
keesokan harinya mereka bangun dg tubuh segar . lalu bersiap untuk ke kampus Nayla
"sayang nanti aku ga nungguin kamu ya , barusan Anton kirim pesan kalo ada meeting dadakan" ucap Adit yg tengah bersiap
"iya mas ga apa2 . itung2 aku sosialisasi diri sama lingkungan kampus" ucap Nayla
"kita langsung berangkat ya , kamu bisa kan sarapan dikampus aja . lokasi meeting ku lumayan jauh soalnya sekalian survei tempat" tanya Adit
"iya ga apa2 kok . tapi nanti kamu sarapannya gimana" jawab Nayla dan berbalik bertanya
"kalo aku gampang , udah biasa tanpa sarapan" jawab Adit
"jangan ngegampangin sesuatu walau udah biasa . nanti kalo kamu sakit gimana" ucap. Nayla
"iya iya nanti aku usahakan sarapan" ucap Adit
"kok usahain , harus sarapan!!" ucap Nayla tegas
"iya sayangku" ucap Adit lalu mencium kening Nayla "ya udah ayo berangkat" ucapnya lagi
mereka berdua pun berangkat , jarak rumah dan kampus Nayla tidak begitu jauh hanya menempuh waktu 25 menit . dan akhirnya sampai juga di kampus Nayla .
"sayang nanti aku ga jemput ya , aku juga belum tau pulang jam berapa" ucap Adit
"iya mas g apa2 , nanti aku bisa naik ojek kok pulangnya" ucap Nayla
"jangan naik ojek , naik taksi aja dan ini kartu kredit untukmu pin nya tanggal lahir kamu" ucap Nayla dan memberi kartu kredit
"serius mas ini buat aku , apa ga berlebihan" tanya Nayla
"ga kok sayang , kamu bisa beli apapun dg kartu itu" jawab Adit
"makasih ya mas" ucap Nayla lalu memeluk Adit
"sama2 sayang , oh iya nanti kamu temuin aja dekan nama nya lutfi . bilang aja kamu Nayla istri aku , dia yg akan mengurus semua keperluan kampusmu" ucap Adit
"dia tau kita sudah menikah?" tanya Nayla
"hanya dia yg tau , dia sahabatku" ucap Adit
"ya sudah kalo gitu mas , aku keluar ya . kamu hati2 jangan lupa hubungi aku" ucap Nayla lalu mencium punggung tangan Adit lalu keluar
"iya sayang , aku jalan ya . Assalamualaikum" ucap Adit dr dalam mobil yg kaca nya terbuka
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam" ucap Nayla lalu melambaikan tangan , mobil Adit pun melaju pergi meninggalkan Nayla dan Nayla masuk ke kampus nya lalu dia menuju ruangan dekan .
dia mencari-cari ruangan dekan tanpa memperhatikan orang2 sekitar yg tengah memperhatikannya karena Nayla terlihat begitu cantik dg stelan kaos celana jeans dan sepatu kets , rambutnya di kuncir 1 belakang dan menggunakan tas ransel gendong kecil yg menawan . walau dandanan nya terlihat simple tapi tetap membuat kecantikan Nayla terpancar sehingga membuat kagum yg melihat nya.
sudah begitu lama dia mencari ruangan dekan akhirnya dia menemukannya juga dan dia mencoba masuk
tok... tok... tok...
tidak ada jawaban dan mengulanginya lagi namun tetap saja tidak ada jawaban . Nayla bisa menunggu di bangku depan ruangan dekan , tak lama kemudian seseorang laki-laki yg bertubuh tinggi tegap agak sama dg postur tubuh Adit pun masuk . sebelum masuk ke ruangan dia melihat seorang wanita tengah duduk di depan ruangan nya .
"kamu siapa dan sedang apa disini" tanya laki-laki itu
"saya Nayla pak , saya sedang menunggu pak Lutfi" jawab Nayla
"oh kamu Nayla istri nya Adit itu" ucap laki-laki itu yg tak lain adalah Lutfi sahabatnya Adit
"iya saya Nayla pak , bpk pak Lutfi ya" tanya Nayla
"iya . mari masuk" jawab pak Lutfi dan mengajak Nayla masuk ke ruangannya
"silahkan duduk" ucap pak Lutfi
"baik pak" ucap Nayla
"jd kamu ingin kuliah jurusan apa karena Adit mendaftarkan mu tapi belum menentukan jurusanmu" tanya pak Lutfi
"baiklah nanti saya urus" ucap pak Lutfi
"terima kasih pak" ucap Nayla
"sama2 tidak usah sungkan karena Adit sahabat saya dan dia pendonor dana terbesar di kampus ini jd sudah tugas saya membantu nya" ucap Adit
"ya sudah pak kalo gitu saya permisi ya pak , saya ingin cari sarapan karena td belum sempat sarapan . hehehe" ucap Nayla tertawa kecil
"baiklah dan besok senin depan kamu sudah bisa masuk" ucap pak Lutfi
"baik pak , terima kasih sekali lagi . Assalamualaikum" ucap Nayla , dia pun beranjak pergi
"Wa'alaikumsalam" ucap pak Lutfi
"cantik juga pilihanmu Dit . mengagumkan" batin pak Lutfi yg tengah memandangi kepergian Nayla
Nayla pun keluar ruangan dekan dan berniat untuk ke kantin namun tiba2 ada yg menabrak nya
__ADS_1
brrruuukkkk
"aduh" ucap Nayla yg terjatuh dan berusaha berdiri
"maaf ya aku ga sengaja , aku buru2" ucap wanita yg menabrak td
"iya ga apa2 kok" ucap Nayla
"kamu anak baru ya" tanya wanita itu
"iya aku baru daftar" jawab Nayla
"sama dong . aku sherin" ucap Sherin memperkenalkan diri
"aku Nayla" ucap Nayla
"oh iya aku sampe lupa udah ditunggu temenku kantin , kamu mau ikut" ajak Sherin
"boleh . kebetulan aku juga mau ke kantin" ucap Nayla
mereka pun pergi ke kantin dan sampai nya di kantin mereka menemui teman Sherin .
"hai Ris , maaf ya nunggu lama" ucap Sherin pada Faris teman nya
"iya ga apa2" ucap Faris
"oh ya Ris kenalin nih Nayla temen baru kita , baru aja gue ketemu sama dia . dia juga anak baru kaya kita" ucap Sherin
"Faris" ucap Faris lalu mengulurkan tangan nya
"Nayla" ucap Nayla dan membalas uluran tangan Faris
"kalian ambil jurusan apa?" tanya Nayla
"aku bisnis" ucap Sherin dan Faris serempak
"wah kompak banget . aku ambil bisnis" ucap Nayla
"abis ini kalian mau kemana ? gimana kalo kita ke toko buku" ajak Sherin
"oke aku juga ga ada kegiatan abis ini" ucap Nayla
"aki ikut aja deh" ucap Faris
__ADS_1
mereka pun berbincang bincang ria sambil sarapan
"enak ya makanan nya" ucap Nayla