Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Hari Pertama Menjelang sekolah


__ADS_3

***Hai,,Hai,,Hai,,,


Kak Ull up lagi nih,,,


Ada Part tambahan nih,, sebelum novel baru khusus XiaoFei ditulis.


Happy reading ya guy's,,,


Lope you All,,


ππππππππππ***


~ sembilan tahun kemudian,, ~


.


.


.


" MOMM,,,,!!! Kaos kaki aku dimana,,? " jerit XiaoZhe.


" MOMMY,,,!!! Rambut aku belum dikuncir,,!! " seru XiaoWu.


Ya,, mereka adalah putra dan putri kembar Jimmy dan XiaoYue.


XiaoYue bergegas lari kekamar anak kembarnya itu yang berada bersampingan, setelah dia menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya, Jimmy.


" Sebentar, sayang. " sahut XiaoYue.


" Mom,,,. " panggil XiaoFei lembut.


XiaoYue berhenti didepan kamar XiaoFei. Dilihat anak sulungnya itu sudah rapi berseragam sekolah. Kamar XiaoFei memang berada disamping kamar adik kembarnya.


Saat ini XiaoFei sudah bersekolah menengah atas, sementara kedua adik kembarnya sudah kelas tiga SD.


" Anak sulung Mommy sudah rapi. Ada apa, Nak,,? " tanya XiaoYue.


" Mommy bantu XiaoWu saja, biar aku yang membantu XiaoZhe mencari kaos kakinya. " jawab XiaoFei masih dengan suara lembut.


Ya,, XiaoFei selalu berbicara lembut pada wanita cinta pertamanya itu, yaitu Mommy nya. Tapi bila berhadapan dengan orang lain, hanya wajah datar, dingin dan irit bicara tapi tegas yang terlihat.


" Terimakasih, sayang. " sahut XiaoYue lalu berjalan masuk kedalam kamar XiaoWu, sementara XiaoFei masuk kedalam kamar adiknya, XiaoZhe.


" Bisakah kau tidak berteriak pada Mommy,,? " omel XiaoFei pada XiaoZhe kesal.


XiaoFei membantu mencari kaos kaki adiknya itu dalam laci lemari.


" Dan bisakah kau mencari dulu, baru bertanya tanpa berteriak,,? Apa kau tidak kasihan pada Mommy,,? " omel XiaoFei lagi, seraya memberikan kaos kakinya pada XiaoZhe.


XiaoZhe menundukkan kepalanya sambil menerima kaos kaki dari XiaoFei. Lalu duduk dipinggir ranjangnya dan memakai kaos kakinya itu.


" Maaf, Kak.. " ucap XiaoZhe pelan setelah dia selesai memakai kaos kaki.


XiaoFei duduk disamping adiknya itu. Diusapnya lembut punggung XiaoZhe.

__ADS_1


" Walaupun kita ada pelayan, tapi mereka hanya membantu pekerjaan rumah saja. Sementara untuk mengurus kita dan Daddy, Mommy hanya mau mengurusnya sendiri. Kau sudah besar, belajarlah untuk mandiri. Selama bisa, kau kerjakan sendiri. Tetapi bila kau memang sudah tidak bisa dan tidak sanggup, baru kau meminta tolong. Bicara dengan lembut tanpa harus berteriak. Kau ingat itu, Zhe,,?? " nasihat XiaoFei lembut tapi tegas.


XiaoZhe mengangguk pelan dan memeluk XiaoFei.


" Maafkan Zhe, Kak. " ucap XiaoZhe.


XiaoFei mengacak-acak pelan rambut XiaoZhe dan tersenyum.


" Ya,,, Sudah. Sekarang kita sarapan, yang lain pasti sudah menunggu. " XiaoZhe mengangguk dan kembali bersiap, memakai sepatunya, merapikan baju seragam dan keperluan sekolahnya.


XiaoFei keluar lebih dulu dari kamar XiaoZhe, dan kembali kekamarnya untuk mengambil tas nya. Lalu berjalan turun kebawah untuk sarapan bersama.


" Dimana adikmu, Kak Fei,,? " tanya Jimmy begitu dia melihat XiaoFei turun seorang diri.


Jimmy dan XiaoYue memang membiasakan memanggil XiaoFei dengan sebutan Kakak, agar kedua adiknya mengikuti memanggilnya dengan sebutan Kakak.


" Zhe sedang bersiap, Dad. Sebentar lagi turun. " sahut XiaoFei seraya duduk.


" Mommy mu, masih mengurus XiaoWu,,? " tanya Jimmy lagi.


" Hmm,,,. Seperti biasa, Dad. Drama di pagi hari saat hari sekolah datang. " jawab XiaoFei.


Tak lama, XiaoZhe turun diikuti oleh XiaoYue yang menggandeng tangan XiaoWu. Mereka lalu duduk di kursi mereka masing-masing.


" Mommy,, maafkan Zhe. " ucap XiaoZhe tiba-tiba, membuat XiaoYue menghentikan kegiatannya mengoleskan roti dengan selai untuk Jimmy dan anak-anak nya.


XiaoYue mengerutkan keningnya seraya menatap XiaoZhe penuh dengan tanda tanya.


" Maaf untuk apa, sayang,,? " tanya XiaoYue lembut.


XiaoYue tersenyum seraya melanjutkan kegiatannya membuat sarapan untuk anak dan suaminya. Jimmy menatap lekat kearah salah satu dari anak kembarnya itu.


" Tidak apa-apa, sayang. Itu memang sudah kewajiban Mommy sebagai orangtua kalian. " sahut XiaoYue lembut.


" Tapi Kakak bilang, Zhe sudah besar. Seharusnya Zhe membantu Mommy bukannya merepotkan Mommy. Zhe janji, mulai besok Zhe akan mandiri dan akan membantu Mommy. " ucap XiaoZhe membuat XiaoYue dan Jimmy tersenyum.


" Anak Mommy and Daddy sudah besar dan pintar. Terimakasih, sayang. " jawab XiaoYue.


XiaoZhe tersipu, dan mengangguk. Jimmy menunjukan ibu jarinya pada XiaoZhe.


" Good Boy,,!! " puji Jimmy, sementara XiaoFei tersenyum dan mengusap pelan rambut XiaoZhe.


XiaoZhe menoleh kearah XiaoFei dan XiaoFei hanya mengangguk. XiaoZhe tersenyum.


" Anak-anak Daddy memang pintar, tampan dan cantik. " puji Jimmy lagi.


" Sudah,,, sudah,,. Lekas dimakan sarapannya dan jangan lupa, diminum susunya. " perintah XiaoYue.


" Oke,, Mommy,,!!! " sahut Jimmy, XiaoFei, XiaoZhe dan XiaoWu kompak.


Mereka pun mulai sarapannya tanpa ada yang bersuara lagi.


Tak lama kemudian, Jimmy sudah berada disamping mobilnya, bersiap untuk ke kantor keluarga Dirgantara.


Sementara XiaoYue pun tengah bersiap untuk mengantar si kembar ke sekolahnya lalu XiaoYue pun akan pergi ke perusahaan Lin.

__ADS_1


XiaoFei pergi ke sekolah dengan menggunakan motor besar nya. Motor balap persis kepunyaan pembalap terkenal Valentino Rossi. XiaoFei memang penggemar berat MotoGP.


" Kak Fei,,,. " panggil XiaoYue.


XiaoFei menghampiri Mommy nya.


" Ingat ya, Kak. Saat perkenalan diri nanti, jangan menyebutkan marga Mommy. Kau bilang saja namamu Raja Dirgantara. Kau tahu kan, alasannya apa,,? " XiaoYue mengingatkan XiaoFei.


XiaoFei mengangguk seraya mengecup punggung tangan XiaoYue dan Jimmy. Tak lupa juga, dia mengecup lembut pipi Mommy nya.


" Mommy tenang saja, Fei selalu ingat pesan Mommy. " jawab XiaoFei. XiaoYue mengangguk.


" Fei'er berangkat duluan ya, Mom, Daddy. " pamit XiaoFei.


XiaoYue dan Jimmy mengangguk.


" Hati-hati, Kak. " sahut XiaoYue.


" Oke, Mom. " seru XiaoFei seraya memakai helm dan naik keatas motornya. Lalu menyalakan motornya dan melajukan nya pelan.


" Bye Mom,, Dad,, kembar..!! " seru XiaoFei dari balik helmnya.


XiaoYue, Jimmy, dan si kembar melambaikan tangannya.


" Sekarang Daddy juga mau berangkat. Kalian hati-hati, ya. " pamit Jimmy pada istri dan Anak kembarnya.


" Oke, Dad. " sahut XiaoZhe dan XiaoWu.


Mereka pun bergantian mengecup punggung tangan Jimmy. Jimmy membalas kedua anak kembarnya dengan mengecup pipi mereka, sementara untuk XiaoYue, Jimmy mengecup singkat kening dan bibir XiaoYue.


Setelah itu, Jimmy masuk kedalam mobilnya, dan melajukan nya pelan keluar dari halaman rumahnya.


XiaoYue pun menyuruh kedua anak kembarnya untuk masuk kedalam mobil.


" Bi,,!! Aku pamit ya. " seru XiaoYue pada kedua ART yang sudah melayaninya selama bertahun-tahun.


" Iya, Nyonya. Hati-hati,,. " sahut mereka bersamaan.


Sebenarnya ada banyak pelayan di rumah itu sekarang, hanya saja Bi Inah dan Bi Surti adalah orang kepercayaan XiaoYue dalam mengurus rumahnya.


XiaoYue pun mengendarai mobilnya menuju sekolah si kembar, karena memang hari ini salah pertama tahun ajaran baru dimulai.


*****


~~ Bersambung,,


Jangan lupa mainkan jempol kalian untuk tekan like, vote, comment and hadiahnya.


Ditunggu ya,, dan terimakasih untuk yang sudah mau mampir di karya recehku ini.


Jangan menghina bila tidak suka karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,


❤❤❤✌✌✌

__ADS_1


*****


__ADS_2