Seluit Cinta Salma

Seluit Cinta Salma
22. Honeymoon


__ADS_3

Hari masih begitu pagi, kabut tipis masih bergelayut di awang awang membuat hawa semakin terasa sejuk butiran butiran embun sisa gutasi pun masih membasahi dedaunan dan rumput.burung berkicau bersahutan menari meloncat diatas dahan dahan. ini adalah pagi hari pertama Salma dan Rey saat menikmati honeymoon sederhana mereka, bukan Rey tak bisa membawa istrinya pergi keluar negeri bahkan jika mau untuk keliling Eropapun Rey sanggup namun atas permintaan Salma yang kali ini ingin menikmati wisata lokal saja sebagai wujud cinta dan bangganya terhadap pesona Alam Negeri ini. akhirnya mereka memilih pulau raja empat sebagai tempat sebagai tempat untuk berbulan madu.


Salma berusaha membangunkan Rey yang masih membungkus tubuhnya dengan selimut tebal, mungkin karena terlalu capek setelah menempuh perjalanan juga akibat olah Raga malam yang sungguh memforsir tenaganya sehingga hal ini sangat sulit untuk membangunkannya pagi pagi subuh begini.


Salma sudah berusaha mengguncang tubuhnya, memencet hidungnya namun belum juga berhasil membangunkannya. hingga pada akhirnya Salma menggunakan jurus pamungkas. yaitu dengan mencium di beberapa bagian mulai dari kening hingga di tengkuknya.


"emmhhhh sayang...apa kamu sedang menggodaku " ucapnya dengan mata masih terpejam.


"jangan mengada ngada ini udah subuh ayok bangun dulu" ucap Salma sambil bersungut sungut


"iya..iya aku bangun" jawabnya dengan menggeliat karena merasakan pegal di sekujur tubuhnya. tak lama ia pun batin menuju kamar mandi membersihkan diri dan berwudhu, sementara Salma mempersiapkan perlengkapan sholatnya membentangkan saja dah kemudian mereka shalat berjamaah. meskipun baru dua tahun Rey menjalani keyakinan yang sama dengan Salma namun ia sudah cukup baik dalam mempelajarinya hingga untuk bacaan sholat dan surat surat pendek dia telah hafal dengan baik.


"Mas...setelah sarapan kita akan jalan jalan kemana?" tanya Salma sambil melipat mukena nya


"siapa bilang kita akan jalan jalan, ada hal yang jauh lebih penting dari itu"


"maksudnya ?" Salma masih bingung belum mengerti dengan ucapan Rey

__ADS_1


"Sayang.. gimana kalau kita punya baby...?"


Salma mengernyitkan dahinya mendengar pertanyaan Rey


"kok gitu sih mas, memangnya tujuan kita menikah apa coba? kalau nggak memiliki keturunan"


jawaban Salma seolah memberikan lampu hijau


"jadi....kita harus bekerja keras nih , dan aku mau seharian ini kita lembur siang malam supaya misi kita berhasil secepatnya"


"tapi kan aku pingin jalan jalan juga mas"


Rey menunjuk pada anggota tubuh bagian tengahnya. Salma hanya pasrah dalam kungkungan suaminya. tak ingin membuang waktu Rey pun segera menerkam mangsa yang ada di depan matanya, kemudian me****t dengan rakusnya setiap hidangan yang tersaji pada diri Salma. mereka yang sudah mandi kini tampak basah karena mandi keringat, sepertinya olahraga mereka pagi ini kelewat hot sampai sampai Salma lemah tak berdaya


"mas... " panggil nya dengan suara lesu


"iya sayang,..kenapa ?"

__ADS_1


"Mas.. " Rey pun mendekatkan wajahnya pada wajah istrinya yang terkulai disebelahnya


"apa kamu menginginkannya lagi sayang " tanyanya Rey sambil menaik bahkan alisnya


"jangan ngawur,..mas nggak lihat apa aku dah lemah nggak berdaya gini, tolong mas ambil in selimut itu aku malu"


"malu kenapa sih..kan kita dah buka bukaan dari kemaren masih malu saja"


"ya tetep saja malu..mas"


"hemmss...itu yang aku suka dari kamu sayang suka malu malu..tapi mau " Rey terus menggoda Istrinya sambil menyelimuti tubuh polos istrinya kemudian memeluknya penuh cinta.


visual Salma Arluna cahyani



**********

__ADS_1


Hayy...hayyyy terimakasih ya para READERS mohon like, comment dan DUKUNGANYA biar AUTHOR SEMANGAT LAGI NGE UP nya🙏🏻🙏🏻🙏🏻


__ADS_2