Seluit Cinta Salma

Seluit Cinta Salma
episode 12 kepulangan Salma


__ADS_3

Hari masih begitu pagi matahari masih asyik bermanja bersembunyi di kaki langit, namun Salma sudah bersiap dengan dandanan casual dan rapi namun tetaplah syari ia keluar dari kamarnya sambil menarik koper berukuran sedang.


"kamu sudah siap Salma ?"


suara Zahra saat melihat Salma telah keluar dari dalam kamarnya


"iya kak, aku udah siap,.. Kak Zahra mas Raziq dan juga Ammar apa sudah siap juga ?"


"tenangg...kita sudah lebih dahulu Ready dhonk mommy " jawab Raziq menirukan suara Ammar


Ammar memanggil kedua orang tuanya dengan sebutan Amy dan Aby sementara memanggil Salma dengan sebutan Mommy dan itu atas permintaan Salma sendiri karena Salma juga begitu menyayangi Ammar seperti anaknya sendiri bahkan Ammar pun sangat lekat dengan Salma


"baiklah..kalau kalian semua sudah siap mari kita berangkat, secepatnya kita akan pulang ke Indonesia " seru Raziq sambil menarik beberapa koper dari dalam apartemen


Hari ini mereka akan pulang ke Indonesia setelah hampir 3 tahun tidak pulang, Raziq pun ingin membawa anak dan istrinya untuk menemui orangtua dan keluarganya di kampung halaman sekaligus memperkenalkan keluarga Raziq yang sebenarnya.


************


setelah menempuh perjalanan beberapa jam mereka pun sampai di Bandara international Jogjakarta, setelah terlebih dahulu mereka sudah memesan travel mereka sengaja tidak memberitahukan kepulangan mereka pada keluarga karena berharap ini akan menjadi surprise untuk mereka. setelah menempuh perjalanan travel 4 jam mereka pun sampai juga di kampung halaman tercinta, sekita rindu pun menghilang setelah memijakkan kaki mereka di tanah kelahirannya.


setelah berkompromi di jalan mereka memutuskan Salma akan pulang menuju rumah orangtuanya sendiri dan Raziq menuju rumah orangtuanya sendiri, dan setelah Raziq menjelaskan kebenaran yang sebenarnya pada orang tuanya baru Raziq akan menemui keluarga Salma. mereka pun berpisah setelah terlebih dahulu mengantar Raziq beserta istri dan anaknya namun Salma tidak ikut turun


"Kak Zahra, mas Raziq maaf ya Salma tidak ikut turun disini, "


"iya Salma nanti kami akan datang kerumah untuk menjelaskan semuanya kamu tidak usah kawatir mas pasti datang"


Raziq menepuk bahu Salma memberi penguatan dan keyakinan pada Salma untuk tidak mengkhawatirkan semua ini


"baiklah..Salma pamit ya kak, mas "


setelah menyalami keduanya dan mencium Ammar yang masih terlelap dalam gendongan Amy nya


"Assalamualaikum..sampai jumpa ya kak mas"


"waalaikumsalam, sudah sampai kabari kakak ya Sal"

__ADS_1


********


Salma sudah sampai sang supir Travel menurunkannya tepat di depan rumah orang tua Salma. ada kerinduan yang sulit di lukiskan dengan kata kata pada rumah ini dan juga pada kedua penghuni rumah itu, yang telah 3 tahun Salma tinggalkan. Hari sudah sangat malam ketika Salma sampai jarum jam di tangan Salma telah menunjuk pada angka 03.15 menit dini hari.


Salma tampak puas memandangi rumah dan pekarangan rumahnya kini sudah berubah jauh lebih baik setelah dengan hasil jerih payahnya berhasil merenovasi rumah ini dengan gaya yang lebih modern, dan juga satu unit mobil sudah berhasil terparkir di garasi rumahnya. hal itu bukan semata mata untuk menyenangkan dirinya pribadi namun itu semua ia peruntukan untuk kedua orang tuanya. puas melihat rumah Salma dari halaman depan Salma pun beranjak ke arah depan pintu kemudian memencet bell, tak mungkin Salma bisa masuk seperti dulu karena sudah pasti kunci lama sudah di ganti.


setelah menunggu beberapa lama tak juga ada tanggapan dari dalam rumah Salma pun memencet kembali Bell rumahnya beberapa saat kemudian tampak lampu di ruang depan dinyalakan


"sopo ya pak malam malam begini bertamu, padahal belum subuh"


tanya ibu Marwa pada suaminya sambil berjalan beringingan keluar dari tempat sholat karena keduanya baru saja selesai sholat tahajud


"entahlah bu,, ayo kita lihat siapa tahu ada tamu penting"


tak lama kemudian daun pintu terbuka


CEKREKKKKK


"loh...nggak ada orang pak "


"iya ya bu...padahal tadi dengar bunyi bell 2x " pak Cahya pun merasa heran


"jangan..jangan..."


"apa to bu mbok jangan aneh aneh "


tak lama kemudian terdengar suara koper di seret memecah kebingungan kedua orang paruh baya itu


"Assalamualaikum...ibu bapak "


"loh....itu kan Salma pak "


"waalaikumsalam..aduh ndok Salma anakku "


bu Marwa menjerit histeris melihat anaknya telah berdiri di hadapannya. keduanya pun berhamburan saling memeluk dan menangis bahagia

__ADS_1


"Salma kangen dengan Bapak dan ibu"


Sesaat kemudian menenggelamkan diri dalam pelukan kedua orangtua dan anak itu.


"ayo..kita masuk"


merekapun masuk dalam rumah setelah puas berpelukan dan saling melepas rindu merekapun duduk di ruang keluarga


"oh..iya kok ibu baru sadar kamu kan sudah bersuami lalu dimana Raziq ?apa suamimu itu tidak ikut pulang denganmu ?"


sadar kalau tidak ada sosok Raziq yang tampak ikut pulang bersama Salma bu Marwa pun segera mencari tahu keberadaan menantunya tersebut


"emmh mas Raziq pulang kok, besok menyusul kesini sekarang dia pulang dulu ke rumah orangtua mas Raziq"


jawab Salma dengan sedikit gugup


"kalian baik baik saja kan nduk??"


bu Marwa tampak curiga


"iya bu kami baik baik saja kok bu, ibu dan bapak tidak usah kawatir besok mas Raziq juga kesini"


**********


Sementara dirumah orangtua Raziq terjadi sedikit ketegangan orang tua Raziq tampak bingung dengan keadaan Raziq yang pulang membawa serta anak dan istrinya namun istrinya bukan Salma melainkan Zahra


setelah mendengar penjelasan Raziq dan Zahra keluarga Raziq pun bisa mengerti dan memahami sehingga bisa menerima kehadiran Zahra dan Ammar dengan penuh kehangatan dan kasih sayang.


Flash back on


sewaktu masih di Kairo Raziq telah menjatuhkan talak kepada Salma atas permintaan Salma karena setelah mengetahui Raziq sudah menikah dengan Zahra terlebih dulu. Salma meminta untuk segera mengakhiri ikatan pernikahan yang hanya tertulis diatas kertas, karena mereka bertiga telah tinggal bersama maka tidak ada lagi kekawatiran untuk mereka akan berbuat hal yang menyimpang dan menjadi dosa karena antara Salma dan Raziq memang tidak ada rasa cinta selain perasaan sebagai saudara.


dengan iklas Raziq pun menjatuhkan talak pada Salma di hadapan Zahra dan seorang temannya dari Indonesia yang menetap di sana. kepulangan mereka kesini untuk melegal kan perceraian Raziq dan Salma.


MOHON DUKUNGAN LIKE DAN KOMENTARNYA UNTUK AUTHOR KARENA INI SANGAT MEMBANTU AUTHOR

__ADS_1


TERIMAKASIH UNTUK READERS SETIAπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


__ADS_2