
"Kami akan melakukan apapun asalkan Zishu pulih seperti semula! " imbuh Xin Yan dengan perasaan yang berkecamuk tak karuan.
"Dia bisa disembuhkan hanya dengan satu cara, yaitu menggunakan mantra Shuxie Xieye!"
Degggg!!
Semua tertegun seketika mendengar nama mantra itu disebutkan, kecuali Fei Fei yang tidak tahu menahu tentang mantra aneh itu.
"Bukankah itu salah satu mantra terlarang di tanah Orion! " ujar Xin Yan dengan wajah tanpa ekspresi dan tatapan kosong yang terjurus lurus kedepan.
"Benar, Apa tidak ada cara lain yang bisa digunakan selain menggunakan mantra terlarang itu? " timbrung Wubai Qi.
"Tidak ada, karena sebagian besar darahnya sudah terkena racun jarum wabah dan hanya dengan mantra inilah kita bisa mengeluarkan darah beracun itu dan menggantikannya dengan darah yang baru! "
"Ouh jadi maksudmu dia membutuhkan transfusi darah? " celetuk Fei Fei yang baru mengerti maksud dari ucapan orangtua aneh itu.
"Transfusi darah, hei gadis bodoh apa yang kau bicarakan? "
"Tidak, bukan apa-apa"
"Dasar orang zaman old, bilang donor darah aja ribet banget! " lanjutnya dalam hati.
"Heyy anak muda, kenapa kalian berfikir lama sekali. Tidak ada waktu lagi, cepat siapa yang akan menaruhkan hidupnya?! " ucap orangtua aneh itu dengan nada meninggi.
Tidak ada yang menjawab, semua hanya saling tunjuk menggunakan pandangan. Xin Yan, Wen Rui, Wubai Qi, tidak adakan diantara mereka yang mau berkorban.
"Apa aku saja yang mendonorkan darah ya?, lagipula hanya mendonorkan darah, bukan masalah besar untukku. Ck, ini juga menjadi kesempatan emas sekaligus langkah pertama untuk mendapatkan hatinya. Ahh, Fei Fei kau memang cerdas! " pujinya pada diri sendiri di dalam hati.
"Ayo siapa, tidak adakan yang mau menolongnya?. Haahh, kalau begitu biarkan aku pergi, buang-buang waktuku saja! " sejurus kemudian Fei Fei mencekal langkahnya.
"Tunggu, biar aku saja yang memberikan darah untuknya" sedetik kemudian seluruh tatapan mata tertuju pada si gadis berparas ayu itu.
"Baiklah kalau itu kemauan mu" si orangtua aneh itu manggut-manggut.
"Tapi Fei Fei, resikonya sangat besar.Jika kamu tidak kuat menahan mantra itu kamu bisa kehilangan nyawamu sendiri! " Wen Rui mencoba mengingatkan Fei Fei, walaupun sebenarnya hatinya tak rela kalau wanita pujaannya yang berkorban.
"Lebih baik aku yang kehilangan nyawa ketimbang dia yang sangat berharga bagi klan dewa dan tanah Orion! ", " apa yang aku katakan barusan, langit tolong maafkan aku, aku tidak bersungguh-sungguh mengatakan hal itu " rutuk Fei Fei dalam hatinya.
Daebak, sungguh kata-kata yang mampu mengharukan hati semua orang yang mendengarnya, sekaligus membuat ngilu sebuah hati yang tak merelakan dirinya untuk berkorban.
"Wahh kakak ipar, kau sungguh pemberani dan baik hati. Tidak salah kakak ku menikah dengan wanita seperti mu" ucap Wubai Qi yang terkagum dengan tindakan Fei Fei barusan.
"Tutup mulutmu, dasar penjilat! "
__ADS_1
"Sudah-sudah berhenti menggosip, sekarang cepat berbaring di sampingnya" seraya menduding bagian ranjang yang rumpang di sebelah Zishu.
" Biar aku saja! " Wen Rui tiba-tiba mengatakan hal mengejutkan itu.
"Siapa kau? "
"Aku pamannya, jadi lebih baik aku saja yang menyumbangkan darahku untuknya"
"Tidak bisa! " sergah pertapa sakti itu kemudian.
"Kenapa?! " semua orang kompak mengatakan hal itu. Pernyataan orangtua aneh itu langsung menimbulkan tanda tanya besar di benak semuanya.
" Karena melanggar aturan mantra ini. Mantra ini tidak bisa digunakan untuk dua orang yang masih ada hubungan darah, apapun alasannya mantra ini tidak boleh digunakan atau..... " orangtua aneh itu menjeda kalimatnya seraya menarik nafas panjang.
"Atau apa, katakan dengan jelas! "
"Atau akibatnya berada diluar kendali ku"
" Sudahlah biar aku saja, kalian tidak perlu khawatir aku dan dia akan baik-baik saja " ucapnya meyakinkan semua orang.
"Fei Fei apa kau yakin? " tanya Xin Yan menegaskan kembali tentang keputusan yang temannya ambil barusan.
"Aku yakin, 100% malah" balas Fei Fei diiringi anggukan.
Ucapan Xin Yan hanya mendapat balasan sebuah senyuman manis dari Fei Fei. Setelah Xin Yan selesai berucap, Fei Fei lantas naik keatas ranjang dan membaringkan dirinya tepat disebelah Zishu terbaring.
"Kenapa masih berdiri di sini, cepat pergi dan tutup pintunya dari luar! "
" Apa kata mu, beraninya kau mengusir kami. Aku hanya ingin memastikan bahwa kakak ku baik-baik saja, apa itu tidak boleh?! " sergah Wubai Qi yang tak mau pergi dari sana.
" Dasar bocah tengik, berani membantah orangtua! " sejurus dengan mengayunkan tongkatnya dan mendarat tepat di bokong Wubai Qi.
"Aduh!, huftt dasar orang tua aneh! "
"Sudah, ikuti saja apa maunya. Jangan memperlambat waktu lagi" tukas Fei Fei mencoba melerai keributan kecil itu.
"Iya, baiklah" dengan nada lesu Wubai Qi menyahut, dan melangkah menuju luar kamar.
"Fei Fei, trimakasih! " Fei Fei lantas tersenyum menanggapi ucapan Xin Yan.
"Sama-sama" dengan berat hati akhirnya Xin Yan meninggalkan kamar itu, sementara Wen Rui dia sudah keluar sejak tadi.
Kini, hanya tersisa 3 orang yang berada di dalam kamar itu. Mendadak suasana disana berubah mencekam. Sesaat lagi, detik-detik penyelamatan sebuah nyawa dari sang penjemput ajal akan berlangsung. Mampukah Zishu melewati masa-masa kritisnya???
__ADS_1
"Kau ini memang benar-benar bodoh, sudah berkali-kali disiksa tapi tetap saja mau menolongnya. Apa akal sehatmu sudah hilang?! katakan kenapa? " tanya kakek tua yang berdiri tepat di sisi ranjang.
" Aku punya alasanku sendiri, maaf aku tidak bisa mengatakannya kepada siapapun " jawab Fei Fei tanpa menatap lawan bicaranya.
"Huuh, dasar kalian anak muda memang keras kepala. Apa kau sudah siap gadis bodoh? "
Tak ada respon dari Fei Fei, ia malah memejamkan matanya sembari menghirup nafas dalam. Setelah itu, ia membuka matanya dan mengangguk dengan keyakinan penuh bahwa keputusan yang diambilnya sekarang adalah keputusan yang paling tepat.
"Ya, aku sudah siap! "
"Baiklah, pertama-tama aku akan menghilangkan kesadaran mu terlebih dahulu. Barulah setelahnya aku akan mengeluarkan darah beracunnya dan memotong urat nadi mu lalu memindahkan darahmu kedalam tubuhnya. Mungkin kau akan kehilangan darah yang lumayan banyak kali ini"
"Tidak masalah, asalkan dia bisa selamat.... " Fei Fei menjeda kalimatnya untuk menoleh dan menatap lekat wajah tampan di sampingnya.
" dan tidak terjadi apa-apa dengan ku itu saja sudah cukup. Kau harus menjamin kalau operasi ini berjalan dengan lancar atau aku, aku akan meneror rumahmu jika aku jadi hantu nanti! "
"Bersiaplah, tutup matamu dan berkonsentrasi!" Fei Fei mengikuti arahan dari orangtua aneh itu.
Mulut kakek tua itu mulai berkomat-kamit membaca mantra terlarang itu sambil mengangkat kedua tangannya dan melambaikannya kerah yang tidak teratur. Sementara Fei Fei, dia telah kehilangan kesadarannya beberapa detik lalu.
Perlahan-lahan memancarlah cahaya berwarna biru kristal dan mengitari tempat terjadinya ritual sakral itu hingga memenuhi langit-langit kamar. Sementara Zishu, tubuhnya mulai mengeluarkan pancuran darah yang lumayan deras. Dengan sendirinya darah itu masuk kedalam botol yang dilayangkan ke udara.
Setelah darah tadi tidak mengucur lagi dari tubuh Zishu kini saatnya si kakek tua itu memasukkan mantranya kedalam tubuh Fei Fei untuk memotong urat nadinya. Kakek tua itu menggunakan seluruh energinya untuk menjalankan operasi magic ala jaman Kuno ini.
"Kenapa nadinya susah sekali di putus?! sepertinya tubuhnya disegel dengan kekuatan yang sangat besar? "
Ternyata, belati yang diberikan Lu Taichong pada putrinya selalu melindungi Fei Fei dari segala macam sihir yang bisa saja membuat nyawanya terancam. Oleh karena itu, Fei Fei tetap sehat walafiat setelah disiksa ribuan kali.
Dengan segala upaya dan tenaga, akhirnya segel yang melindungi Fei Fei mampu dijinakkan olehnya. Dan belati itu langsung terpental dari dalam baju Fei Fei dan tergeletak di lantai.
" Pantas saja, rupanya dia putri raja iblis! "
Sekali hentakan kakinya, pancuran darah segar keluar dari tubuh Fei Fei dan masuk kedalam tubuh Zishu sedikit demi sedikit. Sungguh pemandangan yang menghiruk-pikukkan indra penglihatan siapapun yang melihatnya.
Beberapa saat sudah berlalu, seperti ritual itu sudah hampir usai. Sebab ditandai dengan tidak lagi mengucurnya darah Fei Fei kedalam tubuh Zishu.
Benar saja, orang tua aneh yang tidak diketahui namanya itu mulai membenahi sistem organ Fei Fei dan Zishu seperti keadaan semula.
" Selesai juga" ucapnya diakhiri dengan hembusan nafas lega.
Hayoooo, nyampek ga tuh imajinasi nya???.....
Kalo ga nyampe boleh dilatih lagi imajinasinya dengan cara menonton movie yang berimajinasi tinggi. Salam sehat Alll
__ADS_1
Heppy Reading....