Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 25


__ADS_3

sampainya dirumah sakit Adit langsung menuju ke ruangan Dr. Rita


ceklek


Adit membuka pintu ruangan Dr. Rita


"eh kamu Dit . kebiasaan gak ngetok pintu dulu" ucap Dr. Rita


"udah biasa kan . tolong kamu periksa istri ku" ucap Adit


"kamu udah punya istri Dit , kapan kamu nikah? kok gak nagabarin aku" ucap Rita


"tanya2 entar aja . sekarang periksa dulu dia" ucap Adit


"oke oke . ayo ikut aku , siapa nama mu" tanya Rita


"Nayla dok" jawab Nayla


"hemmm apa yg kamu keluhkan dan berbaringlah disini" tanya Rita lg


"aku merasa sangat pusing dab kurang berselera makan" jawab Nayla


"hemmm , semua baik sih" setelah dia memeriksa dg stetoskop


"baiklah , kapan terakhir kamu datang bulan?" tanya Rita


"bulan lalu dok , dan sekaraaangg?? oh iya dok saya udah telat 2 minggu" jawab Nayla


"sebentar aku akan memanggil rekan dokter ku" ucap Rita


"sus tolong panggilkan dokter Hesti dan bawa alat usg" ucap Rita pada suster asistennya


"baik dok" ucap suster


"Nayla sakit apa Rit sampai kau harus memanggil dokter lain . apa mau tidak bisa memeriksanya" tanya Adit


"ini bukan bidangku . kamu akan tau nanti apa yg terjadi pada Nayla" jawab Rita


tak lama pun Dr. Hesti pun datang


"ada masalah apa dok sehingga memanggil saya?" tanya dokter Hesti


"ini dok tolong diperiksa , karena dokter yg ahlinya" jawab dokter Rita


"baiklah . tolong siapkan alat usg nya sus" ucap Dr. Hesti


suster menyiapkan alat usg dan Dr. Hesti memberi gel pada perut Nayla dan mulai menggerak gerakkan alat konektor ugs


"sana liat apa yg terjadi pada istri mu" ucap Rita dan Adit pun menghampiri Nayla


"lihatlah ke monitor . di dalam rahim nyonya Nayla sekarang sedang ada yg mengisi , lihatlah titik yg sebesar biji kacang , ini adalah janin anda dan diperkirakan nyonya Nayla sedang hamil 6 minggu" jelas dokter Hesti

__ADS_1


"Nayla hamil dok??" tanya Adit tak percaya


"iya selamat ya , kalian sebentar lagi akan menjadi orang tua" jawab Dr. Hesti


"ya Allah terima kasih" ucap Adit lalu memeluk Nayla "terima kasih sayang , aku sangat bahagia" ucapnya lagi


"iya mas . aku juga sangat bahagia" ucap Nayla


"kalo boleh tau usia nyonya Nayla berapa sekarang" tanya Dr. Hesti


"18 tahun , bulan besok dok" jawab Nayla


"tolong jaga kandungan anda dg baik karena usia anda masih sangat muda , kandungan anda menjadi sangat rentan , jangan biarkan diri anda lelah , stress , shok dll karena akan sangat mempengaruhi bahkan membahayakan janin anda" ucap Dr. Hesti menjelaskan


"baik dok saya akan selalu menjaga Nayla dg baik" ucap Adit


"ini saya beri resep vitamin dan obat jika nanti nyonya terasa pusing dan mual , jika tidak maka jangan di minum tapi vitamin nya harus rutin diminum agar janin tumbuh sehat dan makan makanan yg bergizi , perbanyak sayur dan buah" ucap Dr. Hesti


"baik dok terima kasih banyak" ucap Nayla


"sama2 . dan ini jadwal periksa kandungan anda bulan depan" ucap Dr. Hesti


"baik dok" ucap Adit


"kalo gitu saya permisi dulu . mari tuan nyonya , Dr. Rita" ucap Dr. Hesti


Dr. Hesti pun meninggalkan ruangan Dr. Rita setelah selesai memeriksa Nayla .


"selamat ya Dit kamu akan jd ayah" ucap Rita


"aku ga akan sembarangan memilihkan Dr untuk mu . Dr. Hesti adalah dokter kandungan terbaik di RS ini" ucap Rita


"kalo gitu kita permisi dulu ya Rit , aku mau tebus obat dulu untuk Nayla . sekali lg terima kasih . nanti bonus mu aku transfer" ucap Adit


"iya sama2 Dit . jaga kandungan mu ya Nay" ucap Rita


"iya dok terima kasih" ucap Nayla


Adit dan Nayla meninggalkan RS setelah menebus obat .


"mas kita mampir ke rumah mama ya , aku ingin kasih kabar ke mama papa" ucap Nayla


"oke sayang" ucap Adit


mereka langsung menuju rumah orangtua Nayla


"Assalamualaikum mama" ucap Nayla masuk ke dalam ruma mama nya


"Wa'alaikumsalam , tumben kesini ada apa?? loh kok kamu pucat banget sayang . kamu sakit??" tanya mama Mira khawatir


"Nayla ga apa2 ma , dia sehat" jawab Adit

__ADS_1


"oh Adit ikut juga , ayo kita duduk dulu" ajak mama Mira


"ada kabar bahagia yg ingin kita sampaikan" ucap Adit


"apa itu sayang" tanya mama Mira


"Nayla hamil ma . sekarang usia kehamilannya 6 minggu ma" jawab Adit


"Alhamdulillah , selamat ya untuk kalian . akhirnya mama akan punya cucu , papa kalian pasti sangat bahagia mendengar semua ini . kalian menginap disini ya , nanti kalo papa kalian sudah pulang kita beri tahu dia dan kita beri tahu kakek nenek juga via telfon" ucap Mira antusias dan memeluk Nayla


"iya ma . oh ya ma Nay istirahat dulu yaa ma , Nay berasa lemes bgt" ucap Nayla


"iya sayang kamu istirahat aja , kalo perlu dan pengen sesuatu bilang ke mama ya sayang" ucap mama Mira


"iya ma" ucap Nayla dan pergi ke kamarnya


"Adit juga ke kamar ya ma , mau bersih2" ucap Adit


"ya sudah sana . mama juga mau menyiapkan makan malam kesukaan Nayla" ucap mama Mira


Adit pun langsung ke kamar dan mama Mira mengajak bi Ina belanja bahan makanan untuk memasak makanan kesukaan Nayla


sore pun tiba dan mereka sudah siap makan malam .


"wah makanan nya banyak sekali dan ini makanan kesukaan Nayla semua" ucap papa Hendra


"iya dong pa , kan ini hari yg membahagiakan untuk Nayla Adit dan kita semua" ucap mama Mira yg memang belum memberi tahu kehamilan Nayla padanya


"hemm membahagiakan?? apa itu kira2" tanya papa Hendra


"saat ini Nayla sedang mengandung cucu kita pa" ucap mama Mira


"oh mengandung" ucap papa Hendra santai


"apaaaa !! mengandung?? Nayla hamil?? ya Allah Alhamdulillah aku akan jd kakek" teriak nya kegirangan . Hendra memang memiliki sifat humor yg besar sehingga dia pun tak menyadarinya bahkan disaat situasi yg seharusnya serius


"papa ini terlalu berlebihan deh" ucap Nayla


"papa sangat bahagia sayang . akhirnya yg papa tunggu2 akan hadir , terima kasih sayang selalu memberi papa kebahagiaan yg luar biasa" ucap papa Hendra


"iya pa sama2 . ini juga sudah jd tugas Nay membuat semua yg menyayangi Nay bahagia" ucap Nayla terharu dan tak terasa menitikkan air mata


"loh kamu nangis Nay , ada yg sakit" tanya Adit


"ga ada yg sakit mas . ga tau kenapa aku pengen nangis aja lihat semua ini" jawab Nayla


"biasa Dit bawaan bayi emang begitu , ini baru permulaan . belum yg aneh2 lainnya" ucap mama Mira


"sudahlah . ayo kita makan , kamu makan yg banyak Nay biar cucu papa tidak kelaparan . makan sayur dan buah yg banyak biar cucu papa sehat dan kamu juga sehat" ucap papa Hendra


"papa bawel kaya dokter" ucap Nayla

__ADS_1


"papa kamu emang begitu sayang . sudah ayo kita makan" ucap mama Mira


dan mereka pun makan dengan hangat serta canda dan tawa .


__ADS_2