Scarlt Blood Love

Scarlt Blood Love
Chapter 21.Wujud Sejatiku


__ADS_3

"Bagaimana,apakah dia sudah pergi?" tanya Zishu dengan ekspresi seperti biasanya.


"Belum yang mulia,nyonya bersikeras untuk menemui mu dan enggan untuk pergi,tapi kami berhasil mengatasinya" jawab Xio Yi terus terang.


"Lalu sekarang dimana dia?"


"Mungkin masih ada di luar kediaman yang mulia,tidak mungkin juga dia pergi di saat hujan lebat seperti ini"


"Baguslah kalau begitu,kita akan lebih cepat menemukan kedok dan siasat yang sedang ia rencanakan saat ini!"imbuhnya yang sedang melakukan ritual do'a dengan menyalakan 3 buah dupa didepan papan arwah mendiang ayahnya.


" Yang mulia,tadi hamba tidak sengaja melihat bercak darah ini di pakaian nyonya,setelah hamba amati tubuh nyonya tidak ada yang terluka sedikitpun,jadi mungkin darah ini milik orang lain dan dapat memberikan sedikit petunjuk pada kita,silahkan anda lihat sendiri yang mulia "Xio Yi seraya menyodorkan sepotong kain yang berhasil ia robek dari baju Fei Fei tanpa sepengetahuan pemiliknya,Zishu pun mengakhiri ritualnya dengan bersujud di lantai dan mengambil sepotong kain itu.Dengan kemampuan supernatural yang dimilikinya,Zishu mengeluarkan sedikit kekuatannya untuk memeriksa darah siapa menodai kain itu.


" Naga sungai putih?mengapa darah naga bisa ada padanya?hubungan apa yang mereka jalin diam-diam,setahu ku iblis dan naga tidak pernah akur sebelumnya,tapi ini??" lagi-lagi tanda tanya besar menggantung di wajahnya,sebelumnya ia tidak menyangka kasus ini akan serumit ini.Apalagi masih banyak teka-teki yang belum terpecahkan,membuat gairahnya semakin berkobar ingin berperang.


"Naga sungai putih?ohh,mungkin ini milik salah seorang dari mereka yang pernah hamba lihat bersama dengan nyonya di pinggir sungai keluapan yang mulia" Xio Yi berpendapat.


"Pasti kedua pihak saling mendapatkan keuntungan besar,makanya naga sungai putih mau bekerjasama dengan iblis,jika tidak mana mungkin mereka sampai melupakan dendam lama diantara leluhur mereka!tapi apa keuntungannya?"




Fei Fei mulai membuka matanya,perlahan pandangannya teredar ke langit-langit kamar,terus melebar hingga ke setiap sudut ruangan yang menurutnya asing.Ia mulai mendudukkan tubuhnya pelan-pelan sembari memegangi pelipisnya yang masih terasa pusing sebab kejadian kemarin iya kemarin,dia sudah tertidur sejak sore itu.



"Kau sudah bangun?" tanya Wen Rui yang baru muncul dari balik pintu.



"Aku dimana?" Fei Fei balik bertanya sambil celingukan ke sekelilingnya.



"Di penginapan,kenapa tidak suka tempatnya?"sahutnya seraya meletakkan nampan berisi makanan yang di bawanya tadi.



" Penginapan?!"ia langsung terkejut mendengar itu.



"Ooh aku lupa memberitahumu,kemarin aku tidak sengaja melihatmu pingsan jadi aku membawa mu kemari"Fei Fei pun lantas me-reply kejadian yang ia alami kemarin dan langsung mengingatnya.



" Hanya itu?" tanya nya yang masih di selimuti rasa bingung,Wen Rui tidak menjawab tetapi dia mengangguk sebagai gantinya,Fei Fei lantas menghampirinya di meja makan.



"Nona Fei Fei?"



"Hmmm?" sahutnya sambil mengunyah makanannya.



"Apa benar kau diusir dari sana?" tanyanya dengan raut menyelidik.


__ADS_1


"Lupakan,aku sedang malas membahasnya.Eyy kenapa kau tidak makan,cepatlah makan sebelum makanannya dingin!"



"Makanlah,aku sedang tidak lapar" sahut Wen Rui diiringi senyuman maut yang bisa buat serangan jantung siapa saja yang melihat.



"Sudah,aku sudah kenyang!" dengan sekali petikan jari semua piring yang ada di meja hilang sekejap mata ntah kemana.



"Aku lupa kalau kalian para abadi tidak pernah lapar,benar kan?"



"Tidak juga,siapa yang bilang begitu?"diiringi senyum nakal.



" Lalu kenapa kau tidak makan?!"eyelnya tak mau kalah.



"Karena kau sudah menghabiskan semuanya" ia pun terkekeh sendiri,melihatnya terkekeh Fei Fei langsung membulatkan matanya kearah Wen Rui,berangsur tawanya mulai memudar.


"Fei Fei,di kuil Yin Yang mengapa kau tidak melawan saat Duxie menyerang mu?"



"Mau menyerang dengan apa,senjata saja aku tidak punya?"masih dengan wajah juteknya.




"Tidak ada"



"Tidak ada kekuatan spiritual?!"



"Benar!tidak ada"



"Dasar tukang membual,semua makhluk di sini memiliki kekuatan tidak mungkin kau tidak ada kekuatan" ia pun terkekeh lagi.



"Aku tidak membual,ini kenyataan!"Fei Fei menanggapi dengan wajah serius,Wen Rui lantas memeriksa jiwa fisik Fei Fei dengan sihir yang ia miliki.


" Apa yang kau lakukan?!"



"Benar,memang tidak ada kekuatan sihir"


__ADS_1


"Apa ku bilang,untuk apa juga aku berbohong tidak ada gunanya!"



"Mungkin sebelumnya wujud sejati mu belum pernah di keluarkan jadi ilmu sihir belum masuk ke dalam tubuhmu,tapi tidak masalah kau hanya perlu ber kultivasi agar kekuatan sihir mu meningkat,apa kau bersedia?"



"Beneran?" raut wajahnya seketika berubah menjadi girang.



"Tentu saja mengapa tidak"Fei Fei langsung bangkit dan berhambur ke pelukan Wen Rui sontak Wen Rui terkejut dan mematung sejenak sebelum ia tersadar kembali dan menampakkan seulas senyum.



" Terimakasih "ucap Fei Fei di sela pelukan itu.Entah kenapa di peluk seperti ini rasanya begitu nyaman,ada rasa yang belum pernah ia rasakan seumur hidupnya yaitu rasa nyaman dan hangat dari siapapun tapi kali ini ia benar-benar merasakan itu.



" Duduklah,aku akan mengeluarkan wujud sejati mu!"Fei Fei mengangguk antusias dan menuruti apa yang Wen Rui perintahkan.Fei Fei mulai duduk sila dan saling berhadapan dengan Wen Rui diatas ranjang.


"Pejamkan matamu,kosong kan fikiran mu dan rileks kan tubuhmu.Biarkan semua anggota tubuhmu ber kultivasi dengan sendirinya,aku akan memulainya dengan mengeluarkan wujud sejatimu terlebih dahulu,setelah itu barulah kau mulai ber kultivasi!" Fei Fei hanya diam,ia sudah melakukan apa yang Wen Rui perintahkan.



Wen Rui mulai mengeluarkan sihirnya,mengarahkannya kepada Fei Fei untuk mengeluarkan wujud sejati yang ia miliki.Fei Fei tak mengeluarkan reaksi apa-apa,ia masih duduk dengan tenang saat Wen Rui hampir mengeluarkan wujud sejatinya.



![](contribute/fiction/2234600/markdown/18048992/1621584893423.jpg)



Dan inilah wujud sejatinya,**lotus salju 28 kelopak**.Lotus salju itu mulai mengeluarkan energi yang tersimpan di dalamnya dengan bantuan sihir dari Wen Rui dan tanpa sepengetahuan Fei Fei dia mentransfer 100 tahun kekuatan sihir kedalam lotus salju itu.Ia yakin jika memulainya dari dasar,maka sihir Fei Fei tidak akan terkumpul dengan cepat jadi dia memutuskan untuk melakukannya.



**Malam harinya**.........



Wen Rui sudah mengakhiri kultivasinya bersamaan dengan Fei Fei yang berangsur membuka kelopak matanya,kini tubuhnya terasa berbeda seperti ada suatu energi yang menyelimuti tubuhnya.



"Sudah!"



"Wahhh,hebat banget,sekarang aku sudah memiliki kekuatan seperti mereka.Ck,tunggu saja akan ku balaskan dendam ku!" ia membolak-balikan telapak tangannya karena masih tak percaya dengan hal itu.



"Sekarang ikut aku ke suatu tempat"



"Kemana?" belum sempat Wen Rui menjawab mereka berdua sudah menghilang dari sana.


__ADS_1


Like,komen,votenya dong kk2 yang baik jan pelit2 ntar kuburannya sempit looo.....


__ADS_2