
Matahari pagi tersenyum menyapa hari memberi semangat untuk semua insan memulai pagi ini penuh dengan harapan bahwa hari ini akan lebih baik dari hari kemarin. begitupun dengan Salma meski hatinya sedang diliputi rasa sedih karena merasa belum mendapat pengakuan dari suaminya tentang sepenggal kisah masa lalunya yang kini berusaha Mami nya hadirkan kembali dalam kehidupan Rey meski sekarang Rey telah menikah dengan Salma. namun sepertinya bayangan masa lalu itu kini seperti sengaja di hadirkan kembali entah apa maksud dibalik semua ini.
Salma telah menyelesaikan tugas utamanya sebagai seorang istri yaitu mempersiapkan segala kebutuhan suaminya mulai dari mempersiapkan pakaian dan segala ***** bengeknya yang akan diperlukan suaminya sebelum berangkat ke kantor, termasuk sarapan paginya. pagi ini Salma memasak sup ayam disesuaikan dengan cuaca pagi ini yang lebih dingin dan sangat pas jika menghangatkan usus dengan soup ayam yang yummi.
setelah semua tertata rapi di meja makan Salma pun beranjak ke kamar utama membangunkan Rey, meski dalam hatinya ada yang mengganjal namun Salma tetap melakukan perannya sebagai istri yang baik, ia tak ingin keegoisanya untuk mendapat penjelasan justru merubah suasana pagi yang cerah ini, ia cukup berpikir logis kalau sekarang bukan waktu yang tepat untuk meminta penjelasan.
ditepuknya pipi suaminya dengan diimbangi suara pelan membangunkannya dari tidur lelapnya. Salma cukup tahu bahwa lelakinya itu pasti capek banget kemaren baru saja pulang dari luar negeri Bahkan belum sempat istirahat langsung menggempur dirinya hingga beberapa kali bahkan baru tertidur jam 2 pagi dan hari ini harus sudah kembali pergi ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan yang ada habisnya.
"mas, bangun sudah siang loh, nanti telat ke kantornya katanya hari ini ada meeting penting"
"agghhh.. apa udah pagi ?"
ucapnya sambil menguap dan menggeliat
"ini udah hampir jam 7 loh mas"
"hufgg.. rasanya hari ini nggak pingin beranjak dari tempat tidur deh maunya pingin seharian ditemani kamu sayang "
"capek banget ya mas ?, kalau gitu nanti mas meeting saja habis itu mas bisa langsung pulang untuk istirahat, jangan terlalu memaksakan bagaimanapun tubuh kamu itu bukan robot tetap butuh waktu untuk istirahat, kalau kita mengejar kerjaan nggak akan ada habisnya "
ucapnya sambil duduk diatas ranjang bersebelahan dengan Rey sambil menangkap wajah suaminya dengan kedua tangannya, kemudian mendarat kan kecupan di pipi suaminya
CUPP
"terimakasih ya sayang kamu memang yang terbaik, kamu selalu bisa mengerti dan memahami aku, kamu juga paling bisa mengembalikan mood aku yang berantakan, i love you sayang banyak -banyak "
"itu sudah seharusnya, sekarang kamu mandi dan sarapan, aku siapkan baju dulu ya, oh iya boleh kalau aku ikut ke kantor hari ini, setelah meeting kita bisa meninggalkan pekerjaanmu sesaat mungkin kita busa santai sejenak cari udara segar biar penatnya hilang sekalian ada yang mau aku omongin"
"mau ngomongin apa sih sayang?, kok sampai kamu nawarin diri buat nungguin di kantor segala, kenapa nggak ngomongin sekarang saja?"
__ADS_1
"sekarang udah jam berapa bentar lagi kan mau meeting mana sempat, lagi pula memangnya kamu nggak mau mengajakku we time gitu?"
"oh... ok kalau begitu sekarang aku mandi dulu ya"
Rey pun bergegas menuju kamar mandi untuk mandi dan bersiap ke kantor. 15 menit sudah Rey bersiap dan kini tinggal memakai dasi
"sini mas biar aku bantu "
Salma pun meraih dasi yang senada dengan warna jas yang dipulihkan oleh Salma saat ini
"sayang,.. terima kasih ya kamu udah memberikan kesempatan untuk memilikimu, mungkin kalau kamu nggak pernah kembali aku nggak akan pernah merasakan indahnya pernikahan bahagianya menjadi suami yang selalu dilayani dan dimanjakan oleh istri secantik dan sebaik kamu"
Rey dan Salma berdiri dengan jarak yang sangat dekat, Salma tampak sibuk memasangkan dasy dan merapikan kemeja Rey tangan Rey sambil menggelayut di kudus sisi pundak Salma
"yakin.. nggak bakal nikah kalau aku nggak balikkan sama kamu, buktinya dulu udah hampir tunangan sama Sofy itu apa?"
DEGGG
"da..dari mana kamu tahu itu ?"
"selama kamu di Paris dan selama aku tinggal dirumah utama hampir setiap hari kok Sofy datang kerumah dan jalan dengan Mami "
"kamu serius sayang ?!"
Salma tersenyum sedikit sinis
" hal apa yang mendasari hingga aku tidak serius dengan ucapanku, tapi ya sudahlah lupain saja sekarang lebih baik kita turun untuk sarapan dan segera bersiap berangkat ke kantor. ini sudah jam 07.30 bukankah meeting jam 09.00 nanti kamu akan telat mas"
"tapi sayang.."
__ADS_1
"udah nanti kita bahas lagi sekarang ayo kita turun untuk sarapan "
ajaknya sambil menyandang tas yang sudah iya persiapkan tadi sambil menunggu Suaminya mandi, kali ini Salma menggunakan gamis yang semi formal berwarna pastel dan fi padu dengan hijab warna peach tak lupa make up natural dan lipstik warna nude menghiasi bibir cantik merah alaminya. semakin terlihat anggun dan mempesona penampilan Salma tampak seimbang dengan penampilan suaminya yang tampak gagah dengan setelan Jas warna navy dan kemeja warna soft blue.
"mas sarapanya sedikit sekali apa kurang selera atau kurang enak soalnya?"
"enggak kok sayang ini enak banget cuma ini ku rasa cukup untuk stok energi pagi ini, lagi pula meeting cuma sampai jam 11 kok setelah itu kita bisa pergi makan seperti yang tadi kamu rencanakan"
"Ya udah deh nurut saja aku mah"
mereka pun menyudahi sarapanya dan segera bersiap berangkat menuju parkiran dan segera melewatkan mobil ke kantor Rey. setelah terlebih dulu memasangkan safety belt istri tersayangnya
"terimakasih ya mas"
ucapnya membalas dengan senyuman manis
"sama-sama sayang, kamu tahu tidak sayang rasanya bahagia banget bisa selalu bersama kamu seperti ini, oh iya bagaimana kalu setiap hari saja kamu ikut ke kantor, jadi aku akan fokus kerja tanpa harus memikirkan kamu yang dirumah sendirian, dan pasti itu membosankan, atau kamu bantu aku menghendle kerjaan ku di kantor sayang"
"hemmms untuk sementara waktu kayaknya aku belum siap mas, aku masih ingin menikmati peranku sebagai istrimu meskipun kadang ada bosan juga, tapi tawaran itu akan aku pertimbangkan dulu mas"
"apapun itu mas cuma mau kamu merasa nyaman sayang, bukan maksudnya menyuruhku bekerja tapi karena suamimu ini merasa takut kalau kamu dirumah terus merasa bosan karena kamu termasuk tipe orang yang tidak terlalu suka bepergian keluar seperti shopping, ke salon ataupun jalan-jalan. karena itu aku takut kamu kesepian dirumah sementara aku masih harus menangani pekerjaanku yang seakan tak ada habisnya ini "
perbincangan mereka terpaksa di sudah setelah mobil sudah sampai di halaman kantor Rey pun memarkir mobilnya di tempat parkir khusus kemudian membuka safety belt Salma dan Rey turun terlebih dulu kemudian berputar mengitari mobil untuk membukakan pintu untuk istri tercintanya
"silahkan nyonya Reynand Dhanlee tercantik "
"terimakasih Tuan Reynand Dhanlee tertampan".
merekapun berjalan sambil bergandengan mesra, seluruh karyawan dan juga staff di kantor tampak takjub melihat tuan dan nyonyanya yang tampan dan cantik luar biasa.
__ADS_1
Terimakasih yang sudah membaca cerita ku semoga suka dengan ceritanya🤲 mohon maaf jika banyak Typo atau pun alur cerita yang belum sesuai. AUTHOR mohon dukungannya untuk like dan comentnya🙏🏻🙏🏻😍