
keesokan hari Nayla bangun pagi2 karena sudah menjadi kebiasaan nya bangun pagi2 . sedangkan Dinda masih tidur dengan rapat berselimut . Nayla beranjak dari tempat tidur langsung mandi , setelah selesai mandi dia melihat Dinda masih tertidur pulas .
"Din ayo bangun kita siap2 berangkat sekolah" ucap Nayla membangunkan Dinda
"bentar lg bun , Dinda masih ngantuk" jawab Dinda mengira dia dibangunkan bunda nya
"Dindaaa !!!" teriak Nayla "ini aku Nayla , lo kan lg nginep dirumah aku , ayo buruan bangun" Nayla membangunkan lg
"ya ampun Nay , biasa aja dong bangunin nya ga usah teriak2" jawab Dinda kesal dan duduk sambil mengucek-ngucek mata
"abisan kamu dari tadi dibangunin gak bangun2" ucap Nayla
"ya udah sana buruan kamu mandi abis itu sarapan terus berangkat sekolah" ucap Nayla sambil melemparkan handuk pada Dinda
"iya tuan putri , primadona sekolah , idaman para cowok" saut Dinda beranjak ke kamar mandi
setelah beberapa saat mereka sudah siap untuk sarapan dan berangkat sekolah , mereka turun ke bawah . Dinda yg sudah membawa seragam dan buku2 untuk sekolah tidak perlu pulang kerumah nya dan langsung berangkat sekolah .
setelah sarapan mereka berangkat diantar supir keluarga Nayla
sesampainya disekolah Nayla dan Dinda langsung masuk ke kelas , karena kebetulan Nayla dan Dinda juga satu kelas.
"Nay liat tuh Rizki dateng" ucap Dinda sambil menyenggol tangan Nayla
__ADS_1
Rizki adalah murid cowok populer disekolahnya selain tampan dia juga sangat jago dibidang olahraga . Rizki sebenarnya menyukai Nayla namun saat ini Nayla hanya ingin fokus untuk ujian akhir
"pagi Nay" sapa Rizki
"pagi juga Riz" jawab Nayla sambil tersenyum
"Nayla doang yg disapa ? gue. enggak nihh?" saut Dinda
"iya iya , pagi Dinda" ucap Rizki
"gitu aja harus diminta dulu" ucap Dinda kesal
teeetttt.... teettttt.... teeeeetttt.....
teeettttt...... teeettttt..... teeettt....
"Nay ke kantin yukk" ajak Rizki sambil menepuk bahu Nayla dari belakang
"ditraktir gak nih" tanya Nayla meledek
"tenang aja apapun yg kamu mau aku beliin" jawab Rizki
"gue ikut dong!" saut Dinda yg mendengar traktiran
__ADS_1
"giliran gretongan aja kamu cepet banget Din" ucap Nayla
mereka jalan beriringan menuju kantin , sesampainya dikantin mereka memesan makanan yg mereka inginkan .
ditengah2 mereka makan segerombolan cewek2 yg menyukai Rizki menghampiri Nayla
"gubrakkk!!! salah satu cewek itu menggebrak meja . dasar cewek gak tau diri Rizki itu gebetan gue masih aja lo deketin , pake makan bareng lg" ucapnya sinis menatap Nayla
"kalo emang dia gebetan lo kenapa dia ngajak gue makan bareng? kenapa gak ngajak lo aja! Ki urus tuh gebetan lo , gue ke kelas dulu" jawab Nayla kesal
"tapi Nay ini makan nya belum habis" ucap Rizki
"udahlah gue udah gak nafsu , ayo Din kita ke kelas , males gue ada mak lampir disini" jawab Nayla ketus
"lo bukan siapa2 gue kenapa lo ngaku2 gebetan gue!! punya harga diri gak sih lo?" saut Rizki kesal seraya beranjak pergi meninggalkan ketiga cewek itu
"tapi Riz" panggil cewek itu tapi tetap saja Rizki tidak menggubris
bel masuk pun berbunyi dan mereka melanjutkan belajar hingga pulang sekolah .
saat pulang sekolah Rizki menghampiri Nayla yg sudah dijemput supir nya Nayla pun tidak menggubris kedatangan Rizki karena dia juga masih kesal dengan kejadian saat istirahat tadi .
maaf yaa kalau terlalu bertele-tele .
__ADS_1