Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 11


__ADS_3

Adit menjelaskan sejelas-jelas nya agar tidak ada salah paham .


"semoga kamu tidak salah paham Nay , aku benar2 tidak ada hubungan apapun dengannya" ucap Adit meyakinkan


"iya mas , Nay percaya" ucap Nayla


"ya sudah kalau begitu kamu istirahatlah" ucap Adit


"baiklah" ucap Nayla yg beranjak dr duduk nya lalu ke kamarnya .


Adit merasa lega dan senang karena Nayla tidak salah paham lagi dan ada perasaan sesuatu yg entah apa itu tapi membuatnya begitu bahagia di dekat Nayla .


"mengapa jantungku berdetak lebih kencang saat di dekatnya?? apa aku menyukainya?? entahlah , intinya aku sangat bahagia di dekatnya" batin Adit dan sambil tersenyum sendiri


saat Nayla sampai kamarnya dia langsung berbaring di tempat tidur nya , dia memikirkan semua penjelasan Adit pada nya . dia merasa sangat senang karena perlakuan Adit hari ini begitu berbeda , dia terus memikirkan hal itu yg sangat membuatnya bahagia dan akhirnya dia pun terlelap .


-------


pagi ini Nayla bangun lebih pagi , dia mandi dan langsung menyiapkan sarapan untuk Adit , entah kenapa hari ini dia sangat bersemangat . saat tengah asik memasak Adit menghampiri nya , Adit hanya terpatung melihat Nayla dengan lihai nya memasak dan memakai baju lengan pendek , celana pendek , rambut terikat asal .


"hari ini dia sangat cantik walau belum mandi" batin Adit yg menyadari bahwa Nayla sangatlah cantik


Nayla menyadari bahwa ada yg memperhatikannya sejak tadi , dia pun menoleh .


"eh mas Adit sudah bangun , tumben bangun lebih awal . ada yg perlu dibantu?? ucap Nayla yg sambil mengaduk- aduk masakannya dan,,,,


"aauuuwwww" ucap Nayla yg merasa sakit dan panas karena tangannya menyenggol penggorengan panas . Adit pun langsung bergegas menghampiri Nayla

__ADS_1


"kamu tidak apa2?? kamu kalo masak hati2 dong , sini ikut aku biar aku obati" ucap Adit khawatir sambil menarik tangan Nayla


"sebentar mas Nay matiin kompor dulu" ucap Nayla sambil mematikan kompor lalu mengikuti Adit


Adit mendudukkan Nayla di sofa dan segera mengambil kotak P3K tak lama dia pun kembali . Adit memberi salep pada luka Nayla dengan perlahan - lahan dg penuh kelembutan dan kehangatan .


"besok2 kamu tidak usah masal lagi , biar bi Santi saja yg masak" ucap Adit


"mas ga usah lebay deh , ini hanya luka kecil Nay sudah biasa" ucap Nayla


"kalo kamu terkena lebih parah gimana Nay , ya sudahlah kamu istirahat lah biar bi Santi yg melanjutkan masak nya" ucap Adit


"masak nya udah selesai mas , udah mateng kok masakannya . orang cuma bikin nasi goreng doang" ucap Nayla


"oh iya mas ada perlu apa sampai menghampiri Nay kesini?? mas tidak kerja kok tidak siap2" tanya Nayla


"ooohhhh gitu , trus mas dari pagi sampai siang mau ngapain??" ucap Nayla


"hemmmm , kita ke kamar mu Nay" ucap Adit sambil menarik tangan Nayla


"lohh ada apa mas ke kamarku?" tanya Nayla sambil berjalan agak terburu - buru karena tangannya yg sedikit di tarik oleh Adit


"sudah ikut saja" jawab Adit


sampai nya di kamar Nayla Adit lansung membuka lemari Nayla dan memasukkan baju2 Nayla ke dalam tas dan barang2 yg lain pun dia kemasi .


"mas mau diapain baju sama barang2 Nay , mas mau usir Nay . salah Nay apa mas . maafkan Nay jika Nay ada salah mas" tanya Nayla yg kebingungan

__ADS_1


"kamu itu bawel banget ya , aku mau pindahkan semua ini ke kamar aku" jawab Adit


"ke kamar mas? memang nya kalau disini kenapa mas?" tanya Nayla lagi


"mulai hari ini aku akan menerima sepenuhnya perjodohan kita dan semoga kamu juga menerima nya , dan kamu akan tidur di kamar aku bersamaku" jawab Adit lalu Adit mendekati Nayla .


wajah Adit semakin dekat dengan Nayla , Adit mencium bibir Nayla dia merasa sangat terbuai dengan bibir lembutnya Nayla dan mulai hanyut dalam kenikmatan dia pun m*l*m*t nya dengan perlahan , Nayla hanya diam terpaku dg apa yg terjadi saat ini . rasanya sangat bahagia , setelah Adit merasa puas Adit pun melepaskan ciuman itu .


"ya sudah , ayo kita ke kamar ku" ucap Adit lalu mencium kening Nayla dan Nayla hanya mengangguk pertanda meng iya kan .


setelah selesai merapikan barang Nayla , Nayla pun mengajak Adit untuk sarapan .


"mas kita sarapan yuk , Nay udah laper" ajak Nayla


"baiklah mas mandi dulu kamu turun kebawah aja duluan" ucap Adit


"iya mas" ucap Nayla turun ke bawah dan menyiapkan makanan di meja makan


setelah beberapa lama Adit pun datang , mereka makan dengan kehangatan yg selama ini Nayla impikan .


"Nay nanti ikut mas ke kantor ya" ucap Adit


"memang kenapa mas?" tanya Nayla


"udah ikut aja" jawab Adit


Nayla hanya mengangguk dan mereka melanjutkan sarapan

__ADS_1


__ADS_2