Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 34


__ADS_3

sesampainya dirumah Adit kekek Romi duduk di sofa keluarga untuk istirahat sejenak .


"Dit duduk sini dg kakek , ada yg mau kakek bicarakan" ucap kekek Romi


"Nayla ke kamar dulu kalo gitu mas" ucap Nayla


"ada apa kek" tanya Adit lalu duduk disamping kakeknya


"kakek cuma mau bilang , setelah kamu mengadakan acara kemarin semua orang pasti tau akan Nayla ditambah kamu juga mengumumkan kehamilannya" ucap kakek Romi


"memangnya ada yg salah kek" ucap Adit


"tidak salah . cuma kakek khawatir akan om Bagas mu anak angkat kakek Dit . kamu juga tau bahwa om mu itu menyimpan dendam pada kakek karena hanya memberikan warisan 30 persen dan kamu 70 persen , menurut kakek itu sudah cukup baginya dan dia bisa mengembangkannya namun dia tidak menerimanya . kakek hanya takut Nayla dan calon cicit ku kena imbasnya" jelas kakek Romi


"tenang kek aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga Nayla dan anakku" ucap Adit


"ya sudah kakek minta kamu hati2 dan besok kakek akan pulang ke surabaya" ucap kakek Romi


"kenapa buru2 kek . lebih lama lah disini dan kalau bisa kakek tinggal bersamaku" ucap Adit


"tidak Dit . kakek ga betah di jakarta , lebih nyaman di surabaya . di kampung sunyi sepi dan damai" ucap kakek Romi yg menolak untuk tinggal bersama Adit karena memang dari dulu dia tidak pernah mau tinggal di jakarta .


"ya sudah kek terserah kakek aja gimana enaknya kakek , besok Adit antar ke bandara . sekarang ayo kakek istirahat di kamar" ucap Adit


"iya Dit . kamu juga susul istri mu sana" ucap kakek Romi


"iya kek" ucap Adit dan mengantar kakek Romi ke kamar nya setelah itu dia ke ruang kerja nya sebelum ke kamar . di ruang kerja Adit menghubungi Anton


tut... tut... tut...


"Assalamualaikum tuan" ucap Anton dr sebrang


"Wa'alaikumsalam saya ada tugas untuk kamu Ton" ucap Adit


"tugas apa ya tuan" ucap Anton


"kamu tolong cari info tentang om Bagas se detail mungkin jgn sampai ada yg terlewat" ucap Adit


"baik tuan saya kerjakan sekarang" ucap Anton

__ADS_1


"oke terima kasih Ton . Assalamualaikum" ucap Adit


"Wa'alaikumsalam" ucap Anton lalu mematilan telefon nya dan Adit pun pergi ke kamarnya


 


besok paginya Adit Nayla dan kakek Romi sarapan bersama .


"Dit sepertinya kakek akan lama tak mengunjungi kalian , kakek sudah lelah jika harus bolak balik jakarta surabaya" ucap kakek Romi di sela makannya


"maaf kek seharusnya kami yg mengunjungi kakek ke surabaya bukan nya malah kakek yg ke jakarta" ucap Adit merasa bersalah


"tidak apa2 Dit . kamu sibuk juga karena menjadi penerus kakek , pesan kakek selalu jaga dan perhatikan keluargamu" ucap kakek Romi


"iya kek itu pasti" ucap Adit


"dan tolong kamu cari tau dimana on Bagas sekarang" ucap kakek Romi


"itu sudah Adit lakukan kek , semalam Adit meminta tolong Anton mencari info tentang om Bagas" ucap Adit


"baguslah kalo sudah kamu lakukan , sampaikan juga salam kakek untuk Anton" ucap kakek Romi


selesai sarapan Adit mengantar kakek ke bandara sebelum ke kantornya dan Nayla berangkat ke kampus


"kakek hati2 ya kek , maaf Nay ga bisa antar kakek . Nay ada kuis pagi ini" ucap Nayla lalu mencium punggung kakek Romi dan memeluknya , entah kenapa tiba2 Nayla meneteskan air mata


"ga apa2 sayang , jaga calon cicit ya . makan yg banyak dan bergizi" ucap kakek Romi dan Nayla melepaskan pelukannya


"iya kek Nayla janji akan jaga calon cicit kakek dg baik" ucap Nayla lalu menghapus air mata nya dg tangan


"kok kamu nangis sayang . jangan nangis lagi ga baik untuk kandungan mu" ucap kakek Romi


"iya kek Nay pasti kangen banget sama kekek . ya udah kek Nay jalan duluan ya" ucap Nayla dan Adit pun melihat haru dg sikap Nayla yg benar2 tulus menyayangi kakek nya


"Nay berangkat duluan ya kek , mas . Assalamualaikum" ucap Nayla lg lalu mencium punggung tangan Adit dan Adit mencium kening Nayla seperti biasa


"hati2 ya sayang" ucap Adit setelah mencium kening Nayla


"mas !! malu dilihat kakek" ucap Nayla dan Adit pun hanya tersenyum lebar , Nayla pun berangkat bersama Dimas ke kampus

__ADS_1


"Nayla anak yg baik dan santun jaga dia baik2" ucap kakek Romi


"iya kek . ya sudah ayo barangkat nanti kakek malah ketinggalan pesawat" ucap Adit


"iya ayo" ucap kakek Romi lalu mereka berangkat ke bandara kakek Romi yg selalu didampingi asistennya kemana pun kakek pergi sehingga Adit tidak begitu khawatir akan kondisi kakek saat bepergian.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


maaf yaa guys author baru up lg semoga kalian suka dan ga bosen sama cerita2 yg aku bikin 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2