih dengan lembut.


" Aku merasa terabaikan. " jawab XiaoYue dengan nada kesal.


Jimmy mengernyitkan dahinya, bingung.


" Terabaikan,,,? Oleh,,? " tanya Jimmy sambil memainkan ujung rambut XiaoYue.


Lagi-lagi XiaoYue menghela nafas panjang.


" Aku merasa terabaikan oleh anakku sendiri. " sahut XiaoYue pelan tapi mengundang tawa kerasa Jimmy.


XiaoYue makin merasa kesal dan makin cemberut.


" Ehem,, ehem,,. Maafkan aku,, " ucap Jimmy sambil berdeham.


" Maafkan aku,, bila kehadiran ku membuatmu merasa terabaikan oleh anakmu sendiri. Tapi aku sama sekali tidak berniat untuk menguasai nya. Mungkin Fei'er hanya ingin membalas dendam dengan menghabiskan lebih banyak waktu denganku. Karena selama ini aku tidak ada disampingnya. Sudahlah, sayang,,, Jangan marah dan kesal lagi. Apa kau tau,, wajahmu begitu menggemaskan bila cemberut seperti itu,,? " jelas Jimmy diakhiri dengan menggoda XiaoYue.

__ADS_1


XiaoYue tidak menjawab, tapi bibirnya makin manyun. Jimmy tersenyum.


" Kenapa bibirmu seperti itu,,? Apa itu tandanya bibirmu itu minta dicium,,? " goda Jimmy lagi.


XiaoYue sontak memukul bahu Jimmy, membuat Jimmy meringis.


" Sakit sayang,,." ucap Jimmy seraya mengusap pelan bahunya.


Lagi-lagi Jimmy tersenyum.


" Sudahlah,, berhenti ngambeknya. Lebih baik kita antar Fei'er ke sekolah. " ujar Jimmy seraya beranjak dari duduknya dan mengulurkan tangannya.


XiaoYue menghela nafas. XiaoYue bangun dari duduknya seraya meraih uluran tangan Jimmy.


Jimmy tersenyum dan menggenggam erat tangan XiaoYue. Mereka berjalan beriringan kedalam Mansion.


" Mommy,,, Daddy,,,. " seru XiaoFei begitu melihat Jimmy dan XiaoYue.


XiaoFei beranjak menghampiri Jimmy dan XiaoYue. XiaoFei berdiri di tengah-tengah dan menggenggam tangan Jimmy dan XiaoYue.


XiaoYue menundukkan wajahnya, dan tersenyum memandang XiaoFei.


" Tentu saja, sayang. Apa Fei'er senang,,? " XiaoYue balik bertanya.


" Fei'er senang, Mommy. Terimakasih,, sudah membawa Daddy kembali bersama kita. " ucap XiaoFei.


XiaoYue hanya mengangguk dan tersenyum.


" A'Yuan,, kau dirumah saja. Biar aku dan Jimmy yang mengantar dan menunggu nya disekolah. " ujar XiaoYue pada A'Yuan.


A'Yuan mengangguk.

__ADS_1


" Baik, Nona. " jawab A'Yuan.


XiaoFei menarik tangan Jimmy dan XiaoYue keluar dari Mansion menuju garasi mobil yang luasnya macam parkiran Mall.


XiaoYue mengeluarkan kunci mobil dan mendekat kearah mobilnya. Tetapi buru-buru direbut Jimmy.


" Biar aku saja yang membawa mobilnya. Kau duduk manis bersama Fei'er. " ucap Jimmy tegas.


" Tapi,,,. " belum sempat XiaoYue menjawab, sudah dipotong duluan oleh Jimmy.


" No,,!!! Tidak boleh ada penolakan. " tegas Jimmy seraya membuka pintu depan mobil.


XiaoYue hanya menarik nafas dan membuka pintu mobil. XiaoFei duduk dipangkuan XiaoYue, dan Jimmy membantunya memasang seatbelt. Jimmy melajukan mobilnya keluar dari Mansion menuju sekolah XiaoFei.


" Kau beri saja petunjuk kearah mana sekolah Fei'er. " ucap Jimmy tanpa menoleh.


" Baiklah. " sahut XiaoYue singkat.


Jimmy mengendarai mobilnya dengan kecepatan rendah dan sesuai dengan petunjuk XiaoYue kearah sekolah XiaoFei.


****


~~ **Bersambung,,,


Jangan lupa untuk like, vote and comment nya.


Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir di karya recehku ini.


Jangan menghina bila tidak suka, karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,,

__ADS_1


❤❤❤✌✌✌**


*****


__ADS_2