
Rey tampak bergegas menaiki anak tangga menuju kamarnya di lantai dua sambil masih berbicara dengan seseorang melalui handphone nya.
"baiklah..aku akan bersiap dan segera berangkat ke Bandara, kita bertemu di Bandara"
Rupanya Rey sedang bertelphon dengan Candra Sahabat serta partner di Kantornya mereka akan segera berangkat ke Paris untuk mengatasi permasalahan pada perusahaan yang disana. Rey membuka pintu kamar mendapati Salma yang baru menyelesaikan mengerjakan sholat dzuhur setelah merapikan peralatan sholatnya Salma pun mendekat ke arah suaminya.
"lho kok udah pulang mas ?"
"Iya sayang ada masalah dengan perusahaan yang di Paris jadi mas harus berangkat kesana untuk menyelesaikannya, bisa minta tolong mempersiapkan beberapa baju dan keperluanku di sana? aku harus mandi dan bersiap karena dua jam lagi aku sudah harus berada di Bandara Candra sudah menungguku disana"
"Iya mas akan aku persiapkan, oh iya kamu berapa lama disana?"
"terimakasih sayang,..kurang lebih satu minggu"
Salma hanya menjawab dengan Anggukan sambil memilih dan mempersiapkan semuanya, Rey pun masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri setelah dirasa cukup ia pun keluar dari kamar mandi dan memakai baju ganti yang telah dipersiapkan oleh Salma
"oh iya sayang..apa kamu tidak apa-apa aku tinggal sendiri dirumah? atau kamu mau menginap saja dirumah Ibu, mas khawatir kalau kamu sendirian tinggal dirumah selama satu minggu ini, pasti kamu akan bosan"
"Iya sih mas, bagaimana kalau aku menginap dirumah Mami saja, kan selama kita menikah kita belum pernah menjumpai mami, aku ingin berusaha menjalin kedekatan dengan Mami Linda mas"
Salma tampak berkaca-kaca dia sadar benar kalau selama ini ibu mertuanya kurang mendukung keputusan Rey untuk menikah dengan Salma
"kamu yakin akan melakukan hal itu sayang?, apa nggak sebaiknya kita datang nanti setelah saya pulang dari Paris, mas nggak ingin kamu kecewa dengan sikap Mami nantinya sayang "
Rey merasa ragu dengan keinginan Salma
"Mas.. nggak usah khawatir beri aku waktu agar bisa mengambil hati Mami mas, aku ingin mami bisa menerima aku sebagai menantunya"
"baiklah terserah kamu saja, tapi kalau memang nggak memungkinkan kamu jangan memaksakan"
Rey sambil mengusap ujung kepala Salma yang berbalut hujan berwarna cream. bersiaplah aku akan mengantarkanmu sebelum ke Bandara. Tanpa menjawab Salma pun menuju lemari pakaian dengan mengambil beberapa stel pakaian dan memasukkannya ke dalam koper kecil, setelah dirasa cukup apa saja yang akan dia butuhkan selama dirumah mertuanya Salma pun keluar dari kamarnya dan menarik koper nya menuju lantai satu disana sudah ada Rey yang menunggunya.
"sudah siap kita berangkat sekarang sayang?" seru Rey sambil mengulurkan tangannya menyambut Salma di anak tangga paling bawah.
"Iya sudah mas?"
merekapun berjalan bergandeng tangan dengan salah satu sisi tangan mereka saling menarik koper miliknya masing-masing, sampai di parkiran mobil mewahnya telah menunggu lengkap dengan supirnya. setelah supir memasukkan koper ke dalam bagasi dan kedua Tuannya telah memasuki mobil merekapun melaju menuju rumah kediaman keluarga Dhanlee.
__ADS_1
"sayang.. kamu yakin selama aku tinggal akan tetap tinggal dirumah Mami? apa nggak sebaiknya kamu tinggal beberapa hari disana dan beberapa hari di rumah ibu"
"kamu ini kenapa sih mas seperti khawatir gitu, aku ini cuma mau nginep dirumah Mami rumah ibu kamu, kenapa seperti nggak yakin gitu kan mereka keluargamu mas, nggak mungkin mereka akan menyakitiku "
ucap Salma menepis keraguan Rey
"Iya aku tahu itu tapi aku hanya khawatir kalau nanti Mami akan menyakiti hatimu sayang, kamu tahu kan Mami belum bisa menerima keputusan kita untuk menikah, aku hanya tidak ingin kamu sedih nantinya "
"Mas.., biarlah aku mencoba mendapatkan restu itu aku akan merebut hati Mami untuk bisa menerima pernikahan kita ini ".
Mobil yang membawa mereka berhenti tepat di halaman rumah mewah tiga lantai
"kita turun sekarang?"
tanya Rey kembali meyakinkan istrinya
"Iya mas, please berhenti mengkhawatirkan aku seperti itu,semua akan baik baik saja"
Rey pun segera turun dari dalam mobil kemudian berjalan mengandeng tangan Salma dan satu sisi tangannya menyeret koper milik Salma memasuki Rumah kediaman keluarga Dhanlee dan disana sudah ada Fanny dan suaminya yang menyambut di ruang keluarga
ucap Fanny setelah melihat Rey bergandengan tangan dan sudah berada di hadapan mereka
Fanny pun menyambut dengan pelukan hangat
"duh...yang habis honeymoon makin lengket saja ya sekarang "
celetuk Fanny menggoda kakak satu-satunya dan juga kakak iparnya
"apaan si Fan...oh iya kalian apa kabar? dimana ponakanku ?"
Salma berbasa basi menanyakan untuk menghindari pembicaraan seputar Honeymoon mreka.
"ada kevin lagi sama Mami kok "
"Fann kakak temui Mami dulu ya sekalian mau pamit kalau seminggu ini kakak akan ke luar negeri menangani perusahaan kita yang saat ini sedang ada masalah, jadi selama kakak pergi Salma akan tinggal disisni"
Rey menjelaskan pada adiknya dan suaminya.
__ADS_1
"jadi kakak mau pergi, kirain tadi bawa koper mau nginep disini, Bay the way mumpung kak Salma disini aku bisa puas shopping dan kumpul temen temen dhonk buat ngilangin penat, kan Kevin jadi ada yang jagain"
kalimatnya segera di potong oleh kakaknya
"jadi maksudmu istriku ini mau kamu jadikan penjaga bayimu? berani kamu lakukan itu bisa habis kalian"
ancam Rey kemudian mereka bertiga saling tertawa lepas
"tapi nggak apa-apa juga kalau sesekali nitip kevin sama kak Sal itung-itung buat latihan nanti kalau kalian udah ada baby "
"Iya nggak apa-apa, justru kakak dengan senang hati akan melakukannya"
*********
Rey pun masuk seorang diri menemui Mami Linda yang tengah asyik membuai cucu laki-laki kesayangannya
"Mamy.. "
Rey sambil meraih punggung mami nya yang tengah menidurkan Kevin bayi usia 3 bulan milik Fanny dan Richard suaminya.
"Rey...kamu udah pulang bukanya masih besok rencanaya kamu pulang?"
Mami Linda sedikit heran dengan keberadaan putra kesayangannya di dalam rumahnya.
"Iya Mih, ada masalah dengan perusahaan kita yang di Paris jadi terpaksa Rey harus menyelesaikannya dan sekarang juga Rey akan segera berangkat Mii "
"jadi begitu ?"
"Miii Rey akan pergi kurang lebih selama satu minggu, Rey titip Salma ya dia akan disini sampai aku kembali "
"kenapa harus disini? kan bisa dia tinggal dengan orang tuanya , kenapa mesti disinj"
"Miii..Rey mohon Rey sedang tidak ingin berdebat Rey juga harus secepatnya ke Bandara Rey cuma mau bilang nitip Salma, selama Rey tadi Paris."
Mami Linda tidak menjawab hanya mencibirkan bibirnya sambil mengangkat kedua bahunya.
HAYYY.....READERS kesayangan...mohon maaf ya up nya kelamaaan, READERS lagi ada entitas yang tidak bisa ditinggalkan๐๐ป๐๐ป๐๐ป terimakasih untuk pembaca setia mohon terus untuk dukungannya denga membaca novel ini, ditunggu ya like, komentar dan juga vote nya๐๐ป๐๐ป
__ADS_1