Seluit Cinta Salma

Seluit Cinta Salma
31. kepulangan Rey


__ADS_3

Satu minggu berada dirumah keluarga Dhanlee ternyata mengajarkan Salma banyak hal, bahkan iya lebih banyak merasakan sakit hati dari perlakuan dan ucapan Mami Linda. Rasa tidak sukanya terhadap Salma semakin menjadi apalagi semenjak kembalinya Sofy ke kota ini dan hampir setiap hari wara wiri kerumah keluarga Dhanlee. meskipun Papi Jhuan dan juga Fanny sudah sering mengingatkan mami Linda untuk tidak memperlakukan seperti itu pada Salma bahkan seperti sengaja menghadirkan Sofy kembali dalam keluarga ini padahal jelas-jelas Sofy sudah pernah membuat keluarga ini malu dan anjlok reputasinya karena membatalkan pertunangannya dengan Reynand tepat di hari H justru Sofy menghilang tanpa kabar dan ternyata kabur ke Bali dan menikah dengan kekasihnya. Namun mami Linda sepertinya justru tidak mempersoalkan hal itu terbukti kini mereka sangat dekat dan hampir setiap hari selalu jalan bareng entah itu shopping, ke salon, ataupun sekedar makan di luar. entah apa maksud dari semua itu.


Padahal niatnya Salma sengaja tinggal dirumah mertuanya selama Rey pergi mengurusi bisnis di luar negeri untuk bisa mengambil hati Mami mertuanya sehingga bisa diterima sebagai menantu keluarga Dhanlee, namun sepertinya strategi Salma kali ini salah besar, bukannya bisa melunak hati Mami Linda justru semakin frontal dan seperti terang-terangan menolak keberadaan Salma dalam keluarga ini. Reynand hari ini kembali ke Indonesia maka dari itu Salma pun berpamitan untuk kembali kerumah mereka berdua. meski Salma pulang dengan segudang rasa kecewa dan rasa sakit di hati karena seolah tak ada habisnya mami Linda menghujat dan menyalahkan status Salma sebagai seorang Janda.


"pi... Salma pamit ya, maaf jika selama disini Salma sudah banyak bikin masalah"


pamit Salma pada papi Jhuan sambil menyalami tangan dan mencium punggung tangan papi mertuanya


"papi yang harusnya minta maaf karena selama kamu disini banyak mengalami perlakuan kurang menyenangkan dan sering tersakiti hatimu nak, terimakasih ya selama disini sudah masak makanan yang Papi suka, jangan lupa kalau ada waktu luang main kesini ya bersama suamimu"


"Iya pi, pasti kami akan sering main kesini "


"mii.. saya pamit ya maaf selama disini Salma sudah banyak bikin masalah dan bikin mami kesel"


mami Linda justru melengos, tak mempedulikan ucapan Salma bahkan ketika tanganya di kamit hendak di salim oleh Salma malah ditepisnya dengan kasar. namun Salma hanya membalas dengan senyum getir.


Salma pun masuk kedalam taxi on line yang sudah menunggunya sejak 5 menit tadi. setelah koper di masukan dalam bagasi oleh supir taxi Salma pun masuk dalam mobil kemudian berjalan melaju menuju rumah Rey.


🌸🌸🌸🌸🌸


Rey memasuki garasi rumahnya setelah diantar asisten pribadinya Rey pun langsung masuk ke dalam rumah dan menuju ke lantai dua ia ingin segera menemui istri tercintanya, baginya sangat berat menahan rindu selama satu minggu tentunya setelah menikah keadaannya jauh berbeda dengan waktu dulu belum menikah, bagaimana tidak namanya juga pengantin baru yang identik dengan ingin selalu bersama dengan pasangannya, bermanja dan kemana-mana nempel kayak lem dan amplopnya, justru mereka harus berpisah namun mereka harus memahami itu bagaimanapun ada hal lain yang jauh lebih penting dari sekedar kebersamaan mereka, tanggung jawab akan sebuah pekerjaan jauh lebih penting.


dibukanya pintu kamar terlihat istrinya sedang terlelap memunggungi pintu Rey mendekati Salma mengelus rambutnya dan mencium keningnya, merasa ada yang mengusik tidurnya Salma pun terbangun ia mengerjap Kan matanya beberapa kali menyesuaikan cahaya dengan netranya yang baru terjaga


"akh.. mas sudah pulang?"


"maaf sayang.. aku mengusik tidurmu "

__ADS_1


"nggak apa kok mas, aku yang harusnya minta maaf tadi lama nungguin kamu nggak datang-datang akhirnya ketiduran"


"maaf ya, tadi sempat ada sedikit masalah waktu pesawatnya akan landing, cuacanya hujan deras jadi tertunda beberapa menit"


"oh iya,.. pasti belum makan mau dimasakin apa?"


"hemmss.. kayaknya urusan makanya mati saja sekarang ada yang lebih urgent nih"


"urgent? kamu masih mau selesaikan urusan kantor lagi? "


Salma tampak memanyunkan bibirnya dengan wajah terlihat kecewa


"Kok jadi mantuk gitu?, apa itu artinya ada yang merindukan suami ganteng nya ini?"


melihat perubahan wajah sang istri Rey pun berniat mengoda istrinya yang sangat dirindukan itu.


"udah aku aku mau ke dapur masak buat makan malam kita"


"mau kemana sih ?, kamu nggak tahu ya suamimu ini rindu berat, berat sekali nahanya satu minggu"


"tapi bukanya tadi masih mau urusin kerjaan ,kenapa sekarang bilang rindu?"


"cieeyyy... ada yang merajuk "


sembari memperketat pelukannya pada Salma


"siapa juga yang merajuk!"

__ADS_1


"kalau nggak merajuk kenapa mukanya masam gitu?"


"biasa saja kok"


"sayang, dengarkan aku dulu.. maksudku tadi yang aku bilang urgent itu ini loh,.. suamimu ini pingin kangen-kangenan dulu baru nanti mikirin mau makan apa, belum aku jelasin kamu udah merepet janda saja"


"Ya kan memang aku pernah jadi janda, jadi kamu keberatan dengan statusku sama seperti yang Mami bilang"


entah mengapa begitu mendengar kata jand* Salma langsung merasa panas hati dan telinga, padahal selama ini Ia termasuk orang yang penyabar dan santai, tapi berbeda dengan sekarang ini hatinya terlalu sensitif dengan kata tersebut.


Rey merasa agak bingung melihat perubahan sikap istrinya tersebut


"loh kok malah marah sih sayang? dengerin ya kamu tuh memang berstatus jand* tapi jand* rasa perawan dan masih besegel kemasannya."


"tapi kan mami nggak pernah tahu akan hal itu"


"sayang dengerin aku, sekarang cukup kamu dengarkan aku tak perlu dengar mami atau yang lainnya"


Rey memutar tubuh Salma hingga posisi mereka saling berhadapan, tak mau membuang waktu ia pun mendekatkan wajahnya dengan wajah istrinya kemudian dikecupnya bibir ranum Salma yang merah seperti buah cherry Salma hanya terdiam tidak menolak juga tidak membalas.


"kenapa sayang kamu marah pada suamimu ini?"


ucap Rey sambil melepas kecupanya yang tak mendapat respon dari istrinya. bukan Rey jika menyerah begitu saja ia pun mengulangi mencium bibir Salma kembali. hingga Salma pun menikmati dan membalasnya tak dapat dipungkiri bahwa ia juga menginginkannya merindukan kenyamanan seperti ini. hatinya memang menolak karena rasa dongkol , namun tubuhnya berkata lain. ciuman itu seketika berubah menjadi ciuman yang menuntut, terlebih Saat Rey semakin memperdalam aksinya kini sudah menjalar berpindah ke leher hingga Salma pun menggelinjang penuh sensasi sesekali eluhannya terdengar sangat indah membakar hasrat yang semakin menuntut untuk menautkan hasrat yang telah tertunda beberapa hari ini. mereka pun menuntaskan permaianan malam dengan saling melepaskan kenikmatan hakiki Rey mengecup kening Salma yang telah terbaring tak berdaya disamping kirinya sambil berucap.


"thank you so much honey,.. "


sementara Salma hanya membalas dengan senyuman. Salma tersadar dilihatnya jam di layar ponselnya menunjukkan pukul 22.30, ia pun bangun menuruni tempat tidur kemudian memungut pakaian mereka yang berserakan kesembarang tempat dan memasukkannya pada keranjang pakaian kotor sambil menyambar kimono dan berlalu masuk dalam kamar mandi, Salma belum berniat mandi wajib ia hanya membersihkan diri saja karena ia tahu Rey tak akan puas hanya dengan 1x apalagi telah menahanya selama beberapa hari pasti setelah bangun ia akan dibayarnya kembali sampai pagi. Setelah selesai membersihkan diri Salma pun berganti pakaian dan langsung ke dapur perutnya terasa lapar tadi memang belum makan malam karena ia memilih menunggu kepulangan Rey.

__ADS_1


Sampai di dapur Salma pun mengambil bahan yang ada di kulkas ia hanya menemukan bahan yang tersisa karena satu minggu ini mereka tidak menempati rumah sehingga tidak ada bahan makanan yang tersedia di kulkas kecuali telur dan beberapa mie instan Salma pun akhirnya membuat mie goreng dengan campuran ayam suir dan telur. masakan sudah selesai tinggal menunggu Rey bangun. Salma pun menuju ke kamar dan ternyata Rey sudah bangun dan sedang berada di kamar mandi. Salma pun mempersiapkan baju ganti untuknya.


Thanks ya pembaca tercintah untuk like dan dukungannya semoga semakin menambah semangat AUTHOR lagi untuk bisa up setiap hariπŸ™πŸ»πŸ˜


__ADS_2