
Qaid tidur di tengah di antara kedua anaknya.
Ia tersenyum bahagia saat Athar dan Alea memeluk erat dirinya.
"Terimakasih telah mempercayakan aku memiliki mereka, jika di beri kesempatan aku tidak akan mengecewakan Seira lagi, akan ku tebus semua penderitaan yang suda aku buat di masa lalu." Ucap Qaid.
Seira yang ada di balik dinding mendengar ucapan Qaid menitihkan air mata, baginya kebahagiaan anak anaknya adalah yang paling utama, tapi hatinya belum ingin menerima Qaid dalam kehidupannya lagi.
Setelah menyeka air mata dengan kedua tangannya Seira memutuskan untuk beristirahat.
Jam tiga pagi Seira bangun dan melaksanakan Sholat Tahajud. Ia menumpahkan semua keluh kesahnya di atas sajadah begitu pula dengan Qaid yang terlarut dalam Dzikir dan doa yang ia langitkan berharap Allah mengabulkan permintaannya.
Seira terjaga hingga subuh, sedangkan Qaid kembali menyusul putra putrinya ke alam mimpi.
Azan subuh dari Masjid yang terletak beberapa meter mulai mengalun indah, membawa semangat baru bagi penghuni rumah sederhana itu.
Seira segera memakai mukenahnya dan bergegas membangunkan anak anaknya.
Seira terlebih dahulu membangun kan Randy dan Rangga
Saat mengetuk pintu kamar kedua adik laki lakinya ternyata mereka suda terlihat rapi dengan baju Koko dan sarung.
"Assalamualaikum, selamat pagi kesayangan ku. Bantuin Kakak dong, tolong bangunkan Mas Qaid, aku takut bangunin dia."
Seira berbicara pelan pada kedua adiknya agar orang lain di luar sana tidak mendengar pembicaraan mereka.
__ADS_1
"Ohhhh, pantesan pagi pagi gini kita di sapa dengan lembut padahal ada maunya." Goda Rangga.
"Uda kak, bangunin sendiri aja lha, calon suami sendiri juga." Sambung Randy.
"Calon istri dari Hongkong, mantan istri !!" Jawab Seira tegas.
"Suda ah, nanti ketinggalan Sholat subuhnya, sana berangkat."
Randy lalu bergegas membangunkan Qaid, ternyata orangnya suda bangun dan sedang di kamar mandi.
"Mas Qaid, mau ikut jama'ah di Masjid ?." Tanya Randy.
"Mau Randy, tungguin Mas ya.." Balas Qaid dari dalam kamar mandi.
Setelah selesai bersiap mereka bertiga bergegas ke Masjid, setelah selesai Sholat Subuh berjamaah , banyak yang menanyakan tentang Qaid.
"Randy dan Rangga hanya menjawab bahwa Qaid adalah ayah dari Athar dan Alea, hal itu membuat orang orang kaget. Pasalnya sejak hamil Seira hanya seorang diri tanpa di temani Suami. Dan berhembus kabar bahwa Seira telah di ceraikan oleh suaminya, karena itu memilih kembali ke Flores.
***
Seira Pemandangan Pantai yang indah, ini kali pertama Seira berkunjung ke Pantai Koka, di temani Qaid Arkana sang mantan suami serta kedua buah hatinya.
Rasanya sulit untuk sekedar memejamkan mata, akan sangat di sayangkan apabila terlewatkan sedikit saja.
Meskipun belum pasti ia akan memberikan kesempatan bagi laki laki yang kini bersamanya, namun Seira bahagia melihat Qaid hadir untuk menemani mereka. Terutama anak anaknya yang terlihat sangat bahagia dan tertawa yang begitu lepas, kini sedang asyik membuat istana pasir bersama sang Ayah.
__ADS_1
"Wah Istana Pasirnya suda jadi nak, kita berhasil." Sejenak Qaid memandang ke arah Seira.
"Tapi siapa yang akan menjadi Raja dan Ratu di istana ini Ayah." Tanya Athar seraya merapikan Mainan yang mereka bawa.
"Tentu saja Ayah Rajanya dan Bunda mu Ratunya."
Seira yang mendengar jawaban Qaid terlihat kaget.
Namun Seira berpura pura biasa saja saat Qaid memandang ke arahnya.
Seira melanjutkan aktivitas berselfi ria, untuk menghibur dirinya sendiri, ia juga berpikir untuk mengupload beberapa foto di sosial media miliknya.
Hai Readers....
Maaf ya baru up lagi...
soalnya benar benar kehilangan semangat
setelah mengahadapi cobaan hidup yang sangat rumit yang menimpah aku dan anak anak.
tetap dukung karya ku ya teman teman.
jangan lupa tinggalkan jejak
like , favorit, dan Rate serta Follow aku ya...
__ADS_1
I love U readers setia ku