Si Dingin Itu Suamiku

Si Dingin Itu Suamiku
bab 29


__ADS_3

mereka sedang makan malam tiba2 bel ruma berbunyi dan bi Santi membukakan pintu .


"maaf den ada tuan Anton dan seseorang , bibi tidak kenal den" ucap bi Santi


"suruh kesini aja bi" ucap Adit


"baik den" ucap bi Santi dan memanggil Anton beserta orang yg dibawanya


"malam tuan . maaf mengganggu makan malam anda" ucap Anton


"tidak apa2 . kamu sudah membawa yg saya mau?" tanya Adit


"sudah tuan . ini kunci mobil nya dan perkenalkan ini Dimas yg akan menjadi supir serta body guard nona Nayla , umurnya 27 tahun tuan" ucap Anton


"oke . hemm Dimas , saya Adit dan dia istri saya Nayla . saya harap kamu bisa menjaga istri saya dg baik , kamu harus menjaga nya dg extra karena dia sedang hamil . jika terjadi apa2 dg diri nya dan kandungannya saya tidak segan2 membuat dirimu hancur" ucap Adit menjelaskan


"baik tuan . saya akan menjaga nona Nayla dg nyawa saya" ucap Dimas


"ya sudah . Anton kirimkan data2 tentang Dimas jangan sampai ada yg terlewat" ucap Adit


"baik tuan . kalo begitu saya permisi pulang tuan" ucap Anton


"kenapa buru2 mas . kita makan malam bersama aja dulu" ucap Nayla


"tidak perlu nona . nanti malah merepotkan" ucap Anton


"ikuti saja perinta istri ku Ton" ucap Adit


"baiklah tuan" ucap Anton


"bi Santi" panggil Nayla


"iya non" ucap bi Santi menghampiri Nayla

__ADS_1


"tolong bibi tunjukkan kamar Anton dan suruh dia makan setelah itu istirahat" ucap Nayla


"baik non" ucap bi Santi


"kamu Dimas ikuti bi Santi sana" ucap Nayla ramah


"baik nona , saya permisi tuan" ucap Dimas lalu mengikuti bi Santi


"kamu terlalu manis sama supir baru itu" ucap Adit


"masa aku harus galak . supir juga manusia mas . aku sudah selesai , aku ke kamra dulu ya . kalian lanjutin aja makannya" ucap Nayla lalu pergi ke kamar


"istri anda sangat luar biasa tuan . sangat baik" ucap Anton memuji


"jangan terlalu kagum dg nya . dia istri ku" ucap Adit


"iya tuan saya tau" ucap Anton lalu melanjutkan makannya


disisi lain...


"iya Dimas ada apa?" tanya bi Santi


"tuan dan nona sangat baik kelihatannya ya" jawab Dimas


"iya mereka sangat baik . apalagi non Nayla , ga pernah marah orangnya . tapi kalo tuan Adit jika ada yg berbuat salah pada nya atau nona Nayla dia tidak segan2 menghancurkannya" ucap bi Santi


"itu wajar bi karena tuan tidak mau orang yg dia cintai terluka" ucap Dimas


"syukurlah kalau kamu paham . jika kamu baik dg mereka maka mereka akan jauh lebih baik pada mu" ucap bi Santi


"iya bi terima kasih" ucap Dimas


"sama2 . kalo kamu mau makan , makanan nya ada di meja dapur ya Dimas . saya mau lihat tuan sudah selesai atau belum" ucap bi Santi

__ADS_1


"iya bi" ucap Dimas lalu memasuki kamarnya dan bi Santi pergi meninggalkannya


.......


Anton sudah pulang dan Adit menyusul Nayla ke kamar .


"mas Anton udah pulang mas?" tanya Nayla


"udah sayang . oh iya ini kunci mobil kamu" jawab Adit


"makasih ya mas . besok setelah kamu pergi ke kantor aku langsung mencari dondong ya" ucap Nayla


"iya sayang , maaf ya aku tidak bisa ikut padahal ini permintaan pertama mu tapi aku tidak bisa memenuhi nya" ucap Adit


"ga apa2 mas . kan ada mas Dimas yg temenin , besok aku suruh dia buat manjat dan petik kedondongnya . hehehe" ucap Nayla


"kamu mau ngerjain Dimas di hari pertamanya" ucap Adit


"dikit . aku cuma tau dia orang yg sabar apa enggak" ucap Nayla


"ya sudah sekarang kita tidur . ga baik wanita hamil tidur malam2" ucap Adit


"tau dari mana kamu" tanya Nayla


"dr artikel2 di internet . kalo ada waktu luang di kantor aku membacanya biar menambah pengetahuanku" jawab Adit


"uuhhhh makin cinta aku sama kamu mas" ucap Nayla lalu memeluk Adit


"aku juga sayang" ucap Adit dan mencium kening Nayla


"ya udah ayo kita tidur" ucap Adit


"iya mas" ucap Nayla

__ADS_1


mereka tidur dg berpelukan satu sama lain karena hal itu membuat tidur mereka sangat nyaman dan hangat .


__ADS_2