Scarlt Blood Love

Scarlt Blood Love
Chapter 17.Katakan,apa tujuanmu yang sebenarnya?!


__ADS_3

"Lapor yang Mulia!" Xio Yi mengepalkan kedua tangannya di depan dada kemudian membungkuk hormat pada Zishu yang sedang membuat kaligrafi Mandarin.


"Katakan!"


"Hamba berhasil mengikuti nyonya yang mulia,tapi........"


"Katakan saja dengan jelas!" ucapnya dengan nada lemah.


"Tapi tidak sampai ke tujuan nyonya yang sebenarnya.Hamba hanya mengikuti nyonya sampai di lereng gunung tai,karena ada beberapa orang yang melintas hamba langsung bersembunyi,namun setelah itu hamba sudah tidak melihat nyonya lagi,hamba telah kehilangan jejaknya yang mulia.Maafkan hamba yang tidak berguna ini yang mulia!"Xio Yi langsung berlutut di lantai dengan rasa menyesal.


" Menurut mu dia akan pergi kemana setelah sampai di lereng itu?"


"Jika tidak salah mungkin nyonya akan pergi ke puncak gunung Tai yang mulia"


"Gunung Tai?memangnya ada hal istimewa apa di sana?" tanya Zishu masih dengan menggerakkan kuas tinta di atas selembar kertas lebar.


"Sebelumnya hamba pernah kesana yang mulia,memang tidak ada apa-apa di sana,yang ada hanya beberapa rumah pertapa tua yang mengasingkan diri dari kota" sahut Xio Yi jujur.


"Lama-kelamaan wanita ini semakin menarik,aku tidak sabar menunggu rencananya terbongkar dan hancur seperti ini" ia menggenggam erat kuas tinta itu hingga terbelah menjadi beberapa bagian dan menjatuhkannya di lantai,sorot matanya sangat mengerikan.


"Ikuti terus kemana dia pergi,wanita yang cerdas tapi kau lupa dengan siapa kau berurusan.Kau boleh pergi!"seru Zishu.


" Baik yang mulia!"Xio Yi kemudian bangkit dan langsung melangkah pergi.



"Nyonya kau ada dimana,sudah selarut ini tapi kenapa belum pulang juga" A Xiang merasa sangat cemas dan khawatir,dia sampai mondar-mandir di depan gerbang Mansion untuk menunggu Fei Fei pulang.Zishu yang tengah melintas tak sengaja melihat hal itu,ia lantas menghampiri A Xiang.



"Ehmmm" Ia sengaja berdehem untuk mengkode kehadirannya.



"Yang Mulia!" semua prajurit penjaga gerbang membungkuk hormat.Sontak A Xiang membulatkan matanya,ketakutannya semakin bertambah sekarang,bagaimana jika tuannya menanyakan tentang Fei Fei,apa yang harus dia jawab.Dia segera berbalik menghadap Zishu.



"Yang mulia!"



"Sedang apa kau disini malam-malam begini?" A Xiang terbungkam sambil menunduk,tak ada nyali dia untuk melihat wajah Zishu.

__ADS_1


"Dimana nyonya?"



"Nyonya—nyonya......"



"Belum kembali?" A Xiang pun mengangguk pelan.


"Dasar wanita tidak tau aturan!" umpat Zishu lirih kemudian pergi.



Setelah beberapa saat menunggu akhirnya yang ditunggu pun muncul juga.



"Nyonya kenapa kau baru pulang selarut ini?apa kau baik-baik saja,hah?" tanya A Xiang dengan raut wajah cemasnya.



"A Xiang aku tidak papa,lihat bukankah aku baik-baik saja?" Fei Fei memutar tubuhnya di depan A Xiang seraya tersenyum,ada suatu rasa bahagia yang tersemat di hatinya.




"Iya iya aku tau.Bisakah kita masuk dulu,baru kau selesaikan ocehan unfaedah mu itu"



"Hehehe,maaf nyonya A Xiang terlalu khawatir tadi jadi sampai lupa" mereka berdua pun masuk kedalam Mansion.



"Jika dilihat-lihat permata ini cantik juga,tidak sia-sia AKU kesana jauh-jauh.Eh tunggu-tunggu,tapi gimana cara gunain nya coba?Huuft,dasar orang tua sialan itu memberitahu barangnya tapi tidak membagi tutorialnya!" gerutu Fei Fei sambil menerawang permata berwarna merah delima itu di bawah cahaya lilin,maklum zaman old kaga ada lampu LED.


"Wah nyonya,permata ini sangat indah.Siapa yang memberikannya?" suara khas A Xiang yang tiba-tiba datang.


"Rahasia.A Xiang,tolong simpan ini untukku!"


Fei Fei memasukkan permata itu ke dalam sebuah peti kecil lalu memberikannya kepada A Xiang.

__ADS_1


"Baik nyonya"


"Taruh di tempat yang aman,jangan sampai hilang!"


"Iya,aku tau"


Fei Fei mulai melucuti satu persatu pakaian yang ia kenakan dan hanya menyisahkan celana panjang juga baju berwarna putih sebagai pembalut tubuhnya.Tak lupa ia melepaskan semua pernak-pernik yang menghiasi kepalanya juga mencuci wajahnya dengan air hangat yang dibawakan A Xiang tadi. Pintu paviliun dibuka oleh seseorang dari luar,sontak A Xiang terkejut melihat siapa yang datang.


"Yang mulia" ia membungkuk hormat,Zishu lantas mengibaskan tangannya sebagai pertanda menyuruh A Xiang pergi,A Xiang pun patuh dan beranjak pergi.


"A Xiang cepat sekali kau sudah kembali?" ia sedang menata tempat untuknya berbaring.


"Kau istirahatlah,aku sudah tidak membutuhkan apa-apa lagi!" lanjutnya,namun tak ada balasan apapun dari orang yang berada di belakangnya


Karena penasaran ia lantas berbalik.


"Huaaaaaa!" saking terkejutnya ia sampai terlonjak dan mendarat di atas ranjang dengan posisi duduk,cepat ia berdiri lagi.


"Kenapa kau disini?"


"Dasar wanita,pintar sekali kau bersandiwara,hah!" diiringi tersenyum menyeringai.


"Apa maksud mu?"


"Masih berpura-pura tidak tau,sudahlah tidak usah bersikap lugu seperti itu sebab aku tidak akan pernah tertipu dengan wajah mu itu,cih trik murahan.Cepat katakan,apa tujuanmu kemari?" nadanya masih di batas standar.


"Apa kau sudah gila?!"


"Masih tidak mau mengatakan yang sebenarnya!baiklah,jangan salahkan aku jika menggunakan kekasaran!" ia langsung mencengkram rahang Fei Fei dengan satu tangannya.


"Lepas,lepaskan aku!" Fei Fei memberontak ingin melepaskan diri namun ia tidak memiliki tenaga yang cukup untuk melawan rubah gila di hadapannya.


"Katakan!!!apa aku harus membunuh mu baru kau mau mengatakannya!!"


"Baiklah,bunuh saja aku sekarang aku juga tidak sudi berada di sini.Cepat lakukan,aku tidak akan melawan" Fei Fei sudah tidak tau lagi harus berkata apa.


"Tidak akan!jika aku membunuh mu maka itu akan menjadi mudah untukmu.Karena hidup di sini lebih menderita daripada kematian!" dengan kasar Zishu menghempaskan tubuh Fei Fei hingga tersungkur di atas ranjang.


"Terserah kau mau mengatakannya atau tidak,tapi aku tidak akan pernah terperangkap kedalam trik murahan mu itu!!" ia pun pergi meninggalkan Fei Fei yang masih di posisi itu.


"Dasar rubah gila!mengapa di bumi ini bisa ada orang seperti dirimu hah?!"


Like,komen,vote❤️

__ADS_1


__ADS_2