Satu Malam Nathalie

Satu Malam Nathalie
BAB 009 $2 - Kau Siapa?


__ADS_3

KATA ATAU TYPO DI CERITA NOVEL INI MOHON MAAF BILA MASIH ADA SALAH!!


SELAMAT MEMBACA READER'S!!


AKU BUAT NOVEL INI LANGSUNG TANPA STEP BY STEP ATAU SCENARIO. KALIAN PASTI TAHU KAN KALAU AUTHOR PRINCE AURORA KALAU MENULIS NOVEL LANGSUNG TULIS.


SO, KALAU ADA IDE LANGSUNG KOMEN SAJA YA!


LET'S READER'S!!


......................


Di tempat lain, lebih tepatnya Nathalie berada, sudah selesai menata barang-barang Kaisar yang lumayan banyak. Penuh kejutan karna ia memegang barang yang sangat-sangat tak terkira harganya. Entahlah ia seperti di pamerin dengan sejuta kekayaan yang ia pun hanya mampu membeli barang di pasaran.


"Ini kalau aku ngutil bakal sadar tidak sih itu bos, hihi kok percaya banget sama orang baru di temui."


Untungnya itu hanya ia ucapkan saja.Tak mungkin ia melakukan hal yang sangat tidak masuk akal itu. Bisa sih ia meminta itu pada orang tuanya di Bandung. Namun harus ia urungkan karena ia harus kembali mengingat bahwa ia harus mandiri. Itulah yang ia tanamkan pada hatinya saat pertama kali menginjakkan kaki di kota Metropolitan ini.


Nathalie keluar dari walk in closet. Tatapanya bertemu dengan mata elang biru yang ada didepannya. Harum tubuhnya menguar memanjakan hidungnya yang tepat di dada bidang sang bos.


"Ehh bos, mau ke dalam." Nathalie canggung mengucap itu namun ia harus berusaha mengekspresikan wajahnya agar tidak terlalu kentara.


"Kamu sedang apa disini?" Tanyanya dengan wajah datar. Pertanyaan itu membuat dahi Nathalie mengernyit heran.


Hah?


"Saya..sedang apa disini?" Nathalie mengulang ucapan bosnya. "Bos tidak lagi sakit? Saya kan bos suruh buat beresin barang bos."

__ADS_1


Ini siapa sebenarnya yang salah?


"Masa sih? Aku lapar, buatkan makanan dong..!!" Elak Kaisar dengan wajah yang di dekatkan dengan wajah Nathalie. ''Wajah itu kenapa tidak asing ya. Matanya juga, " Nathalie mengamati wajah tampan di depannya dengan seksama.Tatapan yang begitu bercampur aduk dengan hatinya.


"Kenapa bengong? Aku tampan ya"


Skakmat!


Kaisar tersenyum smirk melihat wajah Nathalie yang menurutnya sangat menggemaskan.


Nathalie mengerjap sebentar dan mengalihkan pandangannya dari Kaisar dan menyembunyikan wajahnya yang bersemu merah akibat ketahuan menatap bosnya secara intens.


"Ma-maaf bos, saya keluar dulu menyiapkan makanan untuk bos." Nathalie begitu malu dengan tingkahnya kali ini. Ia beranjak dari tempatnya menghindar dari bosnya yang membuat hatinya campur aduk.


Di depan pintu yang telah tertutup Nathalie berdiri memegang dadanya yang bergetar tak karuan. Dia harus menyiapkan hatinya mulai saat ini. Kenapa dia di depan bosnya menjadi pendiam tidak berkutik, padahal ia biasa lancar bicara apalagi ahli marketing yang ia pelajari. Kenapa rasa nyaman ini kembali lagi?


Tuhan kenapa jadi begini?


***


Nathalie berdiri di samping bosnya yang sedang makan. Dia menatap bosnya yang begitu lahap tanpa melirik ke arahnya. Sebenarnya perutnya pun sudah minta diisi sejak tadi, karena ia juga melewatkan makan siang di kantor. Nathalie melihat jam tangannya, waktu hampir mendekati jam empat sore. la harus segera balik ke kantor karena sudah waktunya pulang.


la menunggu sampai Bos Mudanya menghabiskan makanannya hingga tandas. Semoga saja sudah boleh pulang. Kaisar beranjak dari tempat makan menuju sofa ruang keluarga yang sangat luas. Mencari remote TV yang ia cari dan menghidupkan TV-nya. Menampilkan tayangan yang entah apa Nathalie tak mau melihat nya. la disini seperti bodyguard yang mengikuti Kaisar mondar mandir.


"Maaf Tuan Bos ..kan sudah hampir jam empat, saya mau izin balik ke kantor dulu Tuan.."


"Hmm.."

__ADS_1


"Hmm.. bagaimana ya Tuan Bos?" Nathalie mengulangi jawaban bosnya yang terasa ambigu.


"Ya sudah pulang..!" Perintah Kaisar tanpa ekspresi. Wajahnya datar sambil terus menatap tayang TV di depannya.


"Baik lah Tuan. Nanti kalau butuh apa apa bisa menghubungi nomor kantor.." Nathalie tersenyum ramah.


"Oh ya. Nama kamu siapa?" Tanya Kaisar menatap Nathalie intens.


"Saya Nathalie Jauranie.."


......................


...Jangan lupa dukungannya, reader's!!...


...Like...


...Favorit...


...Komentar...


...Vote...


...Hadiah...


...Rating 4,7...


...Follow Author...

__ADS_1


...Gaskeun lah!!!...


__ADS_2