Sayap Hitam (Cinta Terlarang)

Sayap Hitam (Cinta Terlarang)
44. Amarah Ariel Terhadap Michael


__ADS_3

Daniel sudah menunda keinginannya untuk turun ke bumi menjemput Ariel selama beberapa minggu, karena kondisi Raja Arthur semakin mengkhawatirkan akhirnya Daniel mantap untuk turun ke bumi tanpa memberitahu siapapun.


Daniel berpesan kepada kasim kepercayaannya untuk menjaga kamarnya dari orang-orang yang hendak menemui dirinya, selain itu Daniel juga telah memasang pelindung di kamarnya agar orang lain tidak bisa masuk. Daniel beralasan bahwa dirinya sedang menyelesaikan beberapa masalah sambil bermeditasi.


"Jaga kamarku dengan baik, aku percayakan padamu." Ucap Daniel kepada kasim kepercayaannya.


Kasim tersebut menunduk. "Baik pangeran, saya akan melaksanakan perintah pangeran sebaik mungkin."


"Keluarlah." Perintah Daniel yang langsung di kerjakan oleh kasim tersebut.


Setelah semua persiapan selesai, akhirnya Daniel pergi menggunakan teleportasi, dan muncul di area perbatasan alam kegelapan. Daniel menyembunyikan diri saat beberapa prajutit sedang berjaga di sepanjang perbatasan, Daniel mengambil serbuk bius dari dalam cincin dimensinya dan meniupkan pada beberapa prajurit yang tengah berjaga. Angin menerbangkan bubuk bius tersebut dan masuk ke dalam pernafasan para prajurit.


Hanya dalam hitungan detik para prajurit luruh ke tanah dengan mata terpejam lalu mendengkur keras.


Daniel mengumpulkan semua inti kekuatan didalam tubuhnya lalu merapalkan sebuah mantra, setelah selesai Daniel berjalan melangkah melewati pelindung pembatas yang di buat oleh Ariel dengan sangat kuat.


Daniel tersenyum penuh kemenangan saat ia akhirnya telah melewati pembatas tersebut. Kemudian Daniel mengeluarkan sepasang sayap hitam dari balik punggungnya untuk terbang turun ke bumi dengan kecepatan kilat.


Satu hal yang akan Daniel lakukan terlebih dahulu saat telah tiba di bumi adalah menemui Angel karena Daniel sudah sangat merindukan perempuan tersebut.


.


.


*  *  *


Karena tidak percaya dengan apa yang Angel katakan akhirnya Michael memilih mengikuti Perempuan tersebut. Mobil Michael mengikuti dari jarak jauh agar Angel tidak curiga.


Setelah Angel sampai di rumah ia memasukkan motornya ke dalam garasi dan melihat mobil Ariel di dalam sana. Angel sudah rindu kepada suaminya namun ia tidak menemukan Ariel di manapun, lalu Angel mengambil ponsel dari tasnya dan memeriksa apakah Ariel mengirimkan pesan untuknya.


Ternyata benar, Ariel mengirimkan pesan padanya.


❤ Suamiku ❤


Aku pergi sebentar ke kota C, ada beberapa makhluk kegelapan di sana yang harus kebereskan. Tidak akan lama, aku janji. 


Aku merindukanmu. 


Angel tersenyum simpul membaca pesan dari suaminya, setelah itu Angel memilih membersihkan diri dan memakai pakaian santai,  ia memilih mengenakan rok rempel pendek warna biru muda serta crop top tanpa lengan berwarna putih dengan rambut di ikat ekor kuda. Penampilan Angel terbilang sederhana namun karena wajah cantiknya dan tubuhnya yang terlihat jelas di setiap lekukannya, setiap orang pasti akan melihat Angel sangat hot dan sexy.


Angel memilih mengerjakan tugas kuliahnya di ruang tv sambil menunggu kepulangan Ariel namun baru saja ia hendak membuka buku, terdengar suara ketukan pintu dari arah luar.

__ADS_1


Tok


Tok


Tok


Angel bangkit dari duduknya, awalnya ia mengira itu adalah Ariel, namun setelah di pikirkan lagi Ariel tidak mungkin mengetuk pintu karena pria tersebut pasti akan menggunakan teleportasi. Mungkin saja itu Ethan, fikir Angel di dalam kepalanya.


Krietttt


Angel membuka pintu dan seketika rasa terkejut terlihat jelas dari wajahnya.


"Kenapa kau kemari?" Tanya Angel dengan halus berusaha tetap sopan kepada tamunya.


"Apa itu yang akan kau tanyakan pada setiap tamumu Angel?" michael menaikkan sebelah alisnya namun merasa tidak sakit hati dengan yang Angel katakan.


Angel tetap diam tanpa menjawab pertanyaan Michael, ia hanya menatap Michael datar.


"Kau tidak ingin mempersilahkan tamumu untuk masuk?"


Angel menggeleng. "Tidak."


"Kau takut suamimu akan marah?"


Begitu Angel menyelesaikan kalimatnya, Michael menerobos masuk melewati tubuh Angel begitu saja.


"Michael apa yang kau lakukan?" Angel mengikuti langkah pria tersebut di belakangnya.


Michael tetap berjalan santai masuk lebih dalam ke rumah sederhana Angel, di ruang tv Michael dapat melihat beberapa buku milik Angel di atas meja, mungkin perempuan tersebut sedang mengerjakan tugas kuliahnya.


Michael langsung duduk di sofa panjang dan menepuk sofa tersebut meminta Angel duduk di sampingnya.


"Duduklah di sini."


"Tidak mau, lebih baik kau segera pulang. Aku tidak mau suamiku salah paham terhadapmu." Tolak  Angel lalu mengusir Michael.


Michael menyandarkan punggungnya di sofa lalu terkekeh pelan. "Aku tahu kau membohongiku Angel, kau belum menikah. Kau menggunakan cara ini untuk menolakku kan?" Tatapan Michael begitu memuja kepada Angel, apalagi saat ini pakaian Angel mampu membuat naluri kelelakian Michael bangkit. Angel sungguh terlalu indah di mata Michael.


"Aku tidak membohongimu terserah kau mau percaya atau tidak, itu bukan urusanku."


"Jika kau memang telah mempunyai suami, maka jadikan aku sebagai suami keduamu."

__ADS_1


Mata Angel terbelakak. "Kau gila!!! Kau sudah tidak waras lagi Michael."


Michael berdiri dari duduknya. "Aku memang sudah tergila-gila padamu Angel, aku belum pernah jatuh cinta selain dengan dirimu."


Angel mengusap kasar wajahnya. "Di kampus banyak gadis cantik yang mengantri untuk menjadi pacarmu."


"Tapi tidak ada kau dalam antrian tersebut."


Angel merasa kesal karena perdebatan ini tidak akan pernah ada ujungnya, akhirnya Angel memilih pergi dari ruangan tersebut hendak ke halaman depan rumahnya karena tidak ingin ada yang salah paham pada dirinya dan Michael.


Dengan cepat Michael menahan tangan Angel namun tiba-tiba ada suara yang sangat dingin menghentikan Michael yang akan menarik tubuh Angel untuk mencium gadis tersebut.


"JANGAN SENTUH ISTRIKU!!!." Ariel berteriak menggelegar dengan mata memancarkan kemarahan yang teramat sangat. Ariel segera menghempaskaan tangan Michael dan menarik tangan Angel lalu merengkuh pinggang istrinya tersebut.


"Berani kau menyentuh istriku lagi, aku pastikan tanganmu akan ku potong." Kata Ariel dengan aura membunuhnya.


Michael tidak terima dengan ucapan Ariel, ia maju selangkah seolah menantang Ariel. "Kau pikir kau siapa, berani melakukan hal tersebut padaku?"


"Aku? Aku adalah Ariel charless Theodor, suami dari Angel Callista yang akan selalu melindungi istrinya." Ucap Ariel dengan mata tajamnya yang seolah akan menusuk jantung Michael. "Jangankan tanganmu, keluargamu pun aku bisa melenyapkan dalam semalam. Camkan itu, pergi dari sini atau aku akan melaksanakan yang baru saja ku katakan."


Terbesit rasa takut di hati Michael karena Ariel sangat serius dalam mengatakannya, bahkan tatapaan matanya mengatakan seolah Ariel ingin mencabik-cabik tubuh Michael.


"Michael aku mohon pergilah, ini suamiku. Aku tidak berbohong, dan aku sangat mencintainya." Lerai Angel yang tahu jika Ariel bisa saja membunuh Michael saat ini juga.


Mendengar apa yang di katakan Angel di depan pria lain membuat hati Ariel menghangat, tatapan tajam Ariel kini berubah lembut menatap Angel yang ada di sampingnya. "Terimakasih baby."


Cup


Ariel mencium pucuk kepala Angel.


Melihat Ariel mencium Angel membuat hati Michael terasa perih. "Tapi aku juga sangat mencintaimu Angel." Ucap Michael sambil meneteskan air mata.


"Jika kau memang mencintaiku, kau pasti ingin agar aku bahagia. Sekali lagi maaf Michael, aku tidak bisa membalas perasaanmu. Pulanglah."


Michael hanya bisa menunduk, ia akhirnya melangkah pergi dari rumah Angel dengan hati yang tersayat-sayat, mampukah Michael melupakan Angel setelah ini?


.


.


*  *  *

__ADS_1


Wajah Daniel berbinar bahagia dengan senyum menawan yang tak lepas dari bibirnya, kini di hadapannya nampak rumah gadis yang sangat ia rindukan. Daniel telah mengganti pakaiannya dengan pakaian yang biasa manusia gunakan pada umumnya, Daniel juga membawa seikat bunga yang sangat cantik, secantik Angel gadis manusia yang mampu membuat hatinya bergetar.


__ADS_2