
KATA ATAU TYPO DI CERITA NOVEL INI MOHON MAAF BILA MASIH ADA SALAH!!
SELAMAT MEMBACA READER'S!!
AKU BUAT NOVEL INI LANGSUNG TANPA STEP BY STEP ATAU SCENARIO. KALIAN PASTI TAHU KAN KALAU AUTHOR PRINCE AURORA KALAU MENULIS NOVEL LANGSUNG TULIS.
SO, KALAU ADA IDE LANGSUNG KOMEN SAJA YA!
LET'S READER'S!!
......................
Nathalie menggelengkan kepalanya. "Tidak mungkin, tidak mungkin. Wajahnya saja berbeda Nath.." Bantah Nathalie pada pikirannya yang mulai was-was.
"Cepat...!!!"
Nathalie terlonjak kaget mendengar instruksi dari sang Bos Muda itu.
Sialan!!
Perlahan ia mengikuti langkah bosnya itu menaiki tangga. la tak perlu susah-susah untuk membawa kopernya, karna maid tadi sudah menaruhnya di kamar Kaisar. Entah kemana para maid tadi sehingga ia yang harus membereskan barang bosnya itu. Padahal mereka baru pertama bertemu, namun kenapa malah bosnya menyuruh Nathalie yang menata di ruang pribadi Bos Mudanya tersebut.
Nathalie membuka kamar dan dilihatnya kasur yang luas itu kosong. "Kemana si Bos.?" Tanyanya heran dan menatap ke sekeliling kamar yang luasnya tidak terkira. Kalau di bandingkan dengan kamar kosnya ya kalah jauh dengan kamar bosnya ini. Sungguh luas dan begitu elegan. Barang barang mahal pun terpampang nyata disini.
Nathalie memang tidak pernah mempunyai barang sepeti ini dirumahnya. Namun pengalaman kerjanya bersama orang-orang berada yang membuatnya mengerti barang yang limited edition.
"Hiasannya tidak kira-kira ya..Tidak takut apa kalau aku ngutil satu hihihi." Nathalie terkekeh geli.
Nathalie menuju ke ruang yang bertuliskan "Walk in Closed" menyeret koper yang tadi di depan pintu. Samar ia mendengar gemericik air di kamar mandi. Dan langsung memastikan kalau bosnya memang berada di dalam sana.
***
"Ehh Mal, Nathalie mana?"
__ADS_1
Seorang gadis berdiri menunggu di lobby. Begitu Gamal keluar ia menanyakan sahabat yang ia tunggu kepulangan tadi.
"Oh tadi tuh si Nathalie pergi jemput Bos Muda di bandara"
"Bos Muda..?"
Shaile mengernyit heran. "Siapa..?"
"Itu...anak Bos Darius yang baru pulang dari London katanya" Gamal menjelaskan secara rinci.
"Oh...Terus aku pulangnya naik apa dong? Aku kan kesini niatnya ingin bonceng dia."
Keluhnya kecewa karena tidak ada yang menemaninya pulang bersama.
Irit bos!
"Memang pacar kamu kemana?" Tanya Gamal pura-pura tidak tahu.
"Bukanya Jeki yang putusin kamu ya.." Goda Gamal menarik turunkan alisnya. Hal itu tentu saja membuat Shaile malu setengah mati.
"lihh kamu itu sahabatnya lagi galau juga." Kesalnya meninju pelan bahu Gamal. Sedangkan si Gamal sudah tertawa terbahak-bahak mendengar Shaile malu.
"Ya sudah yuk aku antar." Tawarnya mendadak lembut itu membuat Shaile heran.
"Serius?" Tanya Shaile memastikan.
"Nanti kekasih kamu marah bagaimana?"
"Aku lagi sendiri. Sudah yuk jangan pakai lama. Aku mau ada acara kondangan nih." Belum Shaile menyetujui ajakannya, tangan sang gadis sudah di tarik ke parkiran oleh pemuda yang dianggapnya sahabat tersebut.
"Kerjaan kamu sudah kelar apa Mal?" Tanya Shaile sambil memakai helm yang di berikan Gamal.
"Sudah, aku mau acara ke kondangannya mantan. Mantan aku nikah hari ini." Gamal menaiki motornya dan melaju pelan. "Pegangan Sha..."
__ADS_1
Motor besar itu melaju membelah jalanan yang lumayan padat. Jakarta selalu macet, itulah yang dirasakan semua orang yang berada di jalan sore ini. Tak kecuali dua insang yang berboncengan layaknya sepasang kekasih. Namun nyatanya mereka hanya sahabat.
Tiga tahun yang mereka lewati penuh perjuangan mulai melamar kerja sama-sama. Dan berakhir di perusahaan berbeda. Namun itu tak membuat mereka merasa jauh, malah kadang Shaile atau Gamal datang ke perusahaan lawan hanya untuk makan siang bersama.
"Mau aku temani tidak?" Teriak Shaile karena dijalan suara cukup bising. Gamal sedikit menoleh.
"Boleh kalau tidak keberatan..!!" Balasnya dengan teriak juga.
"Aku jemput kamu jam tujuh."
Shaile mengangkat jempolnya tanda setuju. Tidak masalah ia sering di jadikan gandengan untuk Gamal datang ke kondangan para mantan pacarnya. Hitung-hitung ia bisa makan gratis ya kan mengirit lebih pastinya.
Betulkan? Makan gratis reader's!!
......................
...Jangan lupa dukungannya, reader's!!...
...Like...
...Favorit...
...Komentar...
...Vote...
...Hadiah...
...Rating 4,7...
...Follow Author...
...Gaskeun lah!!!...
__ADS_1