Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 15


__ADS_3

18++ yaa sayyy


semua mata tertuju pada Adit yg memang sedari tadi bersama Nayla . mendengar ucapan Nayla Rizki merasa kecewa dan malu karena cinta nya di tolak mentah2 di depan umum , Rizki mengira bahwa Nayla akan menerima nya tetali berbalik dg kira nya .


"ayo kita pulang mas" ucap Nayla sambil menarik tangan Adit


mereka pun pulang tanpa berpamitan dg Dinda dan Anton.


saat di perjalanan mereka saling diam dingin tanpa suara . sampai nya dirumah Adir langsung masuk dan menuju kamar nya disusul Nayla dibelakangnya .


"mas apa kamu marah? kenapa diam aja dari tadi?" tanya Nayla


"tidak . aku hanya kesal dg laki-laki itu" jawab Adit


"sudahlah mas kan aku tadi juga sudah mengutarakan perasaan ku yg sebenarnya" ucap Nayla


"kamu tidak berbohong kan tentang kata2 mu tadi" tanya Adit


"itu adalah perasaan ku yg sebenarnya , sejujurnya aku sudah sejak lama mulai mencintaimu entah sejak kapan itu tapi aku malu untuk mengungkapkannya , maaf mas" jawab Nayla


"tidak apa2 Nay . seharusnya aku yg mengungkapkan nya padamu terlebih dahulu" ucap Adit dan memeluk Nayla


"jadi , apa kamu mencintaiku mas?" tanya Nayla


"aku sangat mencintaimu Nayla" jawab Adit lalu mencium bibir Nayla dengan lembut , Nayla pun menikmati sentuhan bibir Adit dan membalasnya .


mereka hanyut dalam kenikmatan yg mereka rasakan .


"aku ingin Nay" tanya Adit


"iya mas , aku siap" jawab Nayla


Adit pun menciumnya lagi begitu dg Nayla membalas ciuman . mereka pun melakukan hal yg semestinya suami istri lakukan sampai tak terasa 1 jam berlalu .


"terima kasih ya sayang , kamu sudah memberikan semua yg kamu miliki padaku" ucap Adit

__ADS_1


"sama2 mas , aku lelah mas . kita tidur yuk" ucap Nayla


"iya sayang" ucap Adit dan mencium kening Nayla


mereka pun tidur bertutup selimut .


 


pagi hari nya Adit bangun lebih awal , dia tidak langsung bangun dari tempat tidur tapi malah memandangi wajah Nayla yg begitu cantik sambil mengelus lembut rambut Nayla . marasa ada yg menyentuhnya Nayla pun membuka mata nya .


cup


"pagi sayang" ucap Adit setelah mencium kening Nayla


"pagi juga mas" ucap Nayla "ya sudah aku mau mandi ya mas , ga enak kalo keadaan begini" ucapnya lagi dan Nayla bangun dari tempat tidur namun saat dia akan melangkah dia merasakan nyeri pada bagian ****** nya .


"aduh" ucap Nayla sambil memegangi bagian itu


"kenapa sayang" tanya Adit


"ya udah sini aku bantu" ucap Adit sambil menggendong Nayla ke kamar mandi


mereka pun mandi bersama , namun Adit tak bisa menahan hasratnya .


"lagi ya sayang" tanya Adit


"tapi masih nyeri mas" jawab Nayla


"ya sudah kalo gitu " ucap Adit karena tak tega melihat Nayla


mereka membersihkan diri dan keluar untuk berganti baju .


"kamu bisa jalan gak sayang" tanya Adit


"bisa mas tapi ya pelan2" jawab Nayla yg kemudian Adit memapahnya

__ADS_1


kali ini Adit yg menyiapkan baju untuk Nayla dan diri nya sendiri karena dia tidak tega melihat Nayla seperti itu kerana ulahnya .


"mas abis ini kita turun yuk , sarapan . aku sudah lapar" ucap Nayla yg tengah memakai baju


"biar nanti bi Santi aja yg mengantar kesini" ucap Adit


"ga usah mas , aku udah enakan kok" ucap Nayla


"kamu sungguh udah enakan ? jangan dipaksain" tanya Adit


"iya mas . oh ya hari ini kamu tidak ada acara kan ? hari ini kan minggu" jawab Nayla dan bertanya pada Adit


"ga ada Nay . hari ini aku mau manja2 sama kamu seharian" jawab Adit


"oke kalo gitu nanti kamu ikut aku yaa" ajak Nayla


"ke suatu tempat . rahasia" ucap Nayla


"kamu bikin penasaran aja . ya sudah kita sarapan yuk , kata nya kamu laper" ajak Adit


"iya mas ayo" ucap Nayla


mereka pun turun untuk sarapan


setelah sarapan mereka bersiap untuk ketempat yg Nayla ingin kunjungi .


"kita mau kemana sih Nay" tanya Adit


"ke suatu tempat yg menyenangkan" jawab Nayla "nanti mampir ke minimarket dulu ya mas , aku mau membeli beberapa makanan dan cemilan" ucapnya lagi


"oke . ya sudah ayo berangkat" ajak Adit dan Nayla mengangguk


mereka pun pergi ke tempat yg lumayan jauh dari rumah nya dan sampailah di desa dipinggir kota mereka menuju taman yg ada disana . Adit memarkirkan mobilnya dan mereka pun turun , tak lama mereka disambut oleh beberapa anak yg memanggil Nayla lalu memeluknya .


"kak Nanay" teriak salah satu dr anak itu yg nama nya adalah Rama .

__ADS_1


semoga suka 😊😊😊


__ADS_2