Seluit Cinta Salma

Seluit Cinta Salma
25. Diam-Diam ketemuan


__ADS_3

Tak berselang lama Rey sampai di cafe Sofy mengingat jaraknya yang tak seberapa jauh dari villa tempat Rey dan Salma menginap, setelah memarkir motornya Rey bergegas masuk ke dalam cafe dan sudah ada Sofy yang menyambut hangat kedatangannya.


"heyyy..datang juga akhirnya "ucap Sofy dengan wajah berbinar bahagia, seraya mendekat dan bermaksud mencium pipi dan memeluk Rey, namun kali ini Rey telah lebih dulu bersiap diri sehingga pada saat Sofy bersiap melancarkan aksinya langsung Rey menghindar


"sorry.. Sof gue udah menikah dan gue udah berubah tak seperti dulu " Rey memberikan alasan dibalik penolakannya.


"oh..sorry..aku ngerti kok" ucap Sofy seolah merasa bersalah


"kalau gitu silahkan kamu mau makan apa , semuanya free.... aku yang traktir " Sofy menawarkan


"beneran nih,..oh iya gue lupa kan elo boss nya disini"


mereka asik saling bertukar cerita sambil menikmati makanannya, mungkin bagi mereka ini merupakan nostalgia zaman kuliah.

__ADS_1


"jadi kamu udah menikah Sof ?"


"iya Rey sebenernya waktu itu aku batalkan pertunangan kita secara sepihak karena aku lebih memilih David, maaf ya waktu itu aku sangat tergila gila pada David makanya aku lebih memilih dia dan meninggalkanmu, tapi setelah aku korbankan semua demi untuk bisa bersamanya. dia berubah 180 derajat dari David yang aku kenal terlebih setelah kami kehilangan calon bayi kami."


sepertinya kali Sofy berkata jujur, terlihat dari wajah sedih dan mata berkaca kaca, sementara Rey masih menjadi pendengar yang baik


"maksud lo kehilangan calon bayi kalian gimana?"


"waktu itu aku sedang hamil 6 bulan sebenarnya David sudah melarangku untuk menyetir sendiri semenjak aku hamil karena david sangat menginginkan secepatnya memiliki anak, tapi karena kebodohanku akhirnya aku nekad menyetir sendiri dan tiba2 mobil ku mengalami pecah ban hingga membuatku kehilangan calon bayi kami, dan dengan terpaksa kandunganku juga harus diangkat ,David sangat depresi bahkan dia selalu menyalahkanku atas semua itu dan merubah sikapnya menjadi dingin dan sangat temperamental. "


"kamu yang sabar ya..Sof, " dan Sofy hanya tersenyum getir


saking asyiknya mereka bercerita sampai sampai tak disadari oleh mereka hari sudah larut malam jarum jam hampir menunjuk hampir jam 1 dini hari kebetulan cafe milik Sofy ini buka 24 jam sehingga pada saat malam minggu begini masih ada saja tamu yang berkunjung, karena selain cafe disini juga tersedia mini Bar.

__ADS_1


Rey pun segera berpamitan pada Sofy karena ia kawatir akan keadaan Salma yang ia tinggal begitu saja dalam keadaan masih tidur.


"udah mau pagi nih Sof gue pamit dulu ya, kasian istri gue sendirian" pamit Rey


"baiklah... terimakasih banyak ya Rey udah bersedia datang "


"gue yang terimakasih udah di kasih gratisan "


Rey pun beranjak dan menuju parkiran sesaat kemudian melajukan motornya menuju Villa. Tak butuh waktu lama hanya beberapa menit Rey sudah sampai di Villa setelah memarkir motornya ia pun segera masuk ke dalam Villa dan langsung menuju kamar dilihatnya Salma masih berselimut dengan mata terpejam, padahal sebenarnya Salma sudah terbangun dari beberapa waktu yang lalu, namun setelah mendengar motor Rey ia pun segera kembali pada posisi semula dan segera pura pura tidur.


perlahan Rey pun mendekati wajah istrinya dan memberikan kecupan pada keningnya


"Huhhh selamett untung Salma masih tidur, maaf ya sayang aku tidak bermaksud membohongimu"

__ADS_1


batin Rey berbicara, kemudian dipeluknya tubuh istrinya dari belakang dan ikut terlelap dan indahnya mimpi.


Terimakasih yang sudah membaca cerita ku semoga suka dengan ceritanya🤲 mohon maaf jika banyak Typo atau pun alur cerita yang belum sesuai. AUTHOR mohon dukungannya untuk like dan comentnya🙏🏻🙏🏻😍


__ADS_2