
"Ni shi shei?" tanya Ruiqi kepada gadis asing di hadapannya.
"Apa? Siapa kau?" Emi balik bertanya. "Apakah kau saudarinya Simon, atau seorang maling?"
"Aku adalah pacarnya Simon," jawab Ruiqi mengikuti Emi menggunakan bahasa Inggris. Ternyata penghuninya masih Zhiming.
"G...girl...friends?" Emi berpikir maksud Ruiqi adalah 'temannya Simon yang kebetulan berjenis kelamiin perempuan', karena dia berpikir jika memiliki pacar, pria itu akan menikah dengan pacarnya itu bukan dengannya.
"Benar. kau tidak tahu siapa aku?" tanya Ruiqi. Dia tidak percaya Emi menuduh artis top sepertinya adalah maling.
Emi menggeleng, "tidak, aku tidak tahu. Bagaimana kau bisa masuk? Apakah kau yakin bahwa kau bukan maling?" tanyanya sekali lagi untuk memastikan. Dia memiliki tanggung jawab untuk menjaga rumah Simon selama pria itu tidak di rumah.
Ruiqi sedikit kesal dengan pertanyaan Emi yang masih menuduhnya seorang maling. "Lalu siapa kau? Bukan kah kau lebih mencurigakan?"
"Aku? Aku bekerja di sini," jawab Emi dengan tenang. "Sebenarnya aku ingin pergi, tetapi aku tidak bisa meninggalkan orang asing di rumah ini," ujarnya lagi.
Ruiqi dengan kesal mengambil gawainya, dia menujukkan cuplikan drama yang di bintanginya kepada Emi. "Lihat, aku bukan seorang maling,"
Emi melihat cuplikan video di youtube dan Ruiqi bergantian. "Hanya karena wajah kalian berdua mirip, kau tidak bisa menipuku,"
"Apa?"
"Lagi pula kalian tidak terlalu mirip, kau jauh lebih cantik." Aku Emi.
__ADS_1
"Bagian mana yang tidak mirip?!" seru Ruiqi kesal, tetapi tiba-tiba dia menyadari sesuatu, "kau tadi bilang aku lebih cantik? Itu artinya kau percaya kan jika aku adalah pacarnya Simon?"
"Tidak, apa hubungan cantik dengan temannya Simon," tegas Emi.
Ruiqi menghela napas, dia menyerah untuk meladeni Emi. Siapa gadis asing itu? Dia memutuskan untuk mengabaikan Emi, lagipula dia sudah terbiasa main ke rumahnya Simon. Bahkan Simon tidak mengganti password pintu rumahnya.
"Terserah kau mau percaya atau tidak, aku tetap akan masuk." Ruiqi berjalan melewati Emi.
Melihat itu, Emi segera menahan lengan Ruiqi. "Tunggu! Simon tidak ada di sini, dan kau tetap ingin di sini?"
"Sama sepertimu, aku juga mencurigaimu. Apa yang kau lakukan disini?"
"Apa?"
Bergegas keduanya saling pergi bersembunyi. Ruiqi bersembunyi karena ingin memberi kejutan, sementara Emi bersembunyi karena tidak ingin Simon menambah pekerjaannya dia harus segera kabur untuk pergi main.
Benar saja, pelaku pembuka pintu itu adalah Simon. Apa dia sudah pergi? Pikir Simon begitu mendapati rumahnya sangat tenang.
Saat dia hendak melangkah menuju ruang kerjanya untuk memastikan apakah Emi membereskan dengan baik ruangan yang sengaja dibuat berantakan olehnya. Tiba-tiba seseorang memeluknya dari belakang.
Aroma parfum yang dikenalnya menerobos masuk ke lubang hidungnya.
Ruiqi? tanyanya dalam hati.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan?" Simon melepaskan tangan yang melilit pinggangnya, dan berbalik untuk melihat Ruiqi
"Kejutan!" seru Ruiqi.
"Mengapa kau ada di sini?" tanya Simon sekali lagi.
Ruiqi mengerucutkan kedua bibirnya, "Tentu saja karena ingin bertemu denganmu," ucapnya sembari kembali mendaratkan tubuhnya kepada Simon, dan melingkarkan kedua tangannya di pinggang Simon.
Tidak menepisnya, Simon membiarkan saja kepala gadis itu bersandar di dadanya. "Ada apa?" tanyanya bernada lembut.
"Aku merindukanmu. Apakah sudah terlambat jika aku menyatakan perasaanku kepadamu sekarang?" tanpa melepaskan lilitan tangannya, Ruiqi mendongak menatap wajah Simon dengan wajah sendunya.
"Jadi, wanita ini adalah benar seorang pacar?" Suara Emi mengagetkan dua orang yang hendak saling berciuman. Meskipun dia tidak tahu apa yang dibicarakan Simon dan Ruiqi, tapi melihat kontak fisik keduanya yang tidak biasa biasa saja, membuat Emi mengambil kesimpulan itu.
Simon segera melepaskan Ruiqi dari rangkulannya, "Kau belum pergi?" tanyanya dengan tenang kepada Emi.
Emi melihat Simon dan Ruiqi bergantian dengan bingung. Bukan kah, orang itu suamiku? Dan wanita itu adalah pacarnya pria itu. Dan pria itu adalah suamiku. Mereka berpelukan.
Hah? Gila! Apakah aku baru saja memergoki suami yang sedang berselingkuh? Emi menutup mulutnya setelah menyadari dia menemukan fakta yang mengejutkan.
Tapi, kalian kan bukan suami istri benaran? Tiba-tiba sebuah fakta yang lebih mengejutkan menyadarkan Emi.
"Emi?" Simon bertanya sekali lagi sembari berjalan mendekati Emi, karena gadis itu terlihat sedang memikirkan sesuatu. "Aku akan menjelaskannya kepadamu." Simon menarik lengan Emi dan membawa gadis itu ke ruang kerjanya.
__ADS_1
"Tunggu lah sebentar," kata Simon kepada Ruiqi.