
Jarum jam sudah menunjuk pada angka 04.00 suara adzan subuh telah berkumandang saling bersahutan, sepasang suami istri itu masih bergelung manja dibawah selimut tebal yang menutupi tubuh mereka berdua setelah menyelesaikan pergumulan hebat mereka.
" eghhh "
Salma melenguh menggeliatkan tubuhnya sesaat kemudian mengerjapkan netranya dan mulai membukanya perlahan
" Mas... bangun yuk udah subuh nih "
ia pun mengguncang tubuh suaminya yang masih senantiasa memeluknya dengan erat
" Mas.. bangun, mandi yuk nanti bisa ketinggalan sholat subuhnya "
" hemmm... sebentar lagi sayang "
" Mas.. bangun ini udah adzan subuh lo "
" baiklah.. tapi mana morning kiss nya ?"
ucapnya dengan mata yang masih terpejam namun tanganya sudah mengisyaratkan untuk mendapatkan sarapan paginya
" hemmm... selalu deh "
cup
tanpa mau berpanjang cerita Salma pun memberikan ke***** singkat di bibir suaminya itu
" yah... kok dikit amat sih Sayang...bahkan aku belum merasakannya tadi "
" kamu tuh ya Mas nggak ada puasnya lihat nih yang tadi malam saja sampai montir gini nih bibir tipis kamu buat , gimana coba kalau bibir aku tebel kan pasti dah mirip bebek jadinya "
" hehee.. kamu bisa saja sih, siapa suruh bibir kamu manis kaya rasa kelap muda jadinya kan aku bawaannya pingin melahap terus "
" ya udah, nggak mau tahu sekarang kita mandi wajib dulu ,ntar ketinggalan subuh "r
__ADS_1
" apa ? kita mandi ? berarti mandi bareng dong Yang ? asyikkk "
Semula Rey yang tampak malas untuk bangun setelah mendengar ajakan mandi bareng dari istrinya langsung meloncat dari tempat tidur dan semangat untuk segera mandi
" jangan seneng dulu, kita cuma mandi bareng saja, karena kalau kita gantian waktunya nggak cukup dan pasti ketinggalan subuh "
" hahhh... gitu amat sih Yang "
" Mas... tahu kan kewajiban kita ? biarpun berci*** juga termasuk ibadah tapi tetep saja sholat kita yang utama "
" iya i know sholehahku, ya Sudah kita mandi "
Merekapun mandi bersama dan hanya mandi saja tanpa ada bonus plus plus karena memang hari sudah subuh dan jika mereka *** *** lagi mungkin saja jam 8 pagi baru akan selesai mengingat Rey tidak akan puas hanya dengan 1 round
Setelah menyudahi mandi mereka pun kini sholat subuh berjamaah , meskipun Rey baru kurang lebihn3 tahun ini meyakini keyakinan yang sama dengan sang istri namun Rey termasuk lelaki yang cukup smart untuk menyerap pelajaran ilmu agama yang diperoleh dari seorang ustad yang kini menjadi guru dan pembimbingnya dalam meyakini keyakinan barunya itu.
Meski mungkin belum sesempurna mereka yang muslim semenjak lahir namun Rey sudah memenuhi syarat untuk menjadi imam untuk istrinya dia sudah hafal beberapa surat surat serta sudah fasih dan hafal dengan gerakan sholat dan juga bacaanya. bahkan kini dia sudah lancar mengaji dan membaca Al quran dengan tajwid yang benar.
tak ingin menyakiti hati siapapun dan golongan manapun namun mereka sudah pasti menyakiti hati dan cinta mereka masing - masing, Sadar akan perbedaan mereka meski mereka memiliki perasaan yang sama namun jika itu diteruskan maka akan ada banyak yang terluka tentunya kedua orang tua dan keluarga masing - masing.
Karena mereka sebenarnya sama - sama tak ingin mengambil satu umat untuk menjadi umat Tuhan yang lain. hingga pada akhirnya mereka menyerah dan menyudahi hubungan dan terpisah hampir dua tahun. Namun siapa yang tahu dengan kuasa dan rencana Tuhan yang telah membolak balikkan hati umatnya Hingga pada akhirnya Reynand Dhanlee memilih menjadi seiman dan seamin meski pada saat itu ia tahu cintanya tak lagi menjadi miliknya karena saat itu Salma harus menikah dan dijodohkan dengan orang lain karena harus memenuhi wasiat almarhum kakek nya untuk kelak menikahkan Salma dengan Raziq cucu sahabatnya.
Rey yang entah sejak kapan mendapat hidayah itu tak lagi mengharapkan bisa memiliki gadis berjilbab yang sangat ia cintai karena semenjak pernikahan itu Salma di bawa suaminya ke Mesir hingga hampir 2 tahun lamanya. Sampai pada akhirnya mereka bertemu lagi dalam keadaan Salma sudah bukan lagi berstatus istri melainkan sudah berstatus Janda kembang dan lebih tepatnya Janda kembang dan masih bersegel.
Karena sebenernya suaminya telah memiliki istri dan bahkan memiliki putri Raziq menerima perjodohan hanya untuk menjalankan wasiat semata , Raziq tahu jika Salma mencintai orang lain, ia tak mau menjadi lelaki egois yang akan mengungkung gadis sebaik Salma dalam pernikahan terpaksa mereka karena wasiat Raziq pun memutuskan tidak menyentuh Salma meskipun ia berhak sepenuhnya karena mereka salah suami istri yang Sah secara agama dan Negara hingga pada akhirnya mereka menyepakati berpisah dengan cara baik - baik.
Jodoh itu kadang terasa aneh jika harus dipikir dengan logika namun itulah kuasa Allah meberikan jodoh pada umatnya dengan cara yang tidak terduga. Setelah hampir 2 tahun mereka berpisah tanpa saling tahu kabar dan keberadaan masing - masing namun pada akhirnya mereka kembali bertemu sehingga perasaan cinta yang belum sepenuhnya mati kembali tumbuh dan bersemi dan akhirnya bersatu dalam sebuah ikatan suci yang kini telah dalam persamaan yaitu seiman dan seamin.
" Mas... mau di bikini sarapan apa hari ini ?"
tanya Salma sambil melipat kembali mukenanya dan juga sarung Rey kemudian menyusunnya kembali di tempatnya. Meskipun dirumah orangtua Reynand hanya mereka berdua yang muslim tapi Salma tetap menyimpan peralatan sholat mereka di kamar mereka ini.
"terserah kamu saja Sayang apapun yang kamu masak aku pasti suka kok, karena masakan istriku ini masakan terlezat sama seperti masakan Mami yang dimasak dengan bumbu rasa cinta dan ketulusan "
__ADS_1
" ah... pagi pagi udah di kasih gombalan receh aja, lain kali gombalinya yang elit dikit gitu kenapa Mas ?, misalnya kasih gombalinya dengan perhiasan berlian atau dengan tiket liburan keliling dunia gitu , biar kayak yang di drama ataupun novel on line yang sering aku baca "
" yakin bakal mempan di gombalin dengan yang begituan.. hemm ?"
Rey semakin menyusupkan wajah dan kepalanya di ceruk leher istrinya yang kini sudah berbalut jilbab instan warna Moca
" ya kali aja mempan, kan nggak munafik mas aku kan wanita normal pada umumnya yang pasti meleleh dengan hal - hal yang berbau materi seperti itu "
" tapi aku tahu istri ku bukan seperti itu "
" yakin banget kamu Mas ?"
" karena aku tahu kamu wanita sholehah yang tidak memandang rumahnya dunia dengan barang - barang mewah dan harta benda melimpah "
Salma tersenyum malu sambil tertunduk dan itu semakin membuatnya gemas
" karena aku lebih menyukai kehidupan yang sederhana dan apa adanya Mas, ada baiknya jika yang kita miliki kita bagi dengan yang lebih membutuhkan daripada kita gambut- hamburkan dengan hal hal yang unfaedah seperti itu "
Rey menatap lekat sepasang netra istrinya dengan tatapan penuh cinta
" terimakasih karena kamu masih menungguku dengan cinta yang luar biasa ini"
" terimakasih juga karena kamu sudah berusaha menjadi imamku seperti apa yang pernah aku impikan "
Merekapun kembali saling memeluk dengan perasaan cinta yang luar biasa dan bahagia yang nyaris sempurna.
" Mas.. aku ke dapur ya persiapkan sarapan untuk kita semua "
" ok sayang, boleh jika aku mengulang tidur sebentar ? mataku masih ngantuk sayang dan nanti jam 09.00 aku harus meeting dengan client penting "
" baiklah tidurlah nanti selesai memasak aku bangunkan ".
Salam pun bergegas menuju dapur di lantai bawah jarum jam baru menunjuk pukul 05.00 dan seperti biasa penghuni rumah besar ini masih asyik berkelana di dunia mimpi mereka masing - masing.
__ADS_1