
Setelah menyelesaikan urusan perut keduanya dengan menyantap makan pagi plus makan siang mereka yang tertunda akhirnya sepasang suami istri itu merasa tenang. dan tinggal melanjutkan acara Quality time mereka dengan berbelanja dan juga nonton Film , kedua aktivitas itu merupakan kegiatan wajib mereka setiap akhir pekan karena bagaimanapun juga hal itu sangat penting untuk memupuk kebersamaan mereka yang sampai kini belum juga di karuniai kepercayaan mendapat momongan.
" Sayang... kamu lihat deh, Lingerie itu cantik sekali pasti sangat cocok kamu pakai saat malam nanti "
Bisik Reynand saat tengah menemani sang istri membeli beberapa pakaian dalam untuknya dan untuk Salma sendiri
" Mas, apaan sih Malu tahu itu kan sama saja dengan telanjang masak iya baju seperti saringan Teh gitu "
" justru itu kan bisa semakin memancing gairah sayang , udah pokoknya Mas mau ambil itu dan nanti malam kamu harus pakai titik. tak ada protes "
Lalu Rey pun mendekati pramuniaga di bagian tersebut dan meminta benda yang sama persis dengan yang terpasang di manaqin bahkan Rey tidak hanya membeli satu bahkan tujuh pasang dengan warna dan model yang berbeda dan hal itu membuat Salma berdecak sebal sekaligus Malu bagaimana tidak dengan tidak tahu malunya ia memilih dan menayakan ini itu sendiri pada pramuniaganya.
" Mas.. udah dhonk "
" iya ini juga tinggal bayar kok "
Rey pun menuju ke meja kasir dan meminta barang belanjaan Salma untuk di bayar
" Wah... anda ini sungguh suami idaman semua wanita pak begitu perhatian pada istri, beruntung nya istri Anda "
Sang kasir pun memuji Reynand sehingga Reynand merasa jumawa
" iya dhonk mbak saya kan harus memfasilitasi istri tercinta saya biar service nya semakin mantab "
" Mas.. malu ih "
" auww ,, sakit sayang "
pekiknya karena mendapat cubitan pada perutnya
" habisnya jadi orang mesum banget sih "
Gumam Salma sambil mengamit lengan suaminya dan melangkah keluar dari toko under ware tersebut.
" Mas.. buruan ayo kita ke cinema ntar keburu filmnya mulai loh "
" iya.. iya sayang, tapi jangan narik - narik gini juga dhonk udah kayak suami ketahuan selingkuh saja , kan malu sayang kalau di lihatin orang "
" ya Maaf deh, Mas habisnya tadi Mas nyebelin banget makanya buru - buru aku ajak pergi dari sana "
" hemmm... bakal dimaafkan tapi.ada syaratnya "
__ADS_1
" syarat?? "
" he eem "
" apa tuh syaratnya ?"
" kamu harus mau pakai lingerie yang tadi aku beli selama sejumlah itu baju , gimana "
" hah.. !! Mas, masak iya aku pakai kelambu anti nyamuk itu, aduh... nggak nggak deh Mas bakalan malu banget pastinya "
" malu ? kenapa malu kan sama suami sendiri kenapa harus malu ,orang tiap malam saja udah di buka - bukaan terus "
" iya tahu tapi kan kalau pakai itu kesanya aku ini seperti wanita penggoda Mas "
" loh kenapa emangnya kan kamu godain suami sendiri itu bakal dapat pahala gede lo "
" iya ,iya aku tahu itu Mas, ya udah kita buruan ambil tiket keburu habis ntar "
" loh kok gitu kan tadi belum ada kesepakatan "
" udah di lanjut saja setelah selesai nonton "
" ok ... kali ini nyerah deh sama nyonya besar"
🍃🍃🍃
Sepanjang perjalanan pulang Salma terlihat menggelayut manja di bahu sebelah kiri suaminya, sesekali Rey mengecup pucuk kepala istri tercintanya
" Mas.."
" hemm"
" apa selamanya kita akan tetap seperti ini?"
"maksudnya ?"
" ya.. kita bakal selalu saling sayang, saling mencintai, kamu selalu romantis dan perhatian sama aku gini dan selalu mesra seperti ini "
" tentu saja sayang... denger ya Mas janji bakal selalu mencintai dan menyayangimu, selalu menjadikan kamu itu prioritas utama dan bakal selalu sama - sama dan menua bersama walau apapun yang terjadi dan Mas harap apapun yang terjadi kita nggak akan pernah berpisah dan Mas tidak akan mau itu terjadi "
" oh.. so sweet banget sih suamiku "
__ADS_1
" eitss .. jangan lupa selama satu minggu setiap malam harus pakai lingerie, ok sayang "
" hufff... itu lagi "
" iya dhonk kan kita harus rajin berusaha Sayang "
" iya deh Mas nyerah "
" gitu dhonk.. kalau nurut gitu jadi makin ter love -love deh sayang "
" ishh bucin banget sih Mas udah kayak ABG labil aja "
" loh emang kenapa kalau BUCIN lagian bucin sama istri sendiri, kita kan juga masih harus berjiwa muda biar kita tetep mesra kayak gini "
" hemmss.. iya deh suami BUCIN aku, jadi makin ter love- love juga deh "
" makasih ya Sayang , kamu udah mau menjadi istrinya Mas biarpun kita masih terhalang restu dari Mami tapi kamu tetep sabar dan setia menemani aku, dan menjadi istri terbaik untukku. dan aku yakin secepatnya disini akan segera hadir Reynand junior "
ucapnya sambil menunjuk perut Salma
" amin.. amin.. amin ya Allah semoga secepatnya terkabul ya Mas, mungkin kalau kita diberi keturunan Mami bakal bisa luluh dan menerimaku seutuhnya sebagai menantunya "
" semoga ya Sayang , yang penting kita harus terus berusaha pantang kendor "
ucapnya sambil mengepalkan tangan ke udara
" oh iya Sayang tiga hari lagi Mami kan ulang tahun kita nanti datang kesana ya Sayang kamu mau kan ?"
" tapi Mas nanti Mami nggak suka lagi kalau aku datang , lagi pula disana kan masih ada Sofy Mas , aku nggak mau nanti terjadi masalah seperti beberapa waktu lalu "
" kamu tenang ya sayang kan ada Mas, Mas janji nggak bakal biarkan kamu disana sendirian mas bakal jagain kamu dari ulah iseng Mami dan Sofy, pokoknya Mas bakal pastikan kamu selalu aman "
Salma pun menarik nafas dalam- dalam dan membuangnya sedikit kasar
" kenapa kok malah jadi bete gitu mukanya ?"
" jujur mas aku udah insecure duluan Mas, apalagi karena aku tak juga hamil sampai sekarang "
" udah .. jangan berpikir yang nggak penting gitu, justru kita harus positiv thinking dan percaya diri kalau secepatnya kita bakal menjadi orang tua kamu akan segera hamil "
Salma pun merasa tenang setelah suaminya terus menerus meyakinkan dan memberi semangat pada dirinya.
__ADS_1
" Sayang... senyum dhonk,.. biar suami kamu ingin semakin ter love- love terus "
Salma pun tersenyum meski sedikit dipaksakan setidaknya sudah cukup membuat Rey tenang. Mereka pun akhirnya sampai di halaman rumah kemudian memarkirkan mobil dengan benar tak lama keduanya pun turun dan segera masuk ke dalam rumah.