Sahabatku Menjadi Pasanganku

Sahabatku Menjadi Pasanganku
Jangan terus Berterimakasih,,


__ADS_3

**Selamat pagi readers,,


Maaf ya,, hampir seminggu ini aku ga up dan baru bisa up hari ini.


Selamat membaca dan semoga kalian suka**,,


*****


XiaoYue sama sekali tidak menyangka kalau Jimmy benar-benar mau berkorban untuk kebahagiaan anaknya.


XiaoYue tersenyum dengan mata yang basah.


" Terimakasih,,,,. " ujar XiaoYue parau.


Jimmy pun membalas senyuman XiaoYue walau dengan wajah yang masih pucat.


" Untuk apa,,,? Aku hanya ingin mengganti hari-hariku yang telah hilang. Bersama anak dan istri ku yang sangat aku cintai. Ini belum seberapa jika dibandingkan dengan penderitaan mu. Hamil sendiri, berjuang melahirkan sendiri dan mengurus XiaoFei sendiri tanpa kehadiran ku. Maafkan aku,,,. " jelas Jimmy tulus.


XiaoFei menggenggam tangan Jimmy dan duduk disamping Jimmy.


" Daddy,,,. Apakah Daddy sudah lebih baik,,? "


" Daddy tidak apa-apa, sayang. Daddy justru bahagia karena bisa bermain bersama Fei'er dan Mommy. "


XiaoYue benar-benar tidak dapat menahan rasa harunya. Seketika XiaoYue memeluk Jimmy, membuat Jimmy terkejut.


" Terimakasih,,,. Terimakasih,,,. Karena sudah banyak berkorban untuk kami dan tetap setia menunggu selama ini. "


Air mata XiaoYue membasahi bahu Jimmy. Sementara tangan Jimmy mengelus lembut punggung XiaoYue.

__ADS_1


" Sudahlah,,,. Jangan terus berterimakasih. Aku melakukan semua ini karena aku tulus ingin kembali bersamamu. Membangun rumah tangga kecil yang bahagia. Yang seharusnya sudah aku lakukan sejak lima tahun yang lalu. Dan aku mohon padamu, jangan terus menutup hatimu. Bukalah,, sedikit saja untukku. Bisakah,,? "


XiaoYue mengangguk seraya melepaskan pelukannya. Jimmy tersenyum bahagia.


" Ayo,,, kita main lagi. Fei'er mau main apa lagi sayang,,? ". tanya Jimmy pada XiaoFei.


" Fei'er ingin naik itu, Dad. Boleh,,? " XiaoFei menunjukkan ke arah permainan komedi putar.


Jimmy mengangguk sambil tersenyum.


" Boleh,,, sayang. Fei'er naik bersama Mommy,, nanti Daddy foto dari bawah. Oke,,,?! "


XiaoFei dan XiaoYue mengangguk.


Jimmy berdiri dan berjalan sambil menggandeng tangan kiri XiaoFei. Sementara XiaoYue menggandeng tangan kanan XiaoFei.


Jimmy ikut tertawa saat melihat XiaoFei dan XiaoYue berebutan untuk naik ke sebuah patung kuda yang berwarna hitam.


" Ohh,,, ayolah, Yue. Mengalah lah pada anakmu,,, jangan seperti anak kecil. " goda Jimmy.


XiaoYue menoleh kearah Jimmy sambil cemberut, membuat tawa Jimmy makin keras.


Permainan pun dimulai. Wahana itu mulai berputar. XiaoFei terlihat benar-benar sangat bahagia. Dan sesekali melambaikan tangan dan berteriak memanggil Jimmy.


" Daddy,,,,!!! ".


Jimmy pun hanya bisa tersenyum seraya membalas lambaian tangan XiaoFei.


Tak lama kemudian,, permainan pun berakhir.

__ADS_1


Jimmy mendekat dan menghampiri XiaoYue dan XiaoFei. Jimmy makin terkekeh melihat wajah XiaoYue yang masih cemberut, membuat Jimmy makin gemas.


Tanpa diduga,, Jimmy mengecup cepat pipi XiaoYue yang menggembung karena cemberut.


XiaoYue tersentak kaget, dan tanpa sadar tangannya memegang pipinya yang baru saja dikecup Jimmy.


XiaoFei bertepuk tangan sambil lompat-lompat karena bahagia. XiaoYue tersipu malu dan wajahnya memerah seketika. Membuat Jimmy makin tersenyum lebar.


Tiba-tiba saja,,,,


" Jimmy,,,!!! . "


Jimmy dan XiaoYue menoleh ke arah seseorang yang memanggil nama Jimmy.


Seketika mata mereka membulat sempurna melihat siapa yang memanggil.


****


~~**Bersambung.


Jangan lupa like, vote and comment nya.


Jangan menghina bila tak suka,, like bila kalian suka. Karena menulis itu tidak mudah.


Salam love and peace dari Kak Ull,,


❤❤❤✌✌✌**


****

__ADS_1


__ADS_2