Scarlt Blood Love

Scarlt Blood Love
Chapter 18.Kuil Yin Yang


__ADS_3

"Nyonya pelan-pelan,jangan berlari terlalu kencang nanti kau bisa terjatuh!"A Xiang membuntuti langkah Fei Fei dengan setengah berlari.


"Tidak bisa,aku sedang terburu-buru sekarang.Dengan berlari akan menghemat waktu dan lebih cepat sampai!" sahut Fei Fei di sela berlari,namun......shitttt....


Langkahnya terhenti kala netranya melihat seseorang yang tak asing di matanya sedang memberi makan sekelompok merpati di halaman Mansion.Mengingat kejadian semalam membuat Fei Fei menelan saliva nya.


"Nyonya kenapa berhenti?"


"Sstttttt,jangan keras-keras!"seraya menduding pria berambut panjang yang letaknya sedikit jauh dari posisi mereka sekarang.


" Tuan!"dia juga terkejut.


"A xiang,kalau kau bicara lagi aku akan membuat mulutmu bungkam selamanya!" ancam Fei Fei lirih,A Xiang lantas menutup mulutnya rapat-rapa.


Sepersekian menit kemudian,tak ada pergerakan apapun dari Zishu ia tetap santai sambil menaburkan biji-bijian diantara para merpati.Fei Fei dan A Xiang menjadi terheran,apakah telinganya tidak mendengar langkah kaki atau celotehan kedua wanita di belakangnya itu?


Akhirnya Fei Fei berinisiatif untuk memancing,ia tau kalau Zishu pasti mendengar sesuatu tapi berpura-pura seolah tidak ada apa-apa.


"Ehmmm" sengaja ia berdehem sedikit keras untuk melihat reaksi Zishu.


"Nyonya sebaiknya kita kembali saja,tuan ada di sini mustahil untuk kita bisa keluar dari Mansion"


"Diam!!" Fei Fei masih terus mengamati pergerakan Zishu namun ia tidak menengok sedikitpun bahkan melirik pun tidak.Hi ih si doi,kerajaan buat senam jantung aja,tingkahnya gak ada yang terdeteksi secuil pun.Fei Fei makin tertantang untuk membuktikan apakah Zishu berpura-pura atau tidak.


"A Xiang,ayo pergi!!!" Suaranya sengaja ia tambah volumenya menjadi 3x lipat dari suara yang tadi untuk melihat bagaimana reaksi Zishu,apakah dia masih berpura-pura tuli atau sudah siuman dari koma.Jawabanya masih sama,tidak menoleh sedikitpun,Fei Fei langsung ngeh dengan itu,berarti fixs doi emang sengaja nge-tuli.


"Aneh banget tu orang,tumben.Ahh bodok lah,mungkin dia sudah lelah meladeni ku atau sudah tobat.Gak masalah,lebih bagus malah!" batinnya dalam hati.


"A Xiang ayo"


"Tapi nyonya bagaimana jika nanti tuan marah besar?"


"Tidak akan,tenang saja.Sudahlah kalau kau tidak mau ikut juga tidak papa,aku bisa pergi sendiri!" dengan santainya Fei Fei berjalan melewati Zishu disusul dengan A Xiang di belakangnya.Untuk yang terakhir kali Fei Fei menoleh kebelakang,namun naas Zishu masih di tempat semula dan dia benar-benar tidak menghiraukan kepergian Fei Fei.

__ADS_1



"" Xin yan ku mohon ayolah,apa kau tidak mau membantu sahabat mu ini,hah?"rengek Fei Fei dengan tangan menyembah di hadapan Xin Yan tak lupa ia juga memasang wajah termelasnya agar sahabatnya ini bisa luluh.Seperti biasa,para member trio kelepon yang satu ini sudah berkumpul di basecamp mereka dimana lagi jika bukan di pinggir sungai keluapan,orang mah basecamp di cafe apa bar lah ini basecamp di pinggiran kali.



"Naga terbang,tolong bantu aku membujuk Xin Yan.Please"kini Fei Fei beralih memohon pada Wen Rui agar mau membantunya membujuk Xin Yan.Agar wajah melasnya semakin komplit,ia juga mengedipkan matanya berkali-kali supaya Wen Rui berbelas kasihan padanya.Melihat itu Wen Rui malah memutar bola mata jengah.



" Iya iya akan ku bantu.Xin Yan turuti saja apa maunya.Apa kau tidak kasihan melihatnya menangis seperti bayi baru lahir begitu?"diiringi tersenyum meledek.



"Tidak mau!lagi pula kenapa harus ke tempat-tempat berbahaya seperti itu sih?bukankah kau sudah mendapatkan permata langka itu kemarin,lalu kenapa sekarang mengajak kami ke kuil Yin Yang?apakah satu permata belum cukup?!" cetus Xin Yan dengan nada juteknya.



"Xin Yan,tujuan ku mengambil barang-barang itu bukan untuk aku koleksi atau ku jadikan perhiasan.Tapi aku mencari benda-benda itu karena hidupku,masa depan ku dan keluarga ku hanya bisa diselamatkan dengan itu,jadi kumohon tolong bantu aku karena cuma kalian yang bisa aku mintai bantuan,yaaa please" ia terus merengek sambil mengayunkan tangan Xin Yan.




"Gadis licik!" umpat Wen Rui lirih dengan senyum di bibirnya.



"Tapi ingat ini adalah yang terakhir kali,setelah ini aku tidak akan mau membantu mu mencari benda-benda lain!"



"Janji!"

__ADS_1



"Apakah sudah puas berpelukan nya,kalau sudah bisakah kita pergi sekarang nona"



"Yukk" sahut Xin Yan.



"A Xiang,kau pulang lah terlebih dahulu,setelah ini selesai aku akan segera kembali"



"Tidak nyonya,A Xiang ingin pergi dengan nyonya!" Wen Rui lantas memukul bahu A Xiang dengan tangannya dan seketika A Xiang langsung tergeletak tak sadarkan diri.



"Apakah dia tidak kenapa napa?"



"Tidak papa,sebentar lagi juga dia akan sadar.Ayo kita pergi!" dalam hitungan detik trio kelepon itu sudah menghilang terbawa angin.



"Apakah benar ini tempatnya?" tanya Fei Fei yang baru saja menapakkan kaki di depan kuil tua yang tak terawat itu.



"Kelihatan nya begitu,tapi aku tidak yakin kalau batu itu ada disini,bukankah waktu itu para vampir sudah mengambilnya"Xin Yan membalas.


"Tapi aku sangat yakin kalau batu itu masih ada di sini!"

__ADS_1


"Coba kita cari lebih dulu,jika tidak ada mungkin kita akan menemukan suatu petunjuk tentang keberadaan batu itu"Wen Rui menimpali.


" Yasudah ayo masuk "


__ADS_2